
Xiao Wang tercengang kala mendapati dunia lain di balik pintu yang terbuka. Ini memang seperti halnya hutan pada umumnya. Namun yang janggal adalah bahkan mereka sebelumnya berada di lantai lima, lalu bagaimana bisa saat pintu terbuka langsung berada di alam terbuka.
Lalu apa lagi namanya jika bukan karena dunia lain. Atau mungkin ada portal yang tidak disadari keberadaannya.
Whush....
Pertama kali menginjakkan kaki, Xiao Wang langsung merasakan suatu tekanan besar. Tekanan ini akan mampu menekan Kultivator ranah Raja tahap 2 ke bawah. Namun, bagi Xiao Wang yang berada di ranah Langit tahap 9, ini bukanlah apa-apa.
"Nak, mari ikuti aku!"
Pemimpin kelompok Qingjie berjalan lebih dulu. Mereka berjalan memasuki kedalaman hutan. Hingga melewati satu garis array, tekanan yang dirasakan semakin terasa berat, bertambah dua kali lipat.
"Hmm, jika aku mengajak Xiao Fu serta yang lainnya, bukankah ini akan sangat berguna bagi mereka?!" gumam Xiao Wang dalam hati.
Xiao Wang diam-diam mengaktifkan keterampilan Mata Dewa untuk menilik area hutan tersebut.
Benar bahwa di sini terdapat banyak tekanan yang berbeda. Semakin memasuki kedalaman hutan, maka semakin besar pula tekanan yang di hasilkan. Terdapat array pemisah dibeberapa tempat, dan setiap array memiliki tekanan yang berbeda pada jarak tertentu.
Xiao Wang, Pemimpin kelompok Qingjie, Si dan San telah melewati beberapa array. Tekanan yang semula bisa mereka tahan, kini sampailah mereka tepat di depan array yang mana jika dilewati seorang ranah Langit, mungkin tidak akan mampu.
Mereka saat ini telah memasuki array terakhir dari batas kemampuan mereka.
"Nak, setelah array ini, tekanan yang akan dihasilkan bertambah beberapa kali lipat besarnya." Pemimpin kelompok Qingjie mengangkat tangan dan menunjuk ke arah depan.
"Lima puluh meter dari sini adalah pusat dari tekanan yang ada ditempat ini. Yang harus kau lakukan adalah mencapai pusat dari tekanan dan duduk di atas batu tersebut untuk waktu yang lama."
Xiao Wang mengernyit. Bukankah ini sama saja dengan menyuruh. Lalu apa tujuannya? Jika memang untuk kebaikan Xiao Wang, lalu apa maksud dari itu semua? Bukankah ini terlalu berlebihan? Bahkan dia membunuh anggota Zhizao juga karena memang Xiao Wang ada konflik dengan kelompok itu sebelumnya, bukan maksud untuk membantu kelompok Qingjie.
__ADS_1
"Hmm, mohon maaf, Paman. Sebenarnya apa tujuan paman ingin aku duduk di sana?" Xiao Wang memilih untuk bertanya langsung kepada pemimpin kelompok Qingjie itu.
"Kau tidak perlu khawatir. Anggap saja ini sebagai sebuah latihan. Sekaligus sebagai rasa terima kasih karena telah membantu kami menghancurkan kelompok Zhizao!" Pemimpin kelompok Qingjie menjawab dengan santai.
Tapi Xiao Wang belum merasa puas dengan jawaban tersebut. Entah mengapa dia merasa janggal dan ada sesuatu yang disembunyikan oleh lelaki ini.
"Apapun itu, akan aku pikirkan nanti. Yang terpenting sekarang ini adalah menambah kekuatan. Tekanan ini sangatlah berguna bagi ku untuk meningkatkan kekuatan!" gumam Xiao Wang dalam hati.
"Hmm, baiklah. Namun sebelum itu, aku akan mengajak rekan-rekan ku kemari."
Pemimpin kelompok Qingjie memasang sunggingan tipis di bibirnya. "Tentu saja boleh!"
Setelah itu mereka semua lantas pergi dari sana. Kembali memasuki ruangan yang merupakan lantai lima dari bangunan tertinggi di kelompok Qingjie.
Xiao Wang, Si dan San keluar dari ruangan tersebut. Menemui Xiao Feng serta yang lainnya. Mereka saat ini tengah mencoba berbagai alat, tentu saja dengan pengawasan dari anggota kelompok Qingjie sendiri.
Memastikan mereka telah berkumpul semua, baik itu dari anggota sekte Lotus Es, maupun rekan-rekan Xiao Wang sendiri l, setelah itu Xiao Wang lantas memberi tahu mereka terkait dengan rencana nya untuk berlatih.
Tentu saja mendengar sebuah pelatihan, mereka tidak ada yang menolaknya. Bahkan sangat bersemangat untuk ikut.
"Baiklah, kapan kita mulai latihannya?" tanya salah seorang dari anggota sekte Lotus Es tampak tidak sabar.
Xiao Wang sendiri tidak mau membedakan antara bagian dari anggota klan Xiao ataupun bukan. Baginya selagi mereka masih berjalan di jalan yang sama, maka semuanya adalah sama.
"Sekarang juga!" ujar Xiao Wang.
Mereka pun beranjak dari sana menuju lantai lima. Memasuki ruangan tadi dan menemukan keberadaan pemimpin kelompok Qingjie tengah duduk menunggu mereka. Lelaki itu lantas berdiri saat menemukan keberadaan Xiao Wang serta yang lainnya memasuki ruangannya.
__ADS_1
"Baik, mari ikuti aku!" ucapnya lalu berjalan menuntun jalan.
Kini mereka telah berada di depan sebuah pintu yang tertutup rapat, dengan ukiran pintu berkesan modern. Pemimpin kelompok Qingjie melakukan hal yang sama untuk membuka pintu. Yaitu dengan mengeluarkan seekor lebah yang menempeli salah satu lubang yang ada di pintu.
Pintu terbuka, memberi akses masuk bagi Xiao Wang serta yang lainnya.
Sontak saja di sambut oleh tekanan besar itu, mereka yang kaget dan belum siap hampir saja terjatuh. Beruntung itu tidak terjadi.
"Kami bertiga hanya akan mengantar kalian sampai di sini. Dalam sebulan dua bulan,l, kami akan kembali mendatangi kalian, harapannya setelah itu kalian bisa menyelesaikannya!" ucap pemimpin kelompok Qingjie memberi pesan namun masih tergantung.
"Maksud dari pemimpin kami adalah, setelah satu bulan, kalian akan menyelesaikan pelatihan kalian. Selamat bersenang-senang!" San ikut menambahkan. Setelah itu, mereka bertiga lantas pergi dari sana. Namun sebelum itu, sempat pula ketiganya menangkupkan kedua tangan, memberi hormat pada Xiao Wang serta yang lain, baru mereka benar-benar pergi. Pintu sendiri kini telah menutup.
"Wang'er, bukankah ini terlalu mencurigakan? Mengapa mereka menyuruh kita berlatih di sini? Mengapa mereka tidak meminta murid-muridnya untuk berlatih di tempat ini saja? Pasalnya setiap dari anggota kelompok ini Bahkan memiliki kultivasi yang rendah," ucap Xiao Feng, mengungkapkan isi pikirannya.
"Ya, Paman. Kau benar. Namun mungkin mereka menginginkan sesuatu dari kita, makanya mau kita berlatih di sini. Sudahlah, nikmati saja. Selagi diberi kesempatan, mengapa tidak kita gunakan sebaik mungkin? Masalah akhir kita pikirkan nanti. Terpenting adalah meningkat kekuatan dulu!" ucap Qu Zheng.
Semuanya mengangguk. Lalu setelahnya sepakat untuk mulai berlatih. Xiao Feng serta yang lainnya mendekati Array yang mana hanya bisa di lewati oleh seorang Kultivator ranah Suci.
Pertama kali menginjakkan kaki, sontak saja mereka langsung dibuat berlutut. Tekanan ini terlalu berat untuk basis Kultivasi mereka. Terlihat hanya Xiao Wang, Xiao Feng, Xiao Bing serta Qu Zheng yang masih berdiri. Sementara yang lainnya dibuat berlutut.
"Jangan paksakan! Kalian bisa menyicil tenaga kalian!" ucap Xiao Wang.
Mengangguk, lalu mereka mulai bergerak mundur. Menarik napas, mereka kemudian mulai berkultivasi. Mengumpulkan energi, setelah merasa puas, mulai kembali memasuki Array.
Hal ini terus berlanjut. Melangkah selangkah demi selangkah di dalam array bertekanan kuat itu, setelah merasa tidak mampu mereka akan kembali untuk mengumpulkan energi alam.
Sementara Xiao Wang, Xiao Feng, Qu Zheng dan Bing Xue Li meninggalkan Xiao Fu serta orang-orang ranah Raja lainnya. Mereka beralih dan melakukan aksi mereka masing-masing.
__ADS_1
Di sisi lain, tanpa mereka ketahui, saat ini Xiao Wang serta yang lainnya tengah di intai oleh banyak pasang mata.