Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 193 ~ Han Zi Beraksi


__ADS_3

Han Zi melakukan segel tangan. Tubuhnya mengeluarkan kepulan asap hitam yang bergerak sembarang arah. Terdapat setidaknya lima buah asap hitam yang tercipta.


Asap-asap ibarat roh tak berwujud yang memiliki jiwa, bergerak sembarang arah sebelum dikendalikan oleh Han Zi.


Dalam hitungan detik, asap-asap itu kembali berkumpul dan berpusat pada Han Zi. Mengelilinginya dengan gerakan cepat, hingga menutupi seluruh bagian tubuh Han Zi.


Asap yang memutari tubuh Han Zi itu semakin membesar, hingga melebihi batasan ukuran tubuh Han Zi sebelumnya.


Sosok jiwa yang melihat perubahan tubuh Han Zi mematung sembari mendongak. Meskipun saat ini dia tidak lebih hanyalah jiwa yang dikendalikan oleh Xiao Wang, namun dia juga mengetahui seberapa kuatnya Han Zi dalam wujud yang baru. Sosok jiwa ini memang terbilang kuat, apalagi saat mendapat kekuatan tambahan dari Xiao Wang, namun kali ini dia merasa sedikit gentar.


Whush...


Mendadak asap yang mengelilingi Han Zi menyebar lalu menghilang menyatu dengan udara. Sosok Han Zi dengan ukuran besar terlihat berdiri membungkuk di hadapan Jiwa yang dikendalikan Chen Li. Tampangnya banyak yang berubah. Jika tadi masih ada aura manusia meski hanya sedikit, namun kali ini itu telah menghilang sepenuhnya.


Han Zi telah menjadi iblis seutuhnya. Sorot mata merah tajam menatap sosok jiwa itu. Dua tanduk besar menyerupai tanduk banteng, dari lubang hidungnya mengeluarkan semburan asap berembus kencang.


"Kau yang memintaku untuk ini ... Jangan salahkan aku jika Alam Ilusi ini aku hancurkan!" Suara yang dikeluarkannya begitu menggema. Kapak di tangan teracung, dia berniat menebas sosok jiwa yang dikendalikan Xiao Wang.


"Tuan, pinjamkan aku kekuatan lebih!" gumam sosok jiwa itu berharap. Dia masih belum mengambil suatu tindakan.


Mendadak aura kuat terpancar dari sosok jiwa itu. Begitu kuat, hampir menyetarai aura kapak yang melesat ke arahnya itu.

__ADS_1


Sringgg....


Sebuah tameng transparan mendadak tercipta di atas kepala sosok jiwa, langsung menghalau laju lesat kapak Han Zi. Tampak Kilauan energi dari pusat pertemuan kapak dan tameng, itu memercik banyak dan hilang ditelan masa.


Perisai transparan berhasil menghalau laju pedang, Han Zi tidak diam saja, dia menambah jumlah pasokan energi pada kapaknya. Kekuatan yang terpancar dari kapak semakin besar. Perisai energi tiba-tiba saja retak. Dalam hitungan detik, telah pecah.


Kapak Han Zi lolos dan melesat mulus ke arah Sosok Jiwa. Tapi sebelum berhasil mengenainya, sosok jiwa itu telah lebih dulu menghilang.


"Sialan, kapak itu sangat mengerikan. Itu bahkan bisa mengikis aku yang notabenenya berwujud sosok jiwa!" gerutu Sosok Jiwa itu setelah dirinya muncul. Menghela nafas lega, namun sedetik kemudian pupil matanya bergerak cepat, ancaman telah datang untuk kedua kalinya. Kapak dari Han Zi kembali melesat tajam ke arahnya.


Dengan kekuatan yang besar itu, kali ini sosok jiwa tidak ingin mengambil resiko dari menahannya. Dia menghilang saat kapak itu lima senti sebelum benar-benar merobek jiwanya.


Whush....


Baamm...


Berhasil merobek sosok jiwa itu, membelah menjadi dua oleh lesatan kapak berkekuatan mengerikan.


Sosok itu terdiam, tubuhnya perlahan menjadi debu asap, jiwa itu mulai pudar, hancur dan terpisah.


Han Zi menatap mata kapak yang tajam. Seringai iblis terlukis di bibirnya, dia menjilati mata kapaknya sebagai tanda keberhasilannya dalam membunuh sosok jiwa yang dikendalikan oleh Xiao Wang.

__ADS_1


Sorot mata merah itu menilik sekitar, dunia ini harus dihancurkan. Mungkin itu satu-satunya jalan untuk keluar dari dunia ilusi itu.


"Benar, aku harus menghancurkan dunia ini! Lihat saja, setelah dunia ini benar-benar aku hancurkan, maka kau yang akan ku bunuh selanjutnya!" tekan Han Zi.


Han Zi memejamkan kedua mata. Menarik nafas sejenak, mempersiapkan diri. Dia mengumpulkan kekuatan dalam jumlah besar. Aura di tubuhnya meningkat berkali-kali lipat, mulutnya pun komat-kamit melafalkan sebuah mantra kecil. Mantra Iblis.


Setelah terkumpul cukup banyak, Han Zi kemudian melepaskan kekuatannya.


Baamm...


Gejolak kekuatan itu kini telah menyebar. Asap-asap hitam layaknya memiliki jiwa menyebar ke sembarang arah, mengacaukan alam ilusi itu. Kekuatan lain tercipta, menggetarkan seluruh alam ilusi. Han Zi semakin dekat dengan tujuannya.


Akan tetapi, Han Zi mendadak merasakan rasa nyeri luar biasa di dadanya. Kekuatan besar yang dia keluarkan nyaris tak bisa dia kendalikan.


Uhuk...


Sebercak darah hitam berhasil lolos dari mulutnya. Namun Han Zi tidak peduli. Tetap melanjutkan ritualnya hingga dia benar-benar berhasil.


\=\=\=


N/A : Sesuai janji ya, teman-teman... Terima kasih masih menunggu. Untuk bulan depan, kalau kendala dalam novel ini telah terselesaikan, maka akan up rutin. Untuk bab selanjutnya, akan secepatnya menyusul:)

__ADS_1


__ADS_2