Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 206 ~ Minimal Satu Tingkat


__ADS_3

Xiao Ming, Xiao Fu, Xiao Feng serta Qu Zheng berusaha untuk melumpuhkan Xiao Wang. Namun sejauh ini, tidak ada seorangpun yang bisa menyentuh lelaki lawan mereka itu. 


Xiao Ming melompat tinggi, di susul oleh Xiao Shan. 


"Percikan Penghancur Langit!" 


"Pengendalian Bayangan!"


Kedua orang itu mengeluarkan serangan masing-masing. Begitupun juga dengan Qu Zheng serta Xiao Fu yang menyerang dari bawah. 


Di bawah kaki Xiao Wang mendadak muncul bayangan hitam, ibarat tinta yang menyebar di atas tanah. Itu langsung merembes sampai pangkal paha Xiao Wang. Bayangan itu mencoba untuk mengunci pergerakan lelaki itu. 


Berbarengan dengan bayangan tersebut, percikan petir turun dari langit. Begitu besar, deras menerjang ke arah Xiao Wang. Tegangan yang terkandung di dalamnya ribuan kali lebih kuat di banding dengan petir biasa umumnya.


Tidak hanya itu, energi kuat menyerupai belatung besar yang memiliki vitalitas energi sangat hebat tercipta dan juga mengarah ke arah Xiao Wang. Empat serangan berbeda saat ini telah mengepung Xiao Wang dari empat sisi sekaligus, membuat Xiao Wang tidak ada kemungkinan untuk bisa menghindarkan diri. 


Brush…


Mendadak energi alam di sekitar Xiao Wang tersedot ke dalam tubuh lelaki itu, hingga dalam radius jarak tertentu. Setelahnya, energi tersebut membentuk perisai yang bermula dari tubuh Xiao Wang sendiri dan membesar.


Baamm….


Baamm…


Baamm…


Mereka berempat berhenti melancarkan serangan mereka untuk beberapa saat. Memperhatikan hasil dari serangan gabungan yang telah mereka keluarkan. Selang beberapa saat, tampak orang yang mereka serang tadi masih berdiri di sana dengan keadaan baik saja. 


Xiao Wang menyunggingkan seringai kecil. "Sekarang giliran ku!"


Dia menghilang dalam sekejap. Sosoknya tidak diketahui keberadaannya, Xiao Ming serta tiga orang lainnya mengambil sikap waspada. Menajamkan insting untuk mencari keberadaan Xiao Wang.


Sring…


Xiao Wang muncul di belakang Qu Zheng. Begitu tiba-tiba dan langsung melancarkan tendangan telak. Qu Zheng menyadari, lantas meletakkan salah satu lengan yang mengandung energi Qi padat di depan untuk menangkis tendangan itu. 


Tapi tendangan Xiao Wang terlalu keras, membuat dia harus terdorong beberapa langkah. Xiao Wang tidak berhenti, dia langsung melancarkan serangan lanjutan.

__ADS_1


Bruk…


Qu Zheng berhasil terlempar dengan keadaan telungkup.


Xiao Wang menghilang kembali, berpindah tempat dengan kecepatan yang sulit diikuti. 


Nasib Xiao Ming serta Xiao Fu sendiri tidak berbeda jauh dengan Qu Zheng, kecuali Xiao Feng. Mereka semua dibuat tergeletak di atas tanah, beberapa diantaranya mengeluh. 


"Sepertinya kalian harus lebih keras dalam berlatih!" ujar Xiao Wang. 


"Kau benar-benar bertambah kuat saja, Wang'er! Seperti yang diharapkan, aku yakin orang tuamu begitu bangga memilikimu!" ucap Xiao Feng, mendekati Xiao Wang dan menepuk-nepuk pundak lelaki itu.


Xiao Wang menampilkan senyum kecil. "Terima kasih, Guru! Dalam waktu dekat, aku akan pergi ke kekaisaran Wei dan menyelesaikan masalah orang tuaku. Dan saat itu tiba, aku harap guru bisa mengambil alih kepemilikan kelompok Naga Langit!" 


Xiao Feng menganggukkan kepala dua kali. Dia mengerti apa maksud Xiao Wang. Untuk pergi kekaisaran Wei, tidak mungkin Xiao Wang membawa semua pasukannya. Paling yang dibawa hanya beberapa orang saja yang memiliki kekuatan memenuhi. 


"Kau tidak perlu khawatir soal itu, Wang'er."


"Saudara Wang akan ke kekaisaran Wei? Kapan?" 


Xiao Ming segera bangkit dari posisinya yang semula telungkup dan segera mendekat ke arah Xiao Wang dan Xiao Feng. 


"Hmm, aku baru saja mencapai ranah Langit tahap 2 sehari yang lalu. Untuk mencapai ranah selanjutnya, setidaknya aku membutuhkan waktu selama beberapa bulan lagi!" Xiao Ming berkata dengan intonasi kecewa. Padahal dia menang ingin sekali bertualang.


"Jika demikian, maka kau hanya akan berada di markas dan menjaga markas dari serangan musuh!" Xiao Wang berkata dengan intonasi memancing.


"Aku akan ikut denganmu, saudara Wang! Meski aku harus berlatih tertutup sekalipun untuk mencapai ranah Langit tahap 3. Aku janji dalam waktu satu bulan lagi, aku akan mencapai ranah Langit tahap 3." Xiao Ming bertekad kuat.


Xiao Wang yang melihat itu menampilkan senyum bangga. Sesuai yang dia pikirkan, Xiao Ming akan mengatakan demikian.


Xiao Wang menoleh ke arah Xiao Fu dan Qu Zheng. Lantas dia berkata singkat, "Minimal satu tingkatan lagi!" ujar Xiao Wang.


Keduanya menganggukkan kepala yakin, mengerti apa yang dimaksud oleh Xiao Wang. 


***


"Ku dengar kau akan pergi ke Kekaisaran tetangga." Mayi berkata setelah dua hari berada di markas kelompok Naga Langit. Memang selama dua hari ini dia tidur di markas kelompok Naga Langit. 

__ADS_1


Kehadiran wanita itu sendiri sempat mengundang perhatian orang-orang markas. Tidak sedikit pula yang melihat wanita itu menjadi bernafsu. Namun setelah melihat bagaimana sifat asli serta kekuatan dari Mayi, langsung saja nafsu itu disembunyikan rapat-rapat. 


Pernah sekali Mayi berjalan sendiri di salah satu sudut markas. Dia sempat melewati rombongan orang yang berkumpul. Mereka adalah pasukan kelompok Naga Langit yang tengah beristirahat setelah melakukan pekerjaan mereka. 


Melihat kehadiran Mayi, tentu saja mereka semua terpesona. Bahkan ada yang sampai menjilati bibir saking bernafsunya. 


Salah seorang dari mereka bahkan berdiri dan langsung mendekati Mayi dengan wajah penuh nafsu. Merasa terusik, Mayi lantas memukul orang itu. Sekali pukulan, giginya langsung copot beberapa–nya. Marah, dia lantas mengangkat tinju hendak membalas. Akan tetapi, hanya dengan sekali gerakan, dia telah terjatuh. Melihat kekuatan Mayi yang begitu tinggi, sontak saja rekan-rekan orang itu langsung ciut. 


Xiao Wang melirik sekilas ke arah Mayi. "Benar, aku akan ke sana. Namun aku perlu meningkatkan kekuatan ku. Minimal satu tingkatan lagi!" 


"Aku akan ikut denganmu!" 


"Aku tidak bisa menjamin kau akan baik-baik saja saat perjalanan nanti…"


"Aku bahkan bisa melindungi diriku sendiri tanpa memerlukan kamu!" 


Xiao Wang tidak banyak melarang wanita itu. Dia membiarkan Mayi untuk ikut bersamanya. Lagipula, jika dipikir-pikir Mayi memiliki basis kultivasi satu tingkat di atasnya, tentu dia lebih bisa melindungi diri seperti apa dia ucapkan tadi. 


Sehari setelahnya, Xiao Wang bersama dengan rekan-rekannya berkumpul. Dia akan mengajak mereka pergi ke ujung kekaisaran Han. Tepatnya di tempat dimana terdapat salah satu kelompok yang merupakan bawahan Xiao Wang juga. 


"Guru, semua urusan di kelompok Naga Langit sementara aku serahkan padamu! Aku akan melakukan latihan tertutup bersama dengan teman-temanku. Aku juga akan meminta kakek untuk sering-sering berkunjung kemari dan membantumu!" ujar Xiao Wang. Sebenarnya dalam perjalanan ini, bisa saja Xiao Wang mengajak Xiao Feng. Akan tetapi, mengingat Xiao Feng yang masilah bagian dari penatua klan Xiao, selain itu, dia tidak ingin melibatkan gurunya itu terlalu jauh. 


"Berhati-hatilah!" ucap Xiao Feng. 


Setelah memberi hormat, Xiao Wang lantas pergi. Sebenarnya dalam perjalanan ini, Xiao Wang tidak hanya mengajak rekan-rekannya melainkan ada pula beberapa orang anggota kelompok Naga Langit. 


Terbang dengan kecepatan tinggi, mereka akhirnya sampai di ujung wilayah kekaisaran.


Mereka semua berhenti tepat di pinggir jurang. Tampak awan putih ibarat kapas begitu tebal menutupi area bawah. Xiao Wang melibaskan tangannya. Sontak setelahnya, awan-awan tersebut segera menyingkir. Memperlihatkan sesuatu yang ditutupi oleh awan itu. 


Terlihat di bawah sana, dinding transparan melindungi bagian bagian bawah jurang itu. 


Xiao Wang melayang dan turun. Begitupun juga dengan orang yang dia bawa. 


Tidak seperti sebelumnya, kali ini Xiao Wang serta yang lainnya tidak kesusahan sama sekali melewati dinding transparan itu. 


Namun, sama halnya sebelumnya, mereka saat ini kembali dibuat terpisah saat melewati segel. Sepertinya memang segel itu dibuat dengan sengaja memisahkan orang-orang yang masuk secara bersamaan.

__ADS_1


Saat Xiao Wang serta yang lainnya telah benar-benar memasuki segel, tampak seseorang segera muncul dari balik pepohonan. Dia mendekati jurang dan melihat ke bawah. Memastikan bahwa Xiao Wang serta yang lainnya telah melewati segel. Setelahnya, dia pun ikut terjun dan melewatinya.


__ADS_2