Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 37 ~ Mengikuti 2 Penatua


__ADS_3

Xiao Wang yang mendengar Xiao Lei menyetujui mengeluarkan Xiao Fan ke dalam daftar 30 jenius memasang sunggingan kecil di bibirnya. Dia lalu mengalihkan pandangannya pada Xiao Ming yang berdiri di sisi panggung arena.


Lelaki yang di tatap Xiao Wang itu tampak terdiam, begitupun juga dengan para penonton yang lain. Mereka tidak menyangka bahwa Xiao Lei akan menyetujui perkataan Xiao Wang. Bahkan sampai menampar pipi cucunya dengan keras di depan umum tadi. Ini merupakan momen yang langka.


Xiao Wang menganggukkan kepala sejenak ke arah Xiao Ming yang saat itu juga menatapnya. Dengan keluarnya Xiao Fan di daftar 30 besar jenius klan Xiao, maka secara otomatis Xiao Ming yang berada di urutan ke tiga puluh satu itu akan naik satu tingkat dan masuk 30 besar.


Setelah itu, Xiao Wang beralih pada dua penatua yang berdiri di hadapannya itu. Membungkukkan sedikit badannya sejenak untuk memberi hormat, Xiao Wang lantas berucap, "Terima kasih, kepada dua penatua karena telah membantuku!"


Xiao Die dan Xiao Tang sama-sama menganggukkan kepala.


"Umm, itu juga karena sikapmu yang berani berbicara pada Xiao Lei!" ucap Xiao Tang memuji Xiao Wang.


"Umm! Mohon maaf Penatua, Xiao Wang ijin undur diri, hendak melakukan suatu hal!" ucap Xiao Wang dengan sopan.


"Eh, Xiao Wang. Ada sesuatu yang ingin kami bicarakan padamu. Apakah kau tidak keberatan untuk ikut kami dulu?" Xiao Die mencegah Xiao Wang untuk pergi.

__ADS_1


"Hm, baiklah!"


Ketiga orang itu lantas pergi dari sana. Begitu pun juga dengan para penonton yang bubar seketika. Xiao Ming dan Xiao Yin hendak pergi menjumpai Xiao Wang, tapi kedua orang itu segera menghentikan langkah kala melihat dua penatua membawa Xiao Wang. Maka mereka memutuskan untuk pulang ke kediaman mereka.


-


"Nak, aku melihat potensi mu dalam hal Kultivasi begitu meningkat pesat semenjak terakhir kali kau berada di sini." Xiao Die mulai membuka pembicaraan setelah Xiao Wang, Xiao Tang serta dirinya sendiri sampai di tujuan.


Tak lantas menjawab, Xiao Wang tahu betul apa maksud dari perkataan itu. Pastinya banyak dua penatua ini tengah memancing dirinya untuk membuka kartu terkait dengan kekuatannya itu.


"Hahaha... Kau begitu rendah hati Nak." Xiao Tang tertawa dibuat-buat.


Di sisi lain, Xia Wang tapak risih dengan tingkah kedua penatua ini. Tampak berbelit-belit dan membicarakan hal yang menurutnya tidak penting untuk di bahas.


"Mohon maaf Dua Penatua, sebenarnya apa tujuan Dua Penatua membawaku kemari? Hal penting apa yang hendak di bicarakan? Mengapa dari tadi aku hanya melihat kalau kedua penatua hanya berbelit dalam berkata?" tanya Xiao Wang. Dia tampak risih sekarang, tapi nada bicaranya tetap dia perhatikan kesopanannya.

__ADS_1


"Hohoho, kau benar Nak. Dua orang tua ini telah banyak membuang waktu oleh perkataan yang percuma."


Xiao Die membenarkan apa yang dikatakan oleh Xiao Tang tadi. "Nak, coba angkat telapak tanganmu. Jangan kepal, biarkan dalam posisi mekar," pinta Xiao Die pada Xiao Wang.


Mengetahui bahwa laki-laki tua itu akan memeriksa dirinya, Xiao Wang agak ragu untuk melakukannya.


"Nak, biarkan dia memeriksa kamu. To dia juga tidak akan berhasil menemukan apa yang dia cari." Xiao Long tiba-tiba saja berucap di kepala Xiao Wang.


"maksudmu?"


"Laki-laki itu berniat memeriksa kekuatan yang kau miliki. Namun dia juga tidak bisa melihat dengan jelas sebab aku menggunakan auraku untuk melindungimu," ucap Xiao Long.


\=\=\=


N/A: maaf yh semuanya. hari ini sampai di sini dulu. Janji besok up 3 bab sekaligus untuk mengganti hari nni

__ADS_1


__ADS_2