
Xiao Wang serta yang lainnya memasuki kediaman kelompok Qingjie. Tidak sulit bagi mereka untuk melewati dua orang penjaga yang menjaga depan gerbang, hal ini karena ada Si dan San sebagai akses masuk mereka.
Pertama kali memasuki kediaman Qingjie, mereka langsung disambut oleh pemandangan yang luar biasa. Didalamnya terdapat banyak sekali bangunan berlantai dua maupun lantai tiga. Teknologi mulai diterapkan di sini, meski masih jauh dibandingkan dengan teknologi jaman modern, setidaknya ini sudah bisa dibilang istimewa.
Orang-orang dari kelompok Qingjie ini terbilang ahli dalam pengembangan senjata rahasia, serta alat-alat tertentu yang sulit di dapat di daerah manapun. Bahkan berpotensi menciptakan alat-alat canggih dengan bantuan tenaga mesin.
Beberapa orang terlihat mengendarai sepeda siput.
Air mancur terlihat di tengah-tengah jalan yang melingkar. Di tengah air mancur tersebut terdapat sebuah tiang besar dimana di puncak atas tiang, seekor burung hantu besi terbang berputar-putar, menyerukan kata "Selamat datang ... Selamat datang!"
Selain itu terdapat tiang lain yang lebih kecil yang diatasnya terdapat rumah-rumah kecil. Tersebar di sepanjang pinggir jalan, rumah-rumah itu sendiri memancarkan cahaya merah lurus dan berputar.
Ini menyerupai satu kota besar. Jika malam hari, mungkin ini akan semakin indah.
Melewati air mancur tersebut, pandangan mereka memperhatikan burung hantu besi tersebut sesaat, lalu mengalihkan pandangan ke arah lain. Banyak bangunan yang dibuat dengan teknologi sederhana namun berkesan mewah dimata orang-orang yang melihatnya. Ya, bisa di bilang ini adalah gambaran perkembangan zaman di masa depan.
Setelah beberapa saat, mereka akhirnya sampai disebuah bangunan besar. Banyak tersedia anak tangga memanjang, menaiki anak-anak tangga tersebut, mereka kemudian memasuki satu pintu.
Jika diluar mereka telah disuguhi oleh banyak hal istimewa, maka didalam bangunan tersebut hal lebih luar biasa kembali mereka dapati.
Bangunan ini bisa dibilang tempat pelatihan. Beberapa orang tengah berlatih menembak, target mereka adalah kodok-kodok terbuat dari besi yang bergerak kesana-kemari dengan cepat. Di kepala kodok-kodok tersebut sendiri terdapat batu berwarna hijau, sebagai tujuan sasaran dari para penembak itu.
Whush...
Duaarrr...
Duaarrr..
Suara ledakan keras terdengar saat mereka mulai melepaskan peluru dari senjata mereka. Tolakan energi yang sangat besar, melesat dengan kecepatan tinggi. Bahkan seorang Kultivator ranah raja nyaris tidak dapat melihat pergerakan dari peluru tersebut.
Batu-batu hijau di atas kepala kodok-kodok besi tersebut meledak satu per satu. Tentu saja hal itu membuat Xiao Ming serta yang lainnya kembali dibuat tercengang.
"Hmm, Kultivasi dari orang-orang itu berada di ranah Raja. Tapi dengan Senjata itu, mereka bisa melukai seorang Kultivator ranah Suci sekalipun!" gumam Xiao Fu.
__ADS_1
Memang kebanyakan dari anggota kelompok Qingjie yang ditemui Xiao Wang tadi memiliki kultivasi rendah. Namun mereka unggul dalam bidang ilmu pengetahuan serta pengembangan senjata.
"Kalian bisa melihat-lihat dan mencoba semua peralatan di sini. Sementara kami berdua ada perlu dengan Xiao Wang!" ucap San. Dia bahkan tidak takut ataupun curiga sama sekali dengan Xiao Feng serta yang lainnya.
Tidak ada yang menolak, Xiao Wang serta San dan Si kemudian berjalan meninggalkan mereka.
Melanjutkan perjalanan. Setelah melewati beberapa ruangan dan beberapa kali menaiki anak tangga, mereka bertiga akhirnya sampai pada ruangan yang dituju. Terletak di lantai lima, merupakan lantai tertinggi di bangunan tersebut.
Pintu yang terkunci rapat segera terbuka dengan sendirinya. Xiao Wang masuk mengekori Si dan San yang berjalan mendahuluinya.
Seorang lelaki tengah duduk membelakangi mereka. San dan Si segera membungkukkan badan memberi hormat pada lelaki itu.
"Hormat, Pemimpin. Kami membawa kabar berita yang sangat bagus!" ucap Si dengan sopan, namun tidak menutupi rasa bahagianya.
Orang tersebut membalikkan badan. Tampaklah wajahnya yang sedikit keriput. Dia mengenakan kacamata kecil sebelah kiri matanya, sementara untuk mata sebelah kanannya tampak kosong.
"Hmm, berita apa itu?" tanyanya pemimpin kelompok Qingjie. Dia tampak tidak sabar untuk mendengar berita tersebut.
"Kelompok Zhizao telah berhasil dihancurkan!" Si berkata antusias. Akan tetapi pemimpin kelompok Qingjie hanya mengernyitkan alisnya sebagai tanggapan.
"Jangan bercanda ... ini bukan waktu yang tepat untuk bercanda!" ucap pemimpin kelompok Qingjie dengan ekspresi tidak senang.
Si dan San saling berpandangan. "Kami tidak bercanda, Pemimpin. Kelompok Zhizao benar-benar telah dihancurkan!" Si meyakinkan.
Alis pemimpin kelompok Qingjie terangkat sebelahnya. Memang beberapa saat yang lalu dia sempat merasakan adanya pecahan aura yang begitu dahsyat. Namun dia belum mendapatkan informasi pasti dari itu, sebab orang yang di kirim untuk mencari tahu penyebab aura tersebut belum kembali sampai sekarang.
"Hmm, jika benar bahwa kelompok Zhizao telah hancur, lalu siapa dan bagaimana cara kelompok itu dihancurkan?"
Si dan San saling berpandangan untuk kedua kalinya. Lalu mulai menceritakan kejadian yang terjadi di markas kelompok Zhizao dari awal sampai akhir.
Wajah pemimpin kelompok Qingjie berubah-ubah seiring dengan jalan cerita yang disampaikan oleh Si dan San. Apalagi mengetahui bahwa orang yang menghancurkan kelompok tersebut adalah hanya satu orang saja, yaitu Xiao Wang sendiri.
Pemimpin kelompok Qingjie masih sulit untuk percaya. Hingga tiba-tiba saja masuk seseorang yang merupakan utusan dari pemimpin kelompok Qingjie tersebut, orang itu mengatakan bahwa kelompok Zhizao kini telah hancur. Sama halnya seperti yang diceritakan oleh San dan Si.
__ADS_1
"... Tapi, Pemimpin ... kami tidak menemukan adanya jejak keberadaan mereka. Hanya beberapa bangunan yang terlihat hancur," jelas utusan tersebut dengan kejanggalan yang dia temukan dari penyelidikannya.
Pemimpin kelompok Qingjie terdiam sejenak. Lalu dia memerintahkan utusan tersebut untuk meninggalkan ruangan.
"Hmm baiklah.... aku percaya," ucap Pemimpin kelompok Qingjie kepada Xiao Wang. Lalu dia melanjutkan, "Tentunya jika kau memang benar orang yang menghancurkan mereka, berarti secara otomatis kau juga memiliki kekuatan besar, bukan?" tanya Pemimpin kelompok Qingjie.
Xiao Wang tidak merespons. Hanya ekspresi datar yang dia pasang.
"Jika memang demikian, maka apakah kau bisa membantuku? Anggap saja ini sebagai pembuktian bahwa kau memang memiliki kekuatan besar, sekaligus sebagai pelatihan bagimu!"
Xiao Wang mengerutkan alisnya. Apa maksudnya?
"Bukannya aku mau menolak. Tapi bukankah yang memiliki kekuatan adalah aku? lalu untuk apa aku harus membuktikan kepadamu? Percaya dan tidak itu adalah urusan pemimpin Qingjie, bukan urusan ku!" Xiao Wang menjawab sembari menangkupkan kedua tangan.
Memang secara kekuatan, Xiao Wang mengetahui bahwa pemimpin kelompok Qingjie ini memiliki basis kultivasi satu tingkat di bawahnya. Namun dengan kecanggihan alat-alat yang ada di kelompok ini, bukankah tidak mungkin dia bisa menyelesaikan apa yang menjadi permasalahannya? Lalu untuk apa dia meminta bantuan?
"Kau salah pengertian, Nak. Aku hanya ingin mengetes mu saja. Anggap saja sebagai rasa terima kasih ku karena telah menghancurkan rival terberat kami!"
Xiao Wang tampak berfikir.
"Sudahlah, Nak. Terima saja. Aku merasa kau akan mendapatkan sesuatu yang besar jika kau menyetujuinya!" ucap Yin dalam kepalanya.
"Benar. Kau cukup mengatakan 'iya', lalu kau akan mengetahui akan apa yang akan diberikan oleh pria itu!" Xiao Long juga ikut berucap.
Mendengar saran dari dua orang itu, Xiao Wang akhirnya menerimanya.
Hanya dengan anggukan kepala pelan, pemimpin kelompok Qingjie sudah mengetahui kode tersebut, tanda Xiao Wang sudah menyetujui ajakannya.
"Bagus, Nak. Mari ikuti aku!"
Pemimpin kelompok Qingjie menuntun jalan. Xiao Wang serta dua orang insial S mengekori–nya dari belakang.
Sampai di depan sebuah pintu. Pemimpin kelompok Qingjie mengeluarkan sebuah rangkaian besi yang dibuat sedemikian mungkin, hingga membentuk sebuah lebah ukuran kepalan tangan orang dewasa. Lebah itu menyalakan sorot mata merah, terbang dan menempel di salah satu lubang yang ada di pintu.
__ADS_1
Crisstt...
Mendadak benda berbentuk lingkaran besar yang ada di pintu berputar, setelahnya pintu terbelah, memberi akses Xiao Wang serta yang lainnya untuk masuk.