
"Bagus, Nak. Aku suka dengan sikap mu. Beristirahatlah. Besok kita akan mulai berlatih." Kembali Qin Ming menepuk pundak Xiao Wang.
"Hmm, tapi yang masih mengganjal. Sampai di mana Kultivasi Kakek ini. Aku tidak bisa merasakannya. Ini menandakan bahwa dia memiliki kultivasi sangat tinggi. Setelah berlatih bersamanya, aku akan menanyainya nanti," gumam Xiao Wang dalam hati.
\=\=\=\=
Di bawah kaki bukit tinggi, dua orang saat ini tengah duduk dalam keadaan bersila. Hamparan rumput luas di sekeliling kedua orang itu bergoyang ibarat tersapu oleh angin yang bergerak searah. Menciptakan sedikit kebisingan kecil setelah beberapa saat hening tanpa suara.
Energi terkumpul, masuk ke dalam tubuh kedua orang itu. Semakin banyak, menciptakan angin kencang berhembus dari tubuh mereka masing-masing, dan menerbangkan rambut panjang salah seorang dari mereka.
Whush...
"Nak, jangan alihkan perhatianmu pada sesuatu yang mengganggu pikiran mu. Larutkan jiwamu. Biarkan jiwamu menyatu dengan alam!" ucap Qin Ming, menjelaskan pada Xiao Wang.
Setiap instruksi tidak berhenti Qin Ming katakan. Xiao Wang sendiri mendengar dan mempraktekkannya tanpa ada bantahan.
Hingga beberapa saat, Xiao Wang merasakan bebannya menghilang. Dia benar-benar kosong sekarang. Pikirannya seakan terkunci, yang ada hanyalah kenyamanan.
Membuka kedua mata, Xiao Wang terpaku oleh rumput-rumput yang bergoyang melambat. Dia merasakan ketenangan yang tiada kira. Melihat seekor tupai yang terjatuh dari pohon tinggi. Xiao Wang tiba-tiba saja menghilang dari tempatnya, dan muncul tepat sebelum tupai tersebut menyentuh tanah. Xiao Wang menangkapnya. Lalu melepaskan tupai tersebut dengan hati-hati.
Sejenak, Xiao Wang terkesiap pada kecepatan gerakannya. Ini tujuh kali lebih cepat dari sebelumnya. Bisa di bilang dia bisa berteleportasi sekarang. Akan tetapi, dia hanya bisa menggunakan kecepatan itu dalam radius batasan wilayah tertentu. Dan itu tidak bisa melebihi lima meter.
Selang beberapa saat, Xiao Wang kembali ke tempatnya. Dia lalu kembali duduk bersila. Setelah itu mengakhiri latihannya bersama dengan Qin Ming.
"Kau menguasai dengan sangat cepat! Bahkan kita hanya membutuhkan tiga kali percobaan. Tapi kau sudah mampu menyebarkan nafas seluas lima meter." Qin Ming memuji Xiao Wang.
__ADS_1
"Aku hanya beruntung bisa mempelajarinya dengan cepat, Kakek!" Xiao Wang memberi hormat seraya mengucapkan kata terima kasih.
"Bagus... Nak. Kau bisa meningkatkan kultivasi mu terlebih dahulu hingga ke ranah Suci. Baru pelatihan selanjutnya kita akan memulainya!"
Xiao Wang mengernyit. "Mohon maaf, Kakek. Mengapa tidak sekarang saja?" tanya lelaki itu.
"Kau masih belum masuk dan belum memenuhi syarat. Makanya kau perlu meningkatkan kultivasi mu hingga ke ranah Suci terlebih dahulu!" jawab Qin Ming dengan santai.
"Hmm, baiklah kalau begitu. Ini mungkin akan membutuhkan waktu selama beberapa bulan. Tapi akan aku usahakan."
Sementara Xiao Long yang sedari tadi menonton dari jauh, kini Naga Magma itu telah mendekat.
"Selagi meningkatkan kultivasi ku, aku juga akan mencoba menyuling pil. Dengar-dengar pil yang memiliki kualitas tinggi akan mampu meningkatkan kultivasi seseorang dengan cepat," gumam Xiao Wang sedikit pelan, namun bisa di dengar oleh Qin Ming.
"Kau juga bisa menyuling pil?" tanya Qin Ming.
Xiao Wang lantas mengeluarkan tungku Naga Api dalam cincin menyimpan yang diberikan oleh ayahnya. Setelahnya dia juga mengeluarkan kitab yang dapatkan dari cincin ruang salah satu anggota Naga Merah yang dia bunuh.
"Hmm, Nak. Kau memiliki tungku berkualitas sangat tinggi tapi kitab yang sangat rendah. Jika kau mempelajarinya, itu sama saja dengan kau akan membuat pil tingkat rendah. Ingat, semakin tinggi tingkat Kultivasi seseorang, maka pil yang dia butuhkan juga akan semakin tinggi," ucap Qin Ming kala mendapati kitab ditangan Xiao Wang yang merupakan kitab tingkat dasar.
"Hmm, yang dikatakan oleh Qin Ming memang benar. Kau membutuhkan Pil tingkat Tinggi untuk meningkatkan Kultivasi mu dengan cepat." Xiao Long ikut bersuara.
Sementara Xiao Wang terdiam, dia tampak memikirkan sesuatu.
"Apakah semacam pil ini!" Mengeluarkan Pil Matahari dari cincin ruang ayahnya dan menunjukkannya pada Qin Ming dan Xiao Long.
__ADS_1
"Benar. Pil ini merupakan pil tingkat tinggi yang aku maksud. Nak, sebenarnya masalah penyulingan Pil ini tidak usah kau pikirkan. Aku akan mengajarimu!" ucap Qin Ming.
Xiao Wang terkesiap. "Benarkah? Kenapa kakek tidak bilang dari tadi?"
"Hehehe... Mari kita mulai saja sekarang."
"Baiklah!"
Bermula dari penjelasan dasar mengenai apa-apa saja yang harus dilakukan oleh Xiao Wang dalam menyuling pil. Setelah itu masuk ketahap yang lebih lanjut lagi.
"Nak, untuk permulaan, kita akan membuat pil tingkat Bumi terlebih dahulu. Jika kau telah menguasai dan bisa membuatnya, maka kita bisa beralih membuat pil tingkat Langit!" ucap Qin Min dan dianggukki oleh Xiao Wang.
Xiao Wang membakar tungku. Bahan-bahan yang telah dia siapkan di masukkan satu per satu kedalam tungku.
Menunggu selama beberapa saat, Xiao Wang akhirnya berhasil menyelesaikan penyulingan itu.
Membuka tungku dan melihat hasilnya. Qin Ming menganggukkan kepala kecil, puas dengan hasil itu.
"Seperti yang diharapkan, kau memang cepat paham. Untuk pertama kalinya kau menyuling, pil ini hampir mendekati kesempurnaan," ucap Qin Ming.
Xiao Wang yang tidak puas, lantas kembali menyiapkan tungku. Dia akan kembali menyuling.
"Nak, sebaiknya berhenti terlebih dahulu. Biarkan energi mu terisi kembali baru setelah itu kau bisa kembali untuk memulai!" ucap Xiao Long. Qin Ming sendiri menganggukkan kepala, setuju dengan perkataan Xiao Long tadi.
"Hmm, baiklah!"
__ADS_1
Lantas tungku Naga Api dia simpan dalam cincin ruang. Xiao Wang melompat dan menaiki pepohonan yang paling tinggi. Dia lantas duduk di cabang tertinggi pohon tersebut untuk berkultivasi.
Sembari itu, Xiao Wang juga mengeluarkan Pil dari cincin ruang ayahnya. Menelan dan membiarkan energinya terisi kembali.