
"Benarkah?" tanya Xiao Fu antusias. Tampaknya dia benar-benar tidak sabar untuk melihat hadiah apa yang akan diberikan Xiao Wang padanya.
Xiao Wang mengeluarkan satu buah pil tingkat Alam kelas satu. Pil itu sendiri baru saja dia ramu beberapa menit yang lalu, kini dia memberikan itu pada Xiao Fu.
"Waah… pil ini sangat luar biasa. Bahkan dari mencium aromanya saja aku merasa menerima energi positif darinya!" ujar Xiao Fu, antusias dengan pil tersebut.
Xiao Ming yang melihat itu merasa iri. "Mengapa hanya dia? Bagian ku mana, saudara Wang?" tanya Xiao Ming menuntut.
"Kau bahkan belum berhasil menerobos tahapan berikutnya," jawab Xiao Wang singkat.
Meskipun merasa sedikit kecewa, namun Xiao Ming juga tidak terlalu banyak mengeluh.
"Baiklah, saudara Wang. Sepertinya aku harus lebih berusaha keras lagi!" ucap Xiao Ming. Dia memperhatikan pil di tangan Xiao Fu, lalu dia bergumam, "Tunggu aku beberapa bulan lagi! Aku akan menerobos dan menjemputmu!"
Xiao Wang yang melihat itu hanya menggeleng kepalanya pelan.
"Kalian, silahkan melanjutkan aktivitas kalian. Aku akan tinggal!"
"Baik, Saudara Wang!"
Xiao Wang beranjak dari sana. Dia kembali memeriksa anggotanya. Mendatangi satu per satu wilayah tempat berlatih. Kebetulan hutan ini terbilang luas, sehingga ada beberapa daerah yang disinggahi Xiao Wang. Tentu saja setiap daerah yang dia singgahi itu memiliki tekanan yang berbeda-beda.
Selesai dengan memeriksa seluruh pasukannya, Xiao Wang memutuskan untuk kembali ke tempat semula dia meramu pil. Kali ini dia memutuskan untuk menyerap satu pil tingkat Alam kelas satu.
***
Setengah tahun telah berlalu di hutan balik pintu gedung lantai lima. Xiao Wang saat ini tengah melakukan tahap terakhir dari penerobosan.
Aura di tubuhnya semakin meningkat. Energi dalam tubuhnya bergejolak hebat, hingga dalam hitungan menit, Xiao Wang telah berhasil memecahkan dinding pembatas, dan mencapai tingkatan selanjutnya.
Xiao Wang bangkit dari posisinya yang semula duduk bersila. Dia menghela nafas sejenak, mencoba untuk mengetes kekuatannya.
Xiao Wang mengumpulkan energi Qi melalui tangannya. Dia kemudian melibaskan pelan ke arah depan.
Whush…
__ADS_1
Baamm…
Bahkan hanya sebagian kecil saja namun sudah mampu membelah tanah hingga jarak tertentu dan itu sangat panjang dan dalam. Setelah melihat hasilnya, Xiao Wang lantas memperbaiki kembali tanah yang terbelah tadi dengan menggunakan pengendalian elemen tanah. Sangat mudah sekali baginya untuk melakukan itu.
Selesai dengan itu, Xiao Wang segera berpindah tempat. Dia menemui rekan-rekannya serta para pasukan yang sempat dia bawa.
Beberapa dari mereka telah berhasil menerobos dan melatih teknik mereka. Namun setelah melihat kedatangan Xiao Wang, mereka berhenti dan menyambut Xiao Wang.
"Salam, Pemimpin!"
Mereka menangkupkan kedua tangan memberi hormat pada Xiao Wang.
"Pelatihan tertutup kita berhenti sampai di sini. Kalian telah melalui setengah tahun untuk ini. Kultivasi kalian juga telah meningkat banyak. Untuk itu kita akan kembali ke markas.
"Sebelumnya aku ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian semua yang ada di sini. Kalian adalah orang-orang yang aku pilih untuk berangkat ke kekaisaran tetangga. Aku harap kalian bisa dengan siap."
Xiao Wang memperhatikan wajah-wajah para pasukannya. Semuanya memang memasang wajah antusias, penuh kesiapan. Dari ekspresi itu, Xiao Wang bisa menebak bahwa mereka begitu tidak sabar untuk berangkat.
Mengingat berapa banyak sumber daya yang mereka dapatkan saat melakukan pelatihan tertutup, tentu saja mereka tidak akan mungkin mengingkari Xiao Wang. Apalagi telah melakukan kunci Jiwa dengan Xiao Wang.
U
Sementara untuk rekan-rekan Xiao Wang sendiri telah paling rendah berada di ranah Langit tahap 8, yaitu Xiao Yin.
Sedangkan Xiao Ming sendiri seharusnya saat ini juga memiliki kultivasi setara dengan Xiao Yin. Akan tetapi, setelah menyerap esensial Petir Surgawi kultivasi Xiao Ming akhirnya lebih tinggi satu tahapan dengan Xiao Yin.
Qu Zheng sendiri hanya bisa menaikkan kultivasinya 2 tahapan. Begitupun juga dengan Xiao Wang yang naik 2 tahapan.
Sebenarnya target awal adalah naik satu tahapan, apalagi bagi Xiao Wang serta Qu Zeng yang memiliki kultivasi ranah Alam Langit, tentunya mereka membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menembus tahapan selanjutnya. Akan tetapi sumberdaya yang melimpah, selain itu dukungan pil dari Xiao Wang, menjadikan target itu telah lebih.
Xiao Wang sendiri telah berhasil menyuling pil hingga tingkat Alam kelas 2. Bahkan dia sudah memiliki banyak pasokan pil tingkat tersebut dalam cincin ruang miliknya.
Setelah semuanya sudah siap, mereka akhirnya memilih untuk keluar dari hutan itu. Namun sebelum itu, Xiao Wang meningkatkan terlebih dahulu tekanan yang ada dalam hutan itu. Agar kelompok Qingjie juga bisa berlatih di bawah tekanan, meski mereka telah mencapai ranah Langit.
Xiao Wang membagi tekanan per wilayah, dimulai dari tekanan yang bisa dilewati oleh kultivator ranah Suci sampai ranah Alam Langit.
__ADS_1
Setelahnya mereka lantas keluar dari sana.
"Nak, sebenarnya kau memiliki satu akses untuk mengajak semua orang ikut bersamamu dalam satu tempat. Aku dan Niao bisa membantumu!" Xiao Long tiba-tiba saja berucap dalam kepala Xiao Wang.
Belum merespons, Xiao Wang membiarkan semua pasukan termasuk rekan-rekannya keluar, begitupun juga dengan dirinya.
Mereka semua sampai di balik pintu yang berada di lantai atas gedung lantai lima.
"Akses apa itu?" Xiao Wang baru merespons.
Belum sempat Xiao Wang mendapatkan jawaban, Lai Wei terlebih dahulu muncul dan mengajak bicara Xiao Wang. Sehingga Xiao Long tidak jadi mengeluarkan kalimatnya.
"Selamat datang kembali, Pemimpin Tertinggi!" Lai Wei memberi hormat, begitupun juga dengan orang-orang penting kelompok Qingjie yang ada di belakangnya.
"Umm... Selama kami melaksanakan pelatihan tertutup, apakah ada masalah yang terjadi menimpa kelompok Qingjie?" tanya Xiao Wang memastikan.
Lai Wei menggeleng cepat. "Kami tidak menerima masalah besar, Pemimpin!" jawab cepat Lai Wei. "Omong-omong, selamat karena Pemimpin Tertinggi beserta orang-orang yang ikut bersamamu telah mengalami peningkatan kekuatan yang cukup besar." Lai Wei mengucapkan selamat.
Mereka berjalan, Xiao Wang membiarkan rekan-rekannya serta para pasukan untuk bebas berkeliaran di klan Qingjie.
Xiao Wang kembali berbicara empat mata dengan Lai Wei. Akan tetapi yang paling banyak bicara di perbincangan tersebut adalah Lai Wei.
Xiao Wang tidak terlalu memperhatikan pembicaraan Lai Wei, bahkan merespons pun hanya sesekali. Hingga salah satu topik yang dibahas oleh Lai Wei langsung menarik perhatian Xiao Wang
"Di mana gadis itu?" tanya Xiao Wang. Gadis yang dimaksud adalah Bing Xue Li, sebab memang topik tersebut adalah tentang Bing Xue Li.
"Saat ini dia tengah berlatih di salah satu anak bukit Monster, Pemimpin!" ucap Lai Wei.
"Bukit Monster?" Xiao Wang mengernyitkan alis.
"Bukit Monster merupakan salah satu area yang terbilang berbahaya. Memiliki satu bukit utama serta beberapa anak, yang mana masing-masing dari anak bukit Monster, maupun bukit utama itu tingkat bahanya sama-sama besar!"
Xiao Wang memasang wajah serius. Jika demikian, artinya Bing Xue Li tengah menghadapi bahaya sekarang.
"Kalau begitu, aku akan ke sana menyusulnya!"
__ADS_1
"Aku juga ikut!" Mayi menyosor, dia juga ingin mengikuti Xiao Wang pergi ke bukit Monster.