Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 171 ~ Melakukan Suatu Segel Formasi


__ADS_3

Terlihat dari pertarungan mereka berdua, Raja Rou yang tidak pernah berhasil mencapai tubuh lawan. Meskipun dia begitu lihai dalam bergerak serta cepat mengambil tindakan, namun tetap saja tidak bisa menyentuh lawan. Bahkan pria bertudung itu tampak bermain-main dengannya.


Ini menandakan bahwa kultivasi keduanya masih terpaut jauh.


Bukkk....


Bukkk....


Whush...


Beberapa pukulan telak kini telah mendarat di dada Raja Rou. Itu membuat Raja Api itu nyaris terdorong mundur dan terjatuh. Tapi lelaki bertudung malah tidak membiarkannya begitu saja. Malah menahan dan melancarkan rentetan tapak telak di tubuhnya namun dalam sisi berbeda-beda.


Hingga satu tinju telak sebagai penutup di bagian perutnya.


Whush....


Baammm...


Raja Rou terlempar jauh dan tertahan oleh dinding ruangan. Dinding tersebut telah retak, Raja Rou jatuh dalam keadaan berlutut. sebelah tangannya memegangi dadanya yang terasa sesak.


"Aku rasa kita tidak perlu bermain-main lagi. Aku mulai bosan. Melihat wajahnya saja sudah membuatku muak!" ujar si wanita bertudung dengan intonasi malas.


\=\=\=


"Aku rasa kita tidak perlu bermain-main lagi. Aku mulai bosan. Melihat wajahnya saja sudah membuatku muak!" ujar si wanita bertudung dengan intonasi malas.


"Hmm, baiklah! Tergantung dari kemauanmu, Saudariku. Mari kita bunuh Raja itu dan ambil alih kerajaan Api!" ujar pria bertudung.


Lalu dia mengangkat tangan kanannya. Sontak energi tak kasat mata tercipta. Dan itu langsung menarik tubuh Raja Rou ke arahnya.


Sebelum lelaki itu bertindak lebih lanjut, mendadak tangannya terpotong begitu saja.


Slash....


Sontak saja melihat hal itu, kedua orang bertudung tersebut begitu terkejut. Apa yang terjadi dengan lengan pria bertudung?


"Siapa yang melakukan ini?" tampak geram pria bertudung saat mengatakan itu. Meski di sisi lain dia juga masih tidak percaya dengan yang barusan menyimpannya.


Sementara ini, tubuh Raja Rou telah terjatuh sebab energi tak kasat mata yang semula menarik tubuhnya itu telah menghilang, bersama dengan terpotongnya lengan lelaki bertudung.


Whush....

__ADS_1


Xiao Wang tiba-tiba saja muncul di hadapan mereka semua. Membawa serta aura intimidasi yang menyebar menekan semua orang yang ada dalam ruangan tersebut, tekanan terkhusus diberikan kepada kedua orang itu. Namun itu tidak berlangsung selama sepuluh detik sebelum aura itu kembali dia tarik.


Dua orang bertudung yang merupakan perwakilan dari kelompok Naga Merah itu tersentak kala merasakan aura yang dilepaskan oleh Xiao Wang. Bahkan kesombongan serta kepercayaan diri yang semula mereka pasang seketika sirna.


"Aku pikir sekarang kelompok Naga marah semakin kuat saja, tapi apa yang mereka kirim? Bahkan tidak lebih dari seekor kucing garong yang taunya mencakar mereka yang lemah!" Xiao Wang berjalan pelan dan berhenti beberapa meter dari dua orang itu. Mencoba untuk memprovokasi dua orang yang mengenakan tudung tersebut dengan perkataannya.


Benar saja, keduanya tampak tersinggung.


"Cih, meski sebelah lenganku telah kau potong, tapi tetap saja gabungan dari kekuatan kami akan mampu membuat mu bertekuk lutut!" ujar lelaki bertudung yang terpotong lengannya itu.


"Ya, kucing garong kembali menggarong. Buktikan dengan tindakan bukan hanya perkataan kosong!" Xiao Feng tiba-tiba ikut muncul sembari berkata demikian.


Tak lama setalah itu, lima orang rekan Xiao Wang yang tidak lain adalah Xiao Ming, Xiao Fu, Xiao Yin, Xiao Mei serta Qu Zheng juga ikut muncul di ruangan tersebut. Dan yang terakhir adalah Bing Xue Li yang ikut menjadi dan bagian dari mereka.


Melihat begitu banyak orang yang datang diantaranya berada di ranah Langit, membuat nyali kedua orang bertudung tersebut semakin cuit.


Mereka mulai bergerak untuk mundur, tapi sayangnya telah dikelilingi oleh rekan-rekan Xiao Wang tersebut dari berbagai sisi. Mereka seperti tidak ingin membiarkan kedua orang itu lolos begitu saja.


"Sialan! Kita terkepung!" ucap wanita yang mengenakan tudung tersebut.


"Tidak ada jalan lain selain dengan melepaskan kekuatan untuk melawan mereka. Untuk beberapa orang ini, aku rasa tidak akan menjadi masalah lebih bagi kita untuk melawan mereka. Tapi yang menjadi masalahnya adalah orang itu." Yang lelaki bertudung tersebut maksud adalah Xiao Wang.


Whush....


Salah satu dari orang bertudung tersebut langsung melepaskan pedang dan menebas ke arah Xiao Fu.


Beruntung lelaki itu masih bisa menghindari libasan pedang tersebut.


Pertarungan pun terjadi saat itu juga. Dimana dua orang bertudung bertarung melawan Xiao Feng, Xiao Yin, Xiao Ming, Xiao Fu serta Bing Xue Li.


Dalam beberapa waktu, mereka telah melangsungkan puluhan kali pertukaran busur.


ha


Sementara untuk Xiao Wang serta Qu Zheng sendiri memilih untuk menonton pertarungan itu.


Untuk para pasukan kerajaan api sendiri saat ini telah pergi meninggalkan ruangan tersebut. Takut malah meraka yang terkena serangan nyasar sehingga Tidak menutup kemungkinan nyawa meraka juga akan terancam sat itu juga.


Xiao Feng bersama dengan murid-muridnya segera mengejar dua orang bertudung yang saat itu mencoba melarikan diri.


Whush....

__ADS_1


Saat tengah melesat, Xiao Yin juga melepaskan serangan energi untuk menyibukkan dua orang bertudung tersebut.


Benar saja, keduanya kini telah menghentikan laju terbang. Dan berbalik menyambut rekan-rekan Xiao Wang.


Sringgg...


Sringg...


Bunyi dentuman pedang mengiringi jalannya pertarungan itu. Mereka bertarung di atas atap sembari serangan yang dikeluarkan juga semakin terasa berat.


Xiao Feng serta murid-muridnya melakukan suatu kombinasi serangan yang sangat teratur untuk menyibukkan dua orang bertudung yang memiliki kultivasi ranah Langit tahap 3 itu. Meskipun dari mereka hanyalah Xiao Feng serta Bing Xue Li yang memiliki kultivasi lebih tinggi, namun dapat di lihat kali ini mereka mampu menyeimbangkan dengan kekuatan dua orang bertudung tersebut.


Sring...


Sring...


Dentuman pedang terdengar untuk kesekian kalinya. Tempo pertarungan yang terbilang sangat cepat, bahkan lebih cepat dari satu detik.


Bagi mereka yang memiliki kekuatan ranah Raja ke bawah tidak akan sanggup mengikuti arah gerak dari pertarungan itu.


Imbas yang terjadi dari pertukaran serangan pun menyebar, menciptakan angin tajam yang merobek beberapa atap rumah yang mereka pijaki.


Selang beberapa saat pertarungan itu berlangsung, Xiao Feng serta murid-muridnya tampak telah berhasil membuat dua orang bertudung tersebut dalam keadaan tidak menguntungkan. Mereka sama-sama mengambil jarak.


"Sialan... Sebenarnya bagaimana pelatihan dari orang-orang ini. Bahkan yang berada di bawah tanah kultivasi kita saja sudah bisa memaksa kita hingga dalam keadaan seperti ini!" Si wanita berkata kepada rekan lelakinya yang telah kehilangan sebelah lengan.


"Benar... Mari kita bertarung serius. Hiraukan dulu lelaki yang masih berdiri di sana. Bunuh enan orang ini setelah itu gunakan teknik rahasia Naga Merah untuk kabur!" ujar Lelaki bertudung menjawab perkataan wanita tersebut.


Kembali menunjukkan suatu pergerakan. Kali ini dua orang bertudung tersebut melakukan suatu gerakan rumit. Tampaknya Meraka akan menggunakan kombinasi serabagna gabungan.


Tubuh mereka berdua memancarkan aura yang sama. Meski terdapat dua orang, tapi keduanya terlihat satu.


Xiao Du serta yang lainnya saling berpandangan, sebelum mereka sama-sama menganggukkan kepala pertanda untuk kembali bergerak menyerang.


Whush....


Splash....


Libasan pedang tajam datang dari arah samping, wanita bertudung menghindari pedang tersebut dan bertukar tempat dengan lelaki.


Sringgg....

__ADS_1


__ADS_2