
Xiao Wang serta rekan-rekannya akan keluar dari wilayah itu. Saat ini mereka telah berada di depan gerbang keluar markas Qingjie.
Xiao Long keluar dari kening Xiao Wang. Setelah melalui sedikit acara pelepasan sang pemimpin baru, akhirnya Xiao Wang serta rekan-rekannya pun resmi berangkat memulai perjalanan untuk kembali ke asal mereka.
Dengan mengendarai Naga Magma yang tidak lain adalah Xiao Long, mereka melesat dengan kecepatan tinggi. Membelah angin, namun tidak ada yang terbang di bawa angin sini, karena Xiao Long lebih dulu menciptakan array pelindung yang melindungi orang-orang yang duduk di punggungnya itu.
Xiao Wang berdiri di bagian kepala Xiao Long. Hanya dia sendiri yang berada di sana, sementara yang lainnya berada di punggung Naga Magma itu.
Xiao Wang tidak perlu menggunakan array untuk melindungi dirinya dari hantaman angin yang sangat kencang itu. Bahkan dia membiarkan terpaan angin yang sangat kencang itu mengibarkan rambutnya.
"Long, apakah kau bisa pergi ke arah ini?" Xiao Wang bertanya saat melihat spesifikasi peta yang diberikan oleh Lei Wei padanya. Peta tersebut merupakan gambaran wilayah dimana saat ini merasa berada. Meskipun tidak mencukupi keseluruhannya. Dari peta tersebut juga terdapat jalan keluar dari wilayah tersebut.
Xiao Wang membiarkan Xiao Long untuk melihat wilayah peta yang dia maksud. Peta melayang dan berhenti tepat di hadapan Xiao Long.
Memperhatikan peta tersebut, Xiao Long tampaknya juga tertarik dengan wilayah yang dimaksud oleh Xiao Wang.
"Baiklah!"
Xiao Long berbalik arah.
Whush.....
Dalam beberapa detik telah sampai di tempat yang di maksud.
Ini tidak lebih hanya hutan yang sangat subur. Saking suburnya sampai menumbuhkan berbagai macam tumbuhan berbahaya. Tumbuhan-tumbuhan pemakan manusia, maupun segala.
Satu per satu dari orang-orang yang menunggangi Xiao Long segera turun dari punggungnya.
"Kalian tunggulah di sini! Aku dan Xiao Long akan kembali dalam beberapa saat!" ujar Xiao Wang sesaat kepada Xiao Feng dan yang lainnya.
Tidak ada yang membantah, mereka semua setuju dengan permintaan Xiao Wang.
Kraksss...
Satu tumbuhan bergigi runcing tiba-tiba saja muncul. Nyaris memakan satu orang diantara mereka. Tapi tumbuhan itu langsung mati terpotong. Cairan hijau terciprat bersamaan dengan terbelahnya tumbuhan tersebut.
Xiao Feng serta yang lainnya yang melihat itu tentu saja tersentak. Namun itu tidak hanya ada satu, melainkan beberapa tumbuhan pemakan manusia saat ini telah memunculkan diri.
Whush....
Sring...
Slash...
Slash...
Slash...
Pedang Api Matahari keluar dari ruang hampa. Dan langsung menebas tumbuhan-tumbuhan pemakan itu.
Setelah menghabisi tumbuhan pemakan hingga jarak dua puluh meter, Pedang Api Matahari kembali di sisi Xiao Wang.
__ADS_1
"Nak, lebih baik kita bergerak sekarang. Tidak baik jika terus menunda!" ucap Xiao Long.
Xiao Wang memberi anggukkan kepala sebagai jawaban dari perkataan Xiao Long tadi.
Setelah itu, keduanya lantas pergi dari sana.
Setelah kepergian Xiao Wang dan Xiao Long, nyatanya tumbuhan-tumbuhan pemakan tadi tidak menghilang, malahan kembali muncul dengan jumlah yang terbilang banyak.
"Tidak ada jalan lain, kita harus mengangkat senjata untuk membunuh tumbuhan-tumbuhan itu!" ucap Xiao Feng.
Semuanya tidak ada yang melawan melainkan hanya mengikuti instruksi dari Xiao Feng.
Masing-masing telah bergerak untuk membunuh tumbuhan-tumbuhan yang memamerkan gigi runcing mereka itu.
***
Xiao Long dan Xiao Wang saat ini telah erada di mulut goa yang terbilang besar
Di sebelah kanan Xiao Wang, Xiao Long tampak tengah melayang, sementara untuk sebelah kirinya ad Pedang Api Matahari.
Memang saat dalam perjalanan, mereka sempat menemukan bahaya. Akan tetapi itu bisa dilewati dengan begitu mudah oleh mereka.
Xiao Wang kemudian melangkahkan kakinya, memasuki goa tersebut lebih dalam.
Degg...
Mendadak datang aura yang sangat ganas dari dalam goa yang hendak dimasuki oleh Xiao Wang dan Xiao Long.
Angin kencang muncul dengan membawa pisau-pisau tipis tajam yang runcing. Mereka semua muncul dari dalam goa tersebut dan menyerang Xiao Wang serta Xiao Long.
Sring...
Sring...
Sring...
Tidak perlu menimbulkan pergerakan lebih, Pedang Api Matahari segera maju di hadapan Xiao Wang dan Xiao Long dengan sendirinya, menepis pisau-pisau tajam tersebut.
Karena pisau tersebut terus berdatangan tanpa henti seperti tidak ada titik ujungnya, Xiao Wang dan Xiao Long pun memilih untuk melangkahkan kakinya. Pedang api Matahari juga ikutan maju sembari menahan pisau-pisau tipis yang datang itu.
Srmpp....
Kyaakkk...
Pisau-pisau tipis yang telah berhenti, namun kini malah kembali datang gelombang suara yang mengandung tekanan yang sangat besar.
Meski demikian, itu tidak cukup mampu untuk menghalangi jalan Xiao Wang dan Xiao Long.
Pedang api Matahari masih bisa mengontrol gelombang suara tersebut.
Mereka telah sampai di tempat dimana asal semua serangan tadi datang.
__ADS_1
Tampak seekor burung merak dengan helaian bulu yang telah berevolusi menjadi bulu-bulu besi tajam yang indah.
Di sampingnya ada seekor harimau api hijau. Keduanya merupakan siluman tingkat Dewa, yang tengah menjaga dua buah kristal di belakang mereka.
"Hah, sudah ku duga. Tempat paling anti dan berbahaya ini menyimpan satu kekuatan yang cukup besar. Yin, Long ... apakah kalian bisa membereskan dua siluman itu?" tanya Xiao Wang. Dia tidak berniat ikut turun dan bertarung, sehingga memberi kesempatan pada kedua siluman bawaannya untuk membereskan dua siluman penjaga itu.
"Kau tidak perlu menurunkan Yin untuk membereskannya. Cukup dengan aku saja sudah mampu untuk itu!" ucap Xiao Long dengan penuh percaya diri.
Menoleh ke arah Naga Magma itu sejenak, Xiao Wang menganggukkan kepalanya.
"Hmm, baiklah... Aku serahkan mereka padamu! Ingatlah untuk menyelesaikan mereka dengan cepat!"
Xiao Long menganggukkan kepalanya yakin. "Tentu saja!"
Setelahnya, Xiao Wang menghilang dan muncul tepat di belakang dua Siluman itu.
Mengetahui keberadaan Xiao Wang yang akan mencuri dua kristal yang mereka jaga selama bertahun-tahun itu, tentu saja Harimau Api Hijau serta Merak Bulu Besi tidak diam saja.
Kedua siluman tersebut kompak menyerang Xiao Wang.
Whush...
Whush...
Cakar dari kedua siluman itu telah melayang, menargetkan Xiao Wang.
Baam....
Xiao Wang melibaskan Pedang Dewa Siluman yang sempat dia keluarkan. Sontak saja energi yang dihasilkan dari libasan pedang tersebut berhasil menelan cakar dari dua Siluman itu.
"Kalian hanyalah pengganggu. Lawan kalian bukan aku, melainkan dia!" ujar Xiao Wang, dia juga melakukan dorongan tapak di udara yang dilangsungkan dengan tinjunya.
Terciptalah tapak serta tinju dari bekas gerakan tangan Xiao Wang tadi. Mengandung intensitas yang sangat besar, langsung mengarah ke Burung Merak Bulu Besi serta Harimau Api Hijau.
Baamm...
Baamm...
Kedua siluman tersebut tidak bisa menahannya, membuat mereka berdua terdorong jauh, hingga sampai di tempat Xiao Long.
"Hahaha... Terima kasih karena telah membawa mereka bersama ku! Aku akan dengan senang hati bermain bersama mereka!"
Melihat kedua siluman yang telah diambil alih oleh Xiao Long, Xiao Wang kemudian beralih pada dua kristal tersebut. Berwarna hijau muda terang serta hijau gelap.
"Nak, kedua kristal itu merupakan perwujudan dari air mata dewa Racun dan Dewi Penyembuh. Konon siapa yang menyerap dua kristal itu akan mendapatkan sebagian dari kekuatan mereka!" ucap Yin dalam kepala Xiao Wang.
"Hmm, ini bagus. Aku akan menyimpannya!"
Xiao Wang kemudian memasukkan dua kristal tersebut ke dalam cincin ruang miliknya. Setelahnya dia beralih, berjalan untuk keluar.
Duarr...
__ADS_1
Duarr...