Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 46 ~ Pertandingan Dimulai


__ADS_3

Xiao Wang serta Xiao Fu kembali ke kediaman khusus klan Xiao.


"Kapan kau akan mulai mengajariku?!" Xiao Fu tampaknya sangat bersemangat untuk berlatih.


"Tidak untuk hari ini. Sebaiknya kau beristirahat. Besok akan di mulai babak penyisihan," ucap Xiao Wang. Memang karena mereka datang terlambat, sehingga mereka tidak ada waktu untuk berleha-leha. Sebab tepat hari esok turnamen babak penyisihan akan di mulai.


Xiao Wang serta dua Jenius klan Xiao sendiri tidak perlu melakukan pendaftaran, sebab klan Xiao sudah mendapat undangan khusus untuk turnamen ini. Secara otomatis mereka telah terdaftar jika menyetujuinya.


"Saudara Wang. Mengapa tidak hari ini saja." Xiao Fu tidak menyerah. Dia ingin segera di latih Xiao Wang. Mengetahui potensi Xiao Wang yang begitu tinggi dalam hal ilmu Kultivasi, sehingga dia percaya bahwa dia akan mengalami peningkatan pesat saat di latih Xiao Wang.


"Xiao Wang ... Xiao Fu. Kemari!"


Keduanya sama-sama menoleh, mendapati Xiao Die memanggil mereka. Di sana juga telah ada Xiao Yin sementara untuk Xiao Lei tidak terlihat.


Keduanya menghampiri mereka.


"Penatua, kemana perginya penatua ke–lima?" tanya Xiao Wang, menanyai keberadaan Xiao Lei.


"Dia tengah ada urusan. Oh ya, maksud aku memanggil kalian kemari karena kita akan membahas pertandingan besok!"


Ketiganya mengangguk. Lalu Xiao Die mulai memberikan arahan yang harus ketiga jenius itu persiapkan untuk bertanding besok.


Setelah gelap menggantikan posisi senja buta, Xiao Die mengakhiri arahannya. Memberikan waktu bagi Xiao Wang, Xiao Fu dan Xiao Mei untuk beristirahat. Agar besok bertanding dengan kondisi prima.


***


Dibanding dengan beristirahat, Xiao Wang memilih untuk berlatih di ruang kamarnya.


"Xiao Long, apakah kau bisa membantuku memasang Array di sini!" ujar Xiao Wang.


"Setelah sekian lama, kau baru memanggilku. Itupun hanya karena kau membutuhkan ku saja. Cih!" gerutu Xiao Long kesal.


Xiao Wang hanya memasang senyum simpul menanggapi perkataan dari Naga Magma itu.


Setelah array terpasang, Xiao Wang bisa tenang berlatih tanpa takut dengan orang-orang yang mengintip ataupun mengintai.


Dia mengeluarkan dua buah kristal roh siluman serigala Penjaga.

__ADS_1


Karena sibuk dengan masalah yang dia alami baru-baru ini, sehingga Xiao Wang tidak sempat untuk meningkatkan Kultivasinya. Beruntung dia masih memiliki persediaan kristal roh dari Serigala Penjaga.


Dua buah kristal roh melayang di hadapan Xiao Wang. Berputar-putar sembari mengeluarkan aura gelap dan merah.


"Nak, berhati-hatilah saat kau menyerapnya. Energi hitam ini mungkin akan sangat berbahaya bagi tubuh mu." Pesan Xiao Long.


"Aku mengerti, Long!"


Xiao Wang memulai proses penyerapan dua buah kristal roh tersebut. Energi merah dan gelap terserap ke dalam tubuh Xiao Wang.


Seiring dengan prosesnya, beberapa kali garis wajah Xiao Wang berkerut. Pasalnya energi yang ada dalam tubuhnya, kini bergejolak hebat. Pun juga saling berlawanan. Tapi Xiao Wang tidak tinggal diam dengan berusaha mengendalikan mereka.


Lonjakan energi dalam tubuh Xiao Wang semakin menjadi-jadi. Sementara dua buah kristal roh Siluman Serigala Penjaga tadi telah berhasil dia serap. Namun Xiao Wang belum selesai menjinakkan aura yang berlawanan itu.


Aura kuat terpancar dari tubuh lelaki itu. Menyebar hingga memenuhi satu ruangan.


Baamm....


Ledakan teredam terdengar dari tubuhnya. Bersamaan dengan itu Aura yang tersebar juga telah kembali masuk di tubuh Xiao Wang. Dia membuka kedua matanya yang semula terpejam. Menarik nafas dalam dalam menghembuskan kasar melalui mulutnya.


"Sialan... Nak, hentikan itu. Kau akan membakar kamar ini!" Xiao Long dalam kepala Xiao Wang mengumpat.


Sedangkan Xiao Wang hanya tersenyum sumringah. Bahkan baru hawanya saja sudah hampir membakar bangunan kamar jika saj dia tidak segera menghentikan aksinya.


"Ranah Ahli tahap 5. Lumayan..." gumam Xiao Wang.


***


Pagi-pagi sekali, Xiao Wang yang masih tertidur terpaksa bangun kala mendengar teriakan seseorang di balik pintu kamar. Juga ketokan pintu membuatnya harus bangkit dari tempat tidurnya.


Membuka pintu dan mendapati Xiao Yin serta Xiao Fu telah menunggu dirinya.


"Selamat pagi, Saudara Wang!" ucap Xiao Fu.


"Saudara Fu, Saudara Mei."


"Saudara Wang, mari berkumpul di halaman kediaman Xiao. Penatua Lei dan Penatua Die telah menunggu kita di sana!" Xiao Mei berkata pelan dengan suaranya yang lembut dan halus.

__ADS_1


"Umm." Xiao Wang mengangguk. Sejujurnya, dia lebih suka dengan dua orang ini. Meskipun status mereka sebagai jenius terdepan klan Xiao, tapi sikap mereka begitu berbeda dengan yang lainnya. Mereka tidak menunjukkan kesombongan sama sekali.


Meskipun di satu situasi, kedua orang itu harus bersikap dingin terhadap seseorang, tapi keduanya tidak pernah memandang rendah orang lain.


Ketiganya berjalan menuju lokasi yang dimaksud. Benar di sana Xiao Die dan Xiao Lei telah menunggu mereka.


"Apakah kalian telah siap?" tanya Xiao Die pada ketiga perwakilan klan Xiao.


"Kami telah siap, Penatua!" ketiganya berucap kompak.


"Mari kita ke arena Pertandingan!"


Setelahnya, Xiao Wang bersama dengan yang lainnya pergi menuju arena Pertandingan Antar Generasi akan dilangsungkan.


Sampai, arena telah ramai oleh orang-orang yang hadir. Entah itu para perwakilan dari berbagai macam kelompok di kekaisaran Han, ataupun orang-orang yang hadir hanya sekedar menonton.


Xiao Wang serta yang lainnya langsung mengarah ke tempat panitia pengurus lomba. Setelah itu mereka di arahkan ke tempat duduk masing-masing.


Xiao Wang, Xiao Fu dan Xiao Mei berjalan menuju bangku para peserta, sementara Xiao Lei dan Xiao Die ke bangku khusus klan Xiao.


Ramainya orang-orang yang hadir, menciptakan keributan ramai terdengar. Sampai suara pun tidak akan terdengar jika tidak berbicara dengan keras.


"Ehem..." Seseorang berdehem, terdengar hingga seluruh pelosok aula layaknya Guntur yang menggelegar. Sontak saja membuat keributan yang tercipta itu reda seketika.


Seseorang yang berdiri di atas panggung itu kemudian kembali berkata.


"Baik, terima kasih atas perhatian kalian semua. Sebelumnya Perkenalkan aku adalah Chen Xue. Pemandu dalam acara turnamen ini... Selamat datang di Turnamen Antar Generasi Kekaisaran Han. Siapa saja bisa berpartisipasi, asalkan kau memiliki bakat yang mumpuni dan bisa bersaing dengan yang lain..." Chen Xue memberikan kata-kata sambutannya.


Xiao Wang memperhatikan wanita yang berbicara itu. Dari bisik-bisik yang dia dengar dari orang-orang yang duduk di sebelahnya, Chen Xue ini merupakan salah satu Jenderal Kekaisaran Han. Sepak terjangnya dalam dunia Kultivator tidak di ragukan lagi.


Kharisma yang terpancar darinya, membuat Chen Xue di segani banyak orang. Bahkan Kultivasinya saat ini berada di ranah Ahli tahap 6.


"... Selanjutnya, sambutan serta pengumuman Hadiah bagi juara oleh Kaisar Han!"


\=\=\=


N/A: bantu vote yuk... masih kosong soalnya:D

__ADS_1


__ADS_2