Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 73 ~ Membawa Pergi


__ADS_3

Slash..


Hanya terkena goresan energi yang ditimbulkan oleh pedang Shi Yifen, namun itu sudah cukup meninggalkan Sayatan besar nan dalam pada Xiao Long. Naga Magma itu sendiri dibuat terdorong mundur dengan meninggalkan bekas di atas tanah.


Naga Magma tidak berdaya. Xiao Wang yang melihat itu tidak ingin tinggal diam. Mengabaikan orang-orang yang mengelilinginya. Dia berniat mengeluarkan kartu terakhirnya.


\=\=\=\=


Langit yang memang sudah mengelap itu kini menimbulkan sengatan petir yang menjalar disertai dengan kilatan cahaya yang muncul terbenam. Bersamaan dengan itu, guntur juga terdengar membahana, membawa serta tekanan besar, membuat semua orang yang dalam lingkup istana kekaisaran Han menghentikan aksi tarung mereka.


Pusat penyebab dari terciptanya fenomena tersebut adalah seorang lelaki yang saat ini tengah mengeluarkan sesuatu dari ruang hampa.


Duarr...


Jedeerr...


Lonjakan petir yang sangat besar bercabang mendadak turun dari kepulan Awan gelap. Menyambar tanpa terkendali, namun tak lama setelahnya, petir-petir ganas tersebut berkumpul menjadi satu lalu melesat dengan kecepatan tinggi mengarah ke satu tujuan. Dimana Xiao Wang saat ini berdiri.


Pedang yang memiliki tekanan energi yang sangat kuat itu sukses menjadi pusat perhatian banyak pasang mata. Energi petir bertegangan ekstrem itu sendiri mengarah pada pedang yang ada di cengkaraman Xiao Wang itu. Menambah tekanan yang terjadi di udara, disertai dengan Aura kuat nan mendominasi terpancar begitu ganas, menyapa semua orang yang ada di sana.


Semua orang yang ada di tempat itu merasakan ancaman yang sangat kuat. Aura agung namun juga terkesan terasa di intimidasi oleh siluman yang sangat kuat terpancar dari pedang Dewa Siluman hingga membuat mereka yang ada di sana merinding dibuatnya.

__ADS_1


Bersamaan dengan itu pula, pedang yang ada di cengkaraman tangan Xiao Wang tersebut memberikan energi tertentu pada tubuh Xiao Wang. Membuat kekuatan pada tubuh lelaki itu bertambah drastis.


Semua orang dari ranah Raja yang semula mengelilingi dan menyerang Xiao Wang, kini memilih untuk menjauh. Kondisi Xiao Wang saat ini telah berada jauh di atas mereka. Berusaha melawannya sama saja dengan mencari mati.


Xiao Wang menatap tajam Shi Yifen dengan tatapan tajam. Pupil mata Xiao Wang sendiri telah berubah dari warna normalnya, di mana saat ini telah memiliki warna orange setelah sebelumnya berwarna coklat.


Shi Yifen yang semula berniat membunuh Xiao Long memilih menghentikan niatnya dan beralih pada Xiao Wang.


"Hahaha... Bagus, keluarkan semua yang kau miliki, Nak. Aku akan memiliki semuanya!" ucap Shi Yifen dengan seringai jahat.


Xiao Wang sendiri menanggapi dengan senyum miring. "Huh, kau yang memaksaku untuk menggunakan ini. Maka jangan pernah menyesalinya."


Xiao Wang lantas melesat dengan kecepatan sangat ekstrem. Dalam seper sekian detik lelaki itu telah berada di hadapan Shi Yifen. Dengan pedang yang terlibas keras dan disambut oleh pedang pula dari Shi Yifen.


Bunyi goresan pedang terdengar begitu mendengking di gendang telinga setiap orang yang mendengarnya. Bersamaan dengan kedua pedang yang baru bertemu itu, melepaskan aura yang menyebar membentuk lingkaran menyebar luas dan menghilang dalam sesaat. Percikan api juga sempat tercipta dari mata dua pedang yang saling bertemu. Xiao Wang dan Shi Yifen saling memandang sesaat.


Keduanya kemudian mengambil jarak, lalu kembali bertemu dan beradu pedang. Kecepatan gerakan dua orang itu juga sudah berada di luar nalar. Sama-sama memancarkan Aura yang begitu mendominasi. Hingga mereka berada dalam radius jarak pertarungan keduanya akan merasakan tekanan sangat besar. Sebagian dari mereka bergerak untuk menghindari setiap serangan nyasar dari kedua orang itu. Akan tapi sebagainnya lagi tak mampu untuk menghindar hingga mereka meregangkan nyawa.


"Pedang Pembelah Langit!!!" ucap lantang Xiao Wang setelah berhasil mengumpulkan kekuatan pada pedangnya.


"Raja Iblis Lautan!!!"

__ADS_1


Sama-sama melepaskan jurus yang begitu kuat.


Duaarr....


Ledakan yang sangat luar bisa langsung tercipta, mengguncang tempat itu. Bahkan dampak yang di timbulkannya pun langsung menimbulkan kerusakan pada aula pertandingan. Mereka yang berada di bawah segera menggunakan kekuatan mereka untuk melindungi diri. Meski demikian, mereka tidak bisa menghindari efek dari bentrokan jurus dahsyat itu.


Namun bagi Xiao Wang dan Shi Yifen tidak berhenti. Mereka kembali mengeluarkan lesatan energi besar.


"Pedang Pengguncang Dunia..."


"Malam Pengendali Langit..."


Whush....


Duaarr...


Ledakan kedua kalinya itu terjadi lebih dahsyat lagi. Bahkan efek yang di timbulkannya pun jauh lebih besar lagi. Orang-orang yang ada di bawah langsung tersapu oleh angin kuat nan dahsyat. Sementara yang terjadi setelahnya adalah kawah lumayan besar nan dalam tercipta.


Xiao Wang dan Shi Yifen sama-sama merasakan efek dari peraduan energi besar tadi. Mereka mengalami luka dalam yang tidak ringan. Baik Xiao Wang maupun Shi Yifen dibuat terpental berlawanan arah. Bagi Shi Yifen menghantam bangunan dengan sangat keras hingga menimbulkan bekas pada bangunan itu sendiri. Berbeda hal dengan Xiao Wang yang langsung diselamatkan oleh Xiao Long sebelum tubuh lelaki itu menghantam bangunan besar.


Xiao Long mengepakkan sayapnya dengan kecepatan tinggi. Membawa Xiao Wang ke tempat yang jauh. Luka yang dialami oleh Naga Magma itu sendiri telah pulih sebagian sebab dia menggunakan kelebihan khusus yang dimiliki tubuhnya untuk mempercepat penyembuhan luka.

__ADS_1


Sementara itu, Xiao Wang selain dengan mengalami luka dalam, dia juga mendapati tubuhnya yang terasa berat. Seperti baru saja melakukan itu sangat melelahkan. Hal ini sendiri tidak terlepas dari perosotan kekuatan yang ada dalam tubuhnya. Ya, kekuatan yang sama dipinjam oleh Pedang Dewa Siluman itu telah kembali masuk ke dalam pedang.


__ADS_2