
Berbanding terbalik dengan raut wajah yang dipasang oleh Gu Long, Xiao Wang justru tetap tenang sembari memasang seringai kecil.
Swosshhh....
Vitalitas es mengalir dari tubuh Xiao Wang dan berpusat di tangannya.
Krcckkkkss....
Kontan vitalitas tersebut berpindah di tangan Gu Long yang masih di tahan oleh Xiao Wang tadi. Dan itu langsung membuat tangan Gu Long membeku.
"Sialan..." umpat Gu Long sembari mencoba untuk menarik, melepaskan tangannya dari cengkraman kuat tangan Xiao Wang. Tapi mustahil baginya untuk berhasil. Mencoba mencairkan es dengan energi api miliknya, sayangnya itu juga sia-sia.
Tangan Gu Long seperti terjepit oleh dua batu yang saling menghimpit keras, bahkan berpotensi menghancurkan tulangnya.
Es semakin menjalar hingga sampai di otot tangan Gu Long.
Kraakk...
Terjadi keretakan pada tangan yang telah membeku. Sebelum akhirnya hancur lebur menjadi pecahan batu es.
"Arghh... Sialan...." Untuk kesekian kalinya Gu Long mengumpat. Gu Long menarik diri untuk menjauhi Xiao Wang. Dia sadar kalau kekuatan Xiao Wang sangat jauh di atasnya.
"Kau pikir bisa lari begitu saja? Kau sudah datang, mengapa malah pergi sebelum tujuan mu tercapai?" ujar Xiao Wang dengan suara pelan, namun mampu di dengar sangat jelas oleh Gu Long.
Tentu saja mendengar perkataan yang baru saja dikeluarkan oleh Xiao Wang membuat Gu Long kian tak tenang.
Mempercepat laju terbangnya hingga batas maksimal kecepatan yang dia miliki. Tak perduli lagi bagaimana dengan nasib para bawahan iblis yang dia bawa. Asalkan hari ini nyawanya masih ada, maka dia akan berlari semampunya.
Whush...
"Kau mau kemana?" Seseorang yang tidak lain adalah Xiao Wang tiba-tiba saja telah muncul tepat di hadapannya.
Menghentikan laju terbang dengan sangat mendadak. Gu Long begitu terkejut dengan kemunculan Xiao Wang yang begitu tiba-tiba.
Tidak ada jalan lain, dia pun berinsiatif untuk menyerang Xiao Wang. Dengan kekuatan serta kemampuan yang dia miliki, Gu Long sebisa mungkin melawan Xiao Wang. Entah itu dengan cara normal selayaknya seorang Iblis, atau justru dengan cara licik.
__ADS_1
Namun apapun itu, Xiao Wang masih bisa menahan semua serangan dari lawannya itu. Bahkan tanpa kesulitan sedikit pun.
Gu Long menciptakan jarak. Setelahnya dia mengambil suatu pergerakan rumit.
"Dewa Api Gila!"
Whush....
Api terbentuk dari intensitas yang dikeluarkan dari tubuh Gu Long. Menyerupai bentuk api yang berkobar sangat ganas. Bahkan sampai membuat udara terbakar karena kegilaan api tersebut.
Swossshh....
Gu Long mengarahkan api tersebut pada Xiao Wang.
Hanya dengan sekali kedipan mata, Xiao Wang telah berpindah tempat.
Duaarr....
Ledakan dahsyat terjadi begitu hebat di udara. Gu Long tidak menyangka bahwa serangan kuatnya tadi justru akan langsung mengenai dirinya sendiri. Ini sangat diluar perkiraan Gu Long sendiri, tapi serangan tersebut telah mengenai tubuhnya.
Ledakan yang begitu besar, menghasilkan percikan api yang menyebar ibarat meteor yang banyak.
Sementara ini, Xiao Wang berdiri tepat dimana sebelumnya Gu Long berada.
Memang sebenarnya serangan tersebut akan mengenai Xiao Wang. Namun lebih dulu Xiao Wang mengaktifkan ilusi miliknya, membuat dirinya berpindah tempat dengan Gu Long.
Sehingga yang terkena serangan tadi adalah Gu Long, sementara untuk Xiao Wang sendiri hanya melihatnya dengan gelengan kepala.
Gu Long telah tewas, melihat orang tertinggi dari mereka yang mati begitu saja, membuat iblis-iblis lain kehilangan kepercayaan dirinya untuk kembali lanjut berperang..
Para iblis tersebut mulai memasang wajah khawatir. Mengetahui bagaimana cara Gu Long mati tadi yang begitu mudah, tentu saja sudah menjelaskan akan sebagaimana kuatnya Xiao Wang itu.
"Sial, jika Tuan Gu saja mati dengan mudah, lalu bagaimana dengan kita!" ucap salah seorang iblis dengan wajah khawatirnya.
Kehilangan kepercayaan diri membuat semangat bertarung dan mempertahankan hidup dari lawan yang kian mengganas juga semakin menurun.
__ADS_1
"Semuanya, habisi mereka. Jangan biarkan satupun yang berhasil meninggalkan tempat ini!" ucap Xiao Wang.
Dengan semangat yang menggebu, pasukan dari kelompok Qingjie melakukan seperti apa yang di perintahkan oleh Xiao Wang terhadap meraka. Hingga pada akhirnya pasukan kelompok Qingjie berhasil membersihkan semua iblis. Bahkan tidak ada dari mereka yang tersisa.
Meski kemenangan berhasil di raih, namun tetap saja mereka tidak bisa lari dari dampak pertempuran itu.
Gerbang serta beberapa bangunan yang ada di dalam markas telah rusak., begitupun juga dengan anggota yang juga tidak sedikit yang berjatuhan.
Pasukan Iblis yang di kirim untuk menyerang markas Qingjie ini begitu banyak. Sehingga banyak pula bagian dari anggota kelompok Qingjie yang mati.
Selain itu, mereka juga telah banyak mengeluarkan alat-alat mereka untuk memberantas para Iblis itu.
Pertempuran telah usai. Kini setelah di sibukkan dengan berjuang melawan para Iblis, para anggota kelompok Qingjie harus kembali sibuk membereskan kekacauan yang terjadi akibat imbas pertempuran tersebut.
Xiao Wang serta rekan-rekannya berkumpul di satu ruangan yang luas. Di sana juga ada Lei Wei, Si, San dan beberapa orang petinggi kelompok Qingjie. Mereka tampak akan membahas sesuatu.
"Tun Muda... Terima kasih karena telah membantu kami dalam melawan serta menghancurkan para Iblis itu. Dengan begini, Tuan Muda sudah resmi menjadi pemimpin kelompok Qingjie tanpa terkecuali," ucap Lei Wei membuka pembicaraan.
Xiao Wang menganggukkan kepalanya sembari memasang senyum kecil di bibirnya. "Um, terima kasih! Ini juga berkat saudara Lei yang memberiku kepercayaan untuk berlatih di bawah tekanan itu." ucap Xiao Wang membalas perkataan Lei Wei.
"Oh ya, mengenai ini ... aku tidak akan lama berada di sini. Karena tujuan kami di tempat ini sudah selesai, maka besok pagi kami akan kembali tempat asal kami."
Lei Wei mengernyitkan alisnya sejenak mendengar pernyataan dari Xiao Wang itu. "Mengapa begitu terburu-buru?"
"Ada hal yang harus kami urus di tempat kami ... mengenai kepemimpinan, aku serahkan sepenuhnya padamu. Suatu saat nanti aku akan kembali lagi kemari, lalu membawa serta kalian semua untuk ikut bersama ku!" jawab Xiao Wang.
Lei Wei mengerti, Xiao Wang bukanlah berasal dari sana, maka dia pasti akan kembali ke tempat asalnya. Tapu di satu sisi dia juga percaya akan janji Xiao Wang itu.
Setelah membahas beberapa hal lagi, pertemuan itu akhirnya selesai. Semuanya telah pergi, keluar dari ruangan tersebut.
Sementara itu, Lei Wei malah menahan Xiao Wang seorang di saat semuanya telah meninggalkan ruangan tersebut.
"Ada apa?" tanya Xiao Wang setelah semua orang telah pergi dari sana.
"Tuan Muda... Sebenarnya aku hanya ingin memberikan kitab ini kepada Tuan Muda. Sebenarnya ini adalah kitab yang diturunkan oleh leluhur kepada ku selaku penggantinya. Tapi aku tidak berhasil untuk mempelajarinya. Karena Tuan Muda juga telah menjadi pemimpin dari kelompok Qingjie, maka aku menyerahkannya padamu. Aku yakin Tuan Muda pasti bisa untuk mempelajari!"
__ADS_1
Xiao Wang memandangi kitab yang ada di tangan Lei Wei sejenak. Lalu menerimanya.
"Terima kasih!"