Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 76 ~ Ledakan Beruntun


__ADS_3

"Akan tetapi, perlu digaris bawahi di sini, bahwa sebagian Siluman Penjaga telah bergerak dibawah perintah Siluman Naga Merah."


Raja siluman menghentikan perkataannya. Xiao Wang sendiri terdiam, mencoba untuk mencerna perkataan dari Raja Siluman itu.


"Siluman Naga Merah? Apa ini ada kaitannya dengan kelompok Naga Merah yang memberontak itu?" gumam Xiao Wang pelan.


\=\=\=\=


"Siluman Naga Merah? Apa ini ada kaitannya dengan kelompok Naga Merah yang memberontak itu?" gumam Xiao Wang pelan, namun dapat di dengar oleh Roh Raja Siluman. Di mencoba mengkaitkan Siluman Naga Merah dengan kelompok Naga Merah.


"Aku tidak tau kelompok mana yang kamu maksud. Tapi bisa jadi iya namun bisa jadi juga tidak. Sudah lama aku tidak berbaur dengan dunia luar. Sehingga aku tidak tau bagaimana dan apa yang terjadi dengan dunia luar saat ini. Tapi jika memang kelompok yang kau maksud itu dan Naga Merah memang saling berkaitan, maka ini adalah hal yang buruk."


Xiao Wang mengangguk. "Memang beberapa kasus, Kelompok Naga Merah ini sangatlah berbahaya. Mereka bahkan berani bergerak secara terang-terangan dalam menyerang Kekaisaran Han!"


"Orang yang kau lawan waktu itu, aku bisa merasakan adanya aura familiar dari tubuhnya." Roh Raja Siluman tiba-tiba mengatakan demikian kala teringat akan sesuatu.


"Aura familiar? Maksudmu?" tanya Xiao Wang.


"Entahlah, meskipun aku tidak tau pasti akan aura tersebut, tapi dia sangat berbahaya. Kau harus berhati-hati jika bertemu kembali dengannya!"


Xiao Wang menanggapi dengan anggukan kepala. "Baik, aku mengerti."


"Oh ya, Nak. Waktu ku tidak banyak lagi. Aku akan segera menghilang sebentar lagi. Namun sebelum itu, ada beberapa hal yang harus aku sampaikan kepadamu!" ucap Roh Raja Siluman.


"Aku masih meminta bantuan mu kelak. Siluman Naga Merah ini merupakan bahaya yang sangat besar di masa mendatang. Pun juga masa sekarang. Jangan biarkan Mutiara Siluman Murni jatuh ke tangannya. Dan juga, aku merasa kalau Raja Iblis mulai bergerak. Kau harus berhati-hati, Nak."


Sebelum Xiao Wang bereaksi terhadap perkataannya, Roh Raja Siluman langsung meletakkan jari telunjuknya pada kening Xiao Wang tanpa ijin. Memberikan suatu energi tertentu pada Xiao Wang melalui keningnya itu. Cahaya emas pun terlihat dari sana.

__ADS_1


Merasakan adanya energi hangat dan nyaman memasuki tubuhnya, Xiao Wang tidak berniat menolak.


Selang beberapa saat, proses pemberian energi itu berakhir. Roh Raja Siluman menarik kembali tangannya, bersamaan dengan cahaya emas yang semula tercipta di ujung jari yang menyentuh kening Xiao Wang tadi redup.


"Nak, jika nanti saatnya telah tiba, maka kau bisa mencari–ku. Aku yakin ini berkaitan dengan takdirmu," ucap Roh Raja Pedang.


"Mencari–mu? Kau masih hidup?" Xiao Wang mengernyitkan alisnya.


"Tentu saja. Roh ini hanyalah sesaat. Bisa di bilang juga sebagai perantara. Namun aslinya aku berada ditempat tertentu. Dan kau harus mencari ku!"


"Heh, kenapa tidak kau bilang saja dimana keberadaan tubuhmu aslimu," Xiao Wang berkata dengan sedikit ketus.


"Entahlah, aku juga tidak tahu. Kan sudah ku katakan bahwa aku ini hanyalah sebuah perantara. Aku ada bersama dengan patung itu telah sangat lama. Dan untuk tempat pasti dimana keberadaan tubuhku, aku tidak tahu. Jiwa ini hanyalah sementara dan tidak akan bertahan lama. Aku ada hanya untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh Raja Siluman sahaja. Selebihnya, aku bukanlah siapa-siapa."


Perkataan Roh Raja Siluman yang mulai aneh. Xiao Wang semakin merasa aneh pula.


Belum juga dia menyelesaikan perkataannya, mendadak roh itu telah menghilang begitu saja.


"Cih..." Xiao Wang hanya bisa berdecih kesal. "Mengapa pula aku harus mencarinya, kalau pada akhirnya roh yang dia kirim saja begitu tidak jelas."


Srimmpp...


Mendadak muncul cahaya emas di hadapan Xiao Wang. Cahaya itu sendiri membentuk sebuah portal dan Xiao Wang langsung memasukinya.


Whush...


Lelaki itu menghilang dalam sekejap.

__ADS_1


***


Xiao Long dan Qin Ming masih menunggui Xiao Wang sadar. Entah h sudah berapa jam Xiao Wang belum juga menunjukkan tanda-tanda akan bangun.


"Apakah kau tidak salah, jika anak ini tak perlu diberi energi untuk pemulihannya? Entah mengapa aku jadi meragukan kamu!" Xiao Long berucap setelah beberapa saat terdiam. Menunggu beberapa jam, tanpa melakukan apapun yang membantu kesembuhan Xiao Wang, entah mengapa dia merasa risih, tak yakin dengan itu.


"Kau tenang saja. Tunggu beberapa saat lagi. Dan pasti akan bangun," kata Qin Ming dengan santai.


Benar apa yang dikatakan pria paruh baya itu. Xiao Wang kini telah menunjukkan tanda-tanda akan sadar. Hingga lelaki itu membuka kedua matanya.


Perlahan bangkit dari posisinya yang semula terbaring.


"Nah, benar kan apa yang aku katakan!" ucap Qin Ming sembari sedikit membusung kan dada. Sedangkan Xiao Long tak menanggapi lelaki itu. Fokusnya saat ini hanya tertuju pada Xiao Wang seorang.


Hendak mendekatinya, tapi dia juga sadar bahwa tubuhnya terlalu besar untuk seukuran rumah kecil itu. Posisinya sendiri saat ini tengah berada di luar rumah, dengan jendela memanjang dia gunakan untuk memantau Xiao Wang. Qin Ming sendiri berada di sampingnya.


Whush....


Mendadak cahaya emas keluar dari tubuh Xiao Wang. Begitu menyilaukan, sampai Xiao Long dan Qin Ming harus menghalau sejenak indera penglihatan mereka.


Baamm...


Baamm...


Baamm..


...

__ADS_1


Ledakan beruntun terjadi pada tubuh Xiao Wang. Bersamaan dengan itu lonjakan energi di tubuhnya juga ikut meningkat drastis.


__ADS_2