Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 75 ~ Roh Raja Siluman


__ADS_3

Xiao Long begitu kaget saat mendengar suara itu. Segera dia menghentikan penyaluran energi terhadap Xiao Wang dan melihat ke arah orang yang berbicara itu. Xiao Long lantas mengambil sikap waspada.


Orang itu sendiri menatap Xiao Long dengan tatapan aneh. Kedua sudut bibirnya terangkat, memperlihatkan sunggingan aneh di bibirnya yang mulai keriput. Rambut putih yang di sanggul serta pakaian hitam yang dikenakannya. Xiao Long tidak merasakan darah seorang Kultivator mengalir darinya, namun dia yakin orang ini bukanlah orang biasa.


\=\=\=\=


"Kau tenang saja. Aku bukanlah orang jahat seperti yang kau kira. Namaku Qin Ming." Lelaki berpakaian hitam menenangkan Xiao Long yang saat itu akan menyerangnya, sekaligus dia juga memperkenalkan dirinya.


Tapi Xiao Long tidak percaya begitu saja. Dia mengumpulkan energi di mulutnya. Api panas segera tercipta, dan langsung Xiao Long semburkan ke arah Qin Ming.


Brusshhh...


Sayangnya semburan itu malah tertahan begitu saja. Dinding energi transparan yang tiba-tiba tercipta menghalau laju semburan itu.


Tak ingin kalah, Naga Magma itu lantas merubah api tadi menjadi energi Magma yang panasnya bisa berkali-kali lipat disertai dengan tekanan kuat.


Tapi tetap saja dinding Penghalang ciptaan Qin Ming masih sangat sulit untuk ditembus.


Whush....


Qin Ming melepaskan energi kecil berwarna merah. Melesat dengan sangat cepat, bahkan Xiao Long sendiri tidak menyadarinya.


Magma yang di semburkan dari mulutnya mendadak berhenti keluar. Xiao Long tidak bisa untuk menggerakkan tubuhnya. Mencoba untuk memberontak pun sangat sulit untuk dia lakukan.

__ADS_1


"Begini lebih baik... Kau tenang saja. Aku tidak ada maksud jahat, lagipula ini adalah rumah ku. Jadi aku bisa mengusir kalian kapan saja jika aku mau!" ucap Qin Ming.


Mendengar pengakuan itu, Xiao Long akhirnya luluh. Bahkan dia merasa bersalah sekarang, sebab mereka yang datang singgah tanpa permisi malah mereka pula yang yang menyerang pemilik rumah.


Qin Ming melepaskan kunci darah pada Xiao Long sehingga Naga Magma itu kembali bisa menggerakkan tubuhnya.


"Mengapa kau begitu yakin kalau jiwa Xiao Wang saat ini tengah bertemu dengan roh pedang itu? Aku menduga Pedang itu hanyalah pedang biasa tanpa roh," ucap Xiao Long.


"Mengapa kau begitu yakin kalau pedang itu tidak memiliki roh?" Qin Ming membalikkan perkataan Xiao Long tadi. Membuat Xiao Long harus mengerti dibuatnya.


Memasang sunggingan kecil sesaat, Qin Ming lantas kembali berbicara. "Sebenarnya bukannya pedang yang memiliki roh, melainkan Mutiara Siluman Murni yang ada pada pedang itu sendiri."


Xiao Long mengangguk. "Lalu, menurut mu apa yang dibicarakan oleh mereka?" tanyanya lagi.


"Entahlah, aku juga tidak tahu. Mari tunggu sampai anak itu sadar!"


***


Xiao Wang berada di tempat yang asing. Berdiri di udara, dirinya dikelilingi oleh energi berwarna warni. Energi yang bercampur itu membentuk garis-garis tak teratur namun diam tak bergerak. Tak lama setelahnya, muncul sosok makhluk yang tercipta dari energi warna-warni itu sendiri namun di sini energi berwarna emas tampak lebih mendominasi.


Tubuhnya yang sedikit transparan, memiliki tubuh layaknya manusia, namun kepala yang menyerupai naga.


Aura yang begitu mengintimidasi terpancar darinya. Xiao Wang bergerak mundur kala merasakan ancaman datang bersama dengan aura intimidasi tadi.

__ADS_1


"Jangan takut, Nak. Aku tidak akan menyakitimu!" ucap makhluk itu. "Sebelumnya, perkenalkan aku adalah roh Siluman Dewa. Pemilik Mutiara Siluman Murni yang ada pada pedang mu itu." Makhluk tersebut memperkenalkan identitasnya yang ternyata adalah Roh Raja Siluman di dunia tempat Xiao Wang berada saat ini.


"Hmm, Raja Siluman ya... Mengapa kau mendatangiku? Apakah karena aku mencuri Mutiara itu dari tangan mu sehingga kau datang dan meminta ku untuk mengembalikannya?" tanya Xiao Wang, mencoba untuk menerka. Dia baru menyadari kalau rupa dari Roh Raja Siluman ini sama persis seperti patung siluman yang dia temui di ruang bawah tanah waktu itu.


"Hahaha... Nak, pemikiran mu sangatlah waspada. Kau tidak perlu takut, sebab aku tidak akan melakukan seperti yang kau pikirkan. Lagipula jika memang aku memiliki niat jahat terhadap mu, mengapa aku membantumu saat bertarung melawan orang yang memiliki kultivasi Ranah Langit? Sayangnya tubuhmu belum bisa menerima dan tidak cukup mampu menampung kekuatan yang aku berikan, Sehingga kau belum berhasil membunuh orang itu!"


Sedikit panjang lebar Roh Raja Siluman menjelaskan. Dan Xiao Wang menyimaknya.


"Pantas saja waktu itu aku merasakan kekuatan ku yang bertambah berkali-kali lipat, berbeda dengan saat bertarung melawan Para Serigala Penjaga yang murni menggunakan kemampuan dari pedang!" gumam Xiao Wang dalam hati mengaitkan kasus tersebut dengan saat bertarung melawan para Siluman penjaga.


Dimana saat melawan Siluman penjaga, Xiao Wang tidak merasakan kekuatannya yang meningkat drastis, berbeda hal saat bertarung melawan Shi Yifen.


"Baik, aku mengerti. Terima kasih karena telah membantuku!"


Roh Raja Siluman mengangguk. "Sebenarnya aku yang seharusnya berterima kasih karena kau yang menemukan Mutiara Siluman Murni itu lebih dahulu. Sebab jika saja para serigala Penjaga yang menemukannya sebelum kamu, maka sudah dipastikan ini tidak akan berakhir baik."


Xiao Wang mengernyit. "Bukankah serigala penjaga itu merupakan bagian dari pasukan mu? Lalu mengapa kau malah khawatir jika mutiara itu ditemukan oleh mereka?" tanya Xiao Wang penasaran.


"Aku yakin kau pasti telah melihat bagaimana respons dari para binatang buas saat merasakan aura dari Mutiara Siluman Murni." Roh Raja Siluman menghentikan perkataannya. Sementara Xiao Wang menanggapi dengan anggukan kepala, tanda membenarkan perkataan dari Roh Raja Siluman itu. Dia memang sudah mengalaminya, menyaksikan banyak binatang buas bergerak ke arahnya saat kotak tempat mutiara Siluman Murni itu dibuka.


"Bukan hanya Serigala Penjaga yang menginginkan Mutiara itu. Melainkan juga para Binatang Buas. Pasalnya seekor Binatang Buas yang menggunakan Mutiara ini, akan secara otomatis mendapatkan predikat sebagai Raja Siluman. Begitupun juga dengan para serigala Penjaga. Kecuali mereka yang masih setia kepada ku.


"Akan tetapi, perlu digaris bawahi di sini, bahwa sebagian Siluman Penjaga telah bergerak dibawah perintah Siluman Naga Merah."

__ADS_1


Raja siluman menghentikan perkataannya. Xiao Wang sendiri terdiam, mencoba untuk mencerna perkataan dari Raja Siluman itu.


"Siluman Naga Merah? Apa ini ada kaitannya dengan kelompok Naga Merah yang memberontak itu?" gumam Xiao Wang pelan.


__ADS_2