Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 36 ~ Mengeluarkannya Dari Daftar!


__ADS_3

Kepalan tangan Xiao Wang telah dialiri oleh energi itu nyaris menghancurkan pusat Kultivasi Xiao Fan. Tapi itu terhenti begitu saja tat kala aura yang sangat besar datang menyebar, mengalahkan dominasi udara. Xiao Wang menoleh ke satu arah, pun juga dengan para penonton yang ada di sana.


Orang yang memancarkan aura tersebut berdiri dengan penuh wibawa sembari menatap tajam Xiao Wang.


"Berhenti dengan aksimu, Nak. Jika kau menghancurkan Kultivasi salah satu jenius klan Xiao, maka kau akan mendapat hukuman lebih besar dari apa yang kau lakukan ini!" Pria itu menarik kembali auranya, perkataan yang keluar dari mulutnya tersebut terdengar menggema, menandakan bahwa dirinya menggunakan energi Qi saat berbicara tadi.


Xiao Wang balas menatap tajam pria itu. Mengetahui bahwa pria tersebut yang merupakan Penatua ke-lima klan Xiao, sekaligus kakek dari Xiao Fan, dia memasang seringai sinis.


"Mohon maaf Penatua... Sayangnya, taruhan tetaplah taruhan. Tidak bisa di batalkan begitu saja, apalagi tidak di laksanakan. Sebab itu juga telah menjadi aturan dari klan Xiao sendiri!" balas Xiao Wang dengan sinis.


"Xiao Wang!!!" Suara yang terdengar ibarat Guntur menggelegar. Penatua ke-lima tampaknya telah naik pitam, selama ini tidak ada yang berani mengatakan hal yang membuatnya tersinggung, namun kali ini seorang bocah seumuran jagung bahkan begitu berani terhadapnya.


Whush...


Xiao Lei melepaskan tekanan berat pada Xiao Wang. "Tarik kembali perkataan mu itu!" ancamnya dengan tidak menurunkan tekanan yang dia berikan pada Xiao Wang.


"Cih, Ta–taruhan tidak bisa di tarik dengan pa–paksaan. Kecuali ada kemauan hati dari pelaku!" balas Xiao Wang, namun dengan sedikit terbata.


Mendengar itu, Xiao Lei semakin tersinggung. Dia merasa di rendahkan oleh Xiao Wang. Maka lelaki itu menambah beban tekanan Xiao Wang.


Bukk...

__ADS_1


Xiao Wang dibuat berlutut di lantai arena. Di sisi lain, Xiao Fan yang melihat Xiao Wang di tekan oleh kakeknya memasang sunggingan kecil di bibirnya. Lalu dia mencoba untuk bangkit dan berjalan menuju arah kakeknya.


"Kau berani menyinggungku, Nak? Kau perlu di disiplinkan agar bisa lebih sopan saat berbicara dengan yang lebih tua dari mu!" ucap Xiao Lei kembali.


"Ha–ha–ha!" Xiao Wang tertawa namun dalam suara yang terputus-putus. "A–aku su–sudah so–sopan da–dari ta–tadi."


Tepat setelah Xiao Wang mengatakan kalimatnya, tiba-tiba saja muncul dua orang pria dari atas atap tertinggi. Keduanya sama-sama mendarat di hadapan Xiao Wang. Salah satu dari mereka kemudian mengeluarkan dominasinya untuk menetralkan tekanan yang diberikan oleh Xiao Lei terhadap Xiao Wang.


"Hohoho... aku tidak berharap penatua kelima akan ikut campur dalam urusan anak remaja. Biarkan mereka menyelesaikan urusan mereka sendiri tanpa perlu ikut campur!" ucap Xiao Tang. Xiao Die pun menanggapi dengan memberikan senyum kecil, membenarkan perkataan Xiao Tang tadi.


Xiao Lei yang melihat itu tidak bisa melakukan banyak hal lagi. Pasalnya ini berkaitan dengan image dirinya.


"Kakek... aku tidak mau kultivasi ku hancur." Xiao Fan mencoba membujuk Xiao Lei untuk tetap memberi pelajaran kepada Xiao Wang. Sayangnya, Xiao Lei tidak bergeming dar tempatnya.


Melihat isi dalam bungkusan tersebut yang merupakan kristal roh Binatang Buas tingkat tinggi. Jumlahnya pun ada lebih dari dua puluh buah.


Xiao Wang memasang senyum kecil, "Maaf penatua. Kalau masalah kristal roh, aku tidak kekurangan sedikit pun. Bahkan aku memiliki beberapa kristal roh yang memiliki kualitas lebih tinggi dari ini!" ucap Xiao Wang mencoba untuk sopan.


Xiao Tang dan Xiao Die mengerutkan alis mendengar itu. Sebagai seorang Kultivator, kristal roh Binatang Buas merupakan salah satu atribut penting untuk meningkatkan Kultivasi. Apalagi kristal roh tersebut merupakan kristal roh binatang buas tingkat tinggi dengan jumlah yang banyak. Siapa yang tida tertarik?


Sementara itu, Xiao Fan yang mendengar itu semakin merasa panik. Takut Xiao Wang tidak mempertimbangkan perkataan kakeknya terkait dengan keringanan taruhan tersebut.

__ADS_1


Menoleh kakeknya, berharap mendapat pertolongan dari sana.


Xiao Lei menghela napas untuk kesekian kalinya. Lalu dia mengeluarkan kantong kecil berisi lima buah kristal roh binatang buas yang akan berevolusi ke tingkat Siluman biasa. Dia melempar kantong kecil tersebut ke arah Xiao Wang.


Mendapatkan harta berharga cuma-cuma, Xiao Wang memasang senyum samar. Dia bisa menggunakan kristal-kristal roh itu untuk menaikkan Kultivasinya ke ranah Ahli tahap 5 nantinya. To ini juga hanya sebuah taruhan, meskipun dia tidak bisa menghapus Kultivasi Xiao Fan, namun dia mendapatkan kristal roh begitu banyak dari sini.


"Baiklah, sebelumnya terima kasih atas kristal roh yang penatua berikan padaku. Karena Xiao Fan merupakan jenius sekaligus bibit unggul Klan Xiao, maka aku juga tidak akan menghilangkan kultivasinya!" ucap Xiao Wang, membuat Xiao Fan dan Xiao Lei menarik nafas lega.


"Tapi, bukan berarti taruhan itu tidak berlaku. Sebagai gantinya, Xiao Fan harus keluar dari daftar 30 jenius klan Xiao selama dua tahun!"


Mendengar itu, sontak saja keributan terjadi saat itu juga. Anggota klan Xiao yang hadir untuk menonton di sana berbisik-bisik, membicarakan akan perkataan Xia tas, hingga tempat itu tak ada bedanya dengan pasar.


Begitupun juga dengan Xiao Fan langsung memasang wajah buruk. Jika keluar dari daftar 30 jenius, maka secara otomatis dia tidak akan mendapatkan sumberdaya lebih. Dia harus berjuang sendiri untuk mengumpulkan sumberdaya tersebut tanpa ada tunjangan dari klan. Selain itu dia juga tidak bisa mengikuti berbagai turnamen yang akan di selenggarakan.


"Kakek... Aku tidak mau keluar dari daftar 30 besar!" ucap Xiao Fan sembari memegangi tangan kakeknya.


Taakk!


Xiao Liu menampar keras pipi Xiao Fan hingga membuat lelaki itu terguling di atas lantai arena.


"Dasar bodoh... Setidaknya Kultivasi mu masih aman sekarang!" umpat Xiao Lei pada cucunya itu. "Baiklah nak. Terima kasih karena telah membatalkan niatmu untuk menghancurkan Kultivasi Xiao Fan."

__ADS_1


Setelahnya tanpa berpikir panjang, dia langsung menghilang pergi dari sana.


__ADS_2