
Xiao Wang telah sampai di tengah hutan, dia telah berada jauh dari markas. Menilik sekitar, jejak aura yang ditinggalkan oleh asap hitam tadi berhenti di sini.
"Siapapun kamu, sebaiknya kau keluar sebelum aku yang memaksamu untuk keluar!" ucap Xiao Wang.
Beberapa detik lengang, sosok asap hitam tadi tidak kunjung menampakkan dirinya. Xiao Wang bergeming, dia lantas mengaktifkan Mata Dewa.
Pandangan yang tajam, semua aliran energi bisa ditangkap oleh Xiao Wang dalam radius jarak tertentu. Dia menyunggingkan seringai sejenak. Tak butuh waktu lama baginya untuk mengetahui keberadaan sosok asap hitam itu.
Brukkk…
Salah satu batang pohon meledak kala dihantam oleh pisau Es tajam Xiao Wang. Tampak asap hitam melesat keluar dari pohon tersebut. Dia berniat melarikan diri, namun Xiao Wang tidak membiarkan itu terjadi.
Xiao Wang menyebarkan vitalitas energi es yang langsung membekukan hutan itu. Asap hitam itu tidak bisa lari, ruang geraknya terhalau oleh partikel-partikel es tajam yang muncul di sekelilingnya. Partikel-partikel es tajam itu mendadak membekukan asap hitam tadi.
Asap hitam tersebut tidak bisa lagi untuk kabur, Xiao Wang mendekat. Dia berniat memastikan lebih teliti akan asap itu. Apa tujuannya datang, serta siapa yang mengirimnya.
"Hahaha…. Kau cukup memiliki kemampuan ternyata. Bahkan kelompok yang telah ku bentuk pun bisa kau kalahkan, apalagi mengambil alih fungsi dari kelompok itu!"
Xiao Wang refleks memasang sikap waspada kala mendengar suara itu. Suara itu begitu bass, tak nampak orangnya. Akan tetapi Xiao Wang cukup yakin kalau suara tersebut berasal dari asap hitam tersebut.
"Siapa kau? Katakan apa tujuanmu!" tekan Xiao Wang.
"Hahaha… sebagai salah satu makhluk fana yang hidup di daratan lemah, aku cukup tertegun dengan kemampuanmu. Namun aku tidak terlalu heran, mengingat kedua orang tuamu yang juga memiliki kemampuan cukup hebat, dibanding orang-orang kekaisaran kecil ini!" Suara tersebut kembali menggema. Setelah itu, tampak keretakan pada es yang mengurung asap hitam tadi.
Asap hitam tersebut kembali bergerak dengan leluasa. Berputar-putar sembari mengeluarkan tawa renyah.
Xiao Wang masih terdiam semenjak mendengar kedua orang tuanya disebutkan. Entah Mengapa dia merasakan ada sesuatu yang aneh hinggap di dalam hatinya. Rasa penasaran serta ingin tahu akan kabar kedua orang tuanya muncul begitu saja di dalam pikirannya.
"Apa yang kau ketahui tentang orang tuaku?" tanya Xiao Wang.
Namun bukannya menjawab, asap hitam itu malah tertawa tidak jelas.
__ADS_1
"Aku yakin kita akan bertemu dalam waktu dekat. Dan saat itu tiba, kau pasti sudah mengetahui jawaban dari pertanyaanmu itu." Asap hitam tersebut terbang memutar-mutari tubuh Xiao Wang. Selang beberapa saat, dia terbang kembali menjauh dan menghilang begitu saja.
Melihat hal itu, Xiao Wang tidak sempat untuk menghentikannya.
"Hmm, asap itu bilang kalau dia yang telah mencipta kelompok Naga Merah." Xiao Wang tampak berpikir. "Jika demikian, aku harus menggali informasi terkait dengan sosok itu dari mantan kelompok Naga Merah!"
Xiao Wang kemudian beranjak dari sana. Dia kembali ke markas. Sesampainya di markas, Xiao Wang langsung disambut oleh Xiao Ming.
"Saudara Wang, kau dari mana saja? Aku mencarimu dari tadi!" ucap Xiao Ming.
Xiao Wang mengangguk, lalu dia mengikuti langkah kaki Xiao Ming. Keduanya menuju satu bangunan. Sepanjang perjalanan, Xiao Wang memperhatikan kekacauan yang sempat terjadi telah berhasil dibereskan. Namun beberapa banguna telah hancur, belum sempat diperbaiki.
Selang beberapa saat, mereka sampai dibangunan yang dimaksud. Di sana telah berdiri rekan-rekannya serta beberapa orang berjubah panjang, merah darah.
"Akhirnya saudara Wang datang juga. Kami menunggu kedatanganmu untuk mendiskusikan terkait dengan perubahan alih-fungsi markas." Qu Zheng berkata kala Xiao Wang telah berdiri di hadapan mereka.
Xiao Wang menatap wajah Qu Zheng sejenak. Dia cukup terkesima pada rekan-rekannya ini yang menunggunya untuk mendiskusikan terkait hal tersebut. "Baiklah, mari kita mulai!"
Dalam dua bulan, akhirnya kelompok Naga Langit resmi dibuka dan dipromosikan pada Kekaisaran. Anggota kelompok Naga Langit sangat bekerja keras untuk merubah beberapa bentuk serta motif dari sekte itu. Jubah merah darah pun diganti menjadi jubah putih dengan corak emas menghiasinya.
Xiao Wang juga memberi mereka ilmu dari kitab-kitab yang dia dapatkan dari cincin ruang. Dia juga menurunkan beberapa jurus yang dia kuasai untuk diajari pada kelompok Naga Langit. Begitupun juga dengan Xiao Long yang memberikan ilmunya.
Dalam waktu dua bulan ini, kelompok Naga Langit telah berhasil mendapat predikat sebagai kelompok terkuat nomor 1 di kekaisaran Han.
Sebelumnya, tiga hari setelah pertempuran, Xiao Wang telah mengadakan pertemuan dengan para ketua kelompok yang tergabung dalam aliansi. Membahas akan kelangsungan aliansi Huangjin, apakah masih tetap berlanjut, atau justru diakhiri. Karena sejatinya kelompok Huangjin ini Xiao Wang bentuk untuk memberantas kelompok Naga Merah.
Dari pertemuan itu, ada beberapa diantaranya yang memilih untuk tetap bergabung, sementara yang lainnya memisahkan diri. Kebanyakan yang bergabung itu adalah sekte-sekte menengah dan kecil, sementara kelompok besar hanya ada beberapa saja.
Malam ini tampak begitu dingin seperti biasanya. Dua orang berjubah tengah berjalan, menyusuri lorong-lorong bangunan. Tak ada penerang, membuat jalanan cukup remang. Pencahayaan hanya ada di beberapa wilayah saja.
Sebuah gapura kedua orang itu lewati, keduanya berhenti tepat pada pintu bangunan tersebut.
__ADS_1
Pintu terbuka dari dalam, keduanya pun masuk.
"Hormat ketua!" Keduanya sama-sama berlutut sembari memberi hormat kepada seorang lelaki yang tengah duduk santai di hadapan mereka. Lelaki itu mengangkat cangkir dan menuangkan isinya pada gelas kaca kecil. Dia dengan santai meneguknya.
"Katakan padaku, apa yang kalian ketahui terkait dengan kelompok Naga Merah. Jangan ada satu informasi pun yang kalian sembunyikan," Meskipun perkataan itu terkesan menuntut, namun ekspresi yang ditampakkan lelaki itu begitu teduh.
Keduanya saling berpandangan sejenak, lalu salah seorang dari mereka mulai berkata, "baik, Pemimpin! Kelompok Naga Merah merupakan kelompok yang mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan Iblis. Semenjak kematian dari pemimpin Ye Shan, kelompok Naga Merah bahkan lebih maju dibawah pimpinan baru." Menghentikan perkataannya, rekan sebelahnya pun mengambil alih melanjutkan.
"Pemimpin baru itu banyak sekali membawa perubahan pada kelompok Naga Merah. Banyak ilmu terlarang yang kami peroleh, bahkan sampai cara instan untuk mendapatkan kekuatan."
Lelaki yang tidak lain adalah Xiao Wang memperhatikan perkataan kedua bawahannya itu. Mereka adalah mantan dari kelompok Naga Merah, jadinya mengetahui pasti seluk beluk Naga Merah dahulu.
"Lalu bagaimana dengan Kekaisaran Wei? Bagaimana hubungan kelompok Naga Merah dengan kekaisaran sebelah itu?" tanya Xiao Wang.
"Pemimpin baru memang pernah berhubungan dengan kekaisaran Wei, namun kami tidak mengetahui pasti alasan serta tujuan utama dari hubungan itu, Pemimpin!" Jawab salah satunya terdengar mencurigakan.
Xiao Wang masih mempertahankan ekspresinya. "Lalu?"
Keduanya kembali berpandangan. Sebenarnya dari jawaban terakhir, kedua orang itu berharap Xiao Wang tidak akan bertanya lagi. Namun sepertinya ini mustahil. Setidaknya sejauh ini, kedua orang itu masih bernafas lega kala Xiao Wang tidak menaruh curiga lebih pada mereka.
"Kami tidak mengetahui pasti, Pemimpin! Rahasia itu begitu ketat dan tersembunyi. Hanya orang-orang penting saja yang mengetahuinya!" Kali ini yang jawab orang berbeda.
Xiao Wang menuangkan kembali air ke dalam gelas. Setelah itu meneguknya.
"Katakan yang sebenarnya. Aku paling tidak suka ada yang bermain-main denganku." Kali ini ekspresi Xiao Wang sedikit berubah. Dari yang tadinya teduh, berubah menjadi serius. Kedua orang itu langsung dibuat khawatir. Tatapan mata Xiao Wang begitu mengguncang mental mereka, meski Xiao Wang sendiri tidak melakukan apapun.
"Baik-baik, Pemimpin!" jawab mereka dengan panik.
\=\=\=
Jangan lupa like yah teman². Bantu 100 like dlm sehari...:)
__ADS_1