
Maju tiga langkah, Xiao Han Ming lantas menghentakkan kakinya. Seketika tanah terbelah, memunculkan anak tangga yang menghubungkan dengan ruang bawah tanah.
"Waah, mengapa aku tidak pernah tau kalau ada ruangan rahasia di sini? Bahkan ayah tidak pernah ke sini sebelumnya!" ujar Xiao Wang.
"Tentu saja kau tidak akan mengetahuinya. Ruangan ini di khususkan untuk para Ketua klan. Mari kita masuk dan bicarakan ini di bawah."
Setelahnya, mereka lantas menuruni tangga
\=\=\=\=
Xiao Wang dan Xiao Han Ming berjalan menuruni anak tangga. Menyusuri ruang bawah tanah itu, hingga sampailah mereka pada ruangan yang sangat luas.
"Ini sangatlah luas, Kakek! Bahkan lebih luas dari kediaman ketua klan sendiri!" ucap Xiao Wang dengan pandangan menyapu sekitaran ruangan bawah tanah itu.
"Tentu saja ini akan luas. Ruangan ini yang biasanya aku gunakan untuk berlatih. Pun juga ayahmu menggunakannya. Dan mulai sekarang, kau bisa berlatih di dalam sini, tanpa ada yang mengganggumu."
"Termasuk ketua Xiao Shan?" tanya Xiao Wang.
"Tidak. Dia tidak mengetahuinya." Xiao Han Ming berjalan menuju bangku yang terbuat dari batu. Lalu dia lantas duduk di sana. Xiao Wang mengikutinya.
__ADS_1
"Posisi Xiao Shan saat ini hanyalah sementara, setelah ayah mu kembali, dia akan kembali melanjutkan jabatannya sebagai ketua klan Xiao."
Xiao Wang mengangguk dengan jawaban itu.
"Oh ya, kakek. Aku penasaran bagaimana dahulu kakek menikah. Bukankah usia kakek sudah ratusan tahun?" ucap Xiao Wang, tapi dia tidak serius dengan ucapannya itu melainkan hanya sekedar bercanda. Namun Xiao Han Ming sepertinya malah mengambil serius.
"Hmm, entah sudah berapa tahun umurku saat ini. Yang aku ingat hanya saat aku menikah, umurku sekitaran dua ratus tahun ke atas."
Sesaat alis Xiao Wang mengernyit mendengar itu. Namun pada akhirnya dia sadar bahwa seorang Kultivator bisa menikah di usia berapapun. Dan itu tidak menjadi masalah selama memiliki kekuatan yang mumpuni dan tentu saja bisa mempertahankan wujud mudanya.
"Kalau ayah?"
Xiao Wang mengangguk. "Apakah Kakek tidak memiliki niat untuk menyelematkan ayah?" tanya Xiao Wang.
"Hmm, untuk menyelematkan ayahmu, setidaknya aku harus berada di ranah Alam Langit. Tapi sampai saat ini aku masih belum bisa menerobos dan menyelesaikan hambatan yang ada. Namun aku yakin suatu saat nanti, kau pasti bisa menyelesaikannya!"
Xiao Wang mengangguk. Dengan demikian dia sudah bisa menyimpulkan bahwa kekuatan di belakang orang yang menahan ayahnya tidak biasa dan di anggap remeh.
"Aku akan berusaha, Kakek!"
__ADS_1
"Hmm, bagus!"
Whush...
Xiao Long keluar dari kening Xiao Wang.
"Hmm, tempat yang luas. Aku bahkan bisa terbang berkeliaran bebas di sini!" ucapnya dan langsung terbang, berputar-putar.
"Dasar Kadal Arang!" ucap Xiao Han Ming pelan namun masih bisa didengar oleh Xiao Long. Tapi Naga Magma itu hanya bisa menggerutu dalam hati tanpa berani mengumpati Xiao Han Ming secara langsung. Sebab dia tahu batasan kekuatannya. Bisa-bisa dia akan benar-benar dijadikan Kadal arang oleh Xiao Han Ming jika dia membalas.
Xiao Han Ming serta Xiao Wang melanjutkan cerita mereka. Tak terasa telah dua jam lebih mereka bercerita, entah apa yang di bahas, ada saja bahan untuk di ceritakan. Entah itu dari masa muda Xiao Han Ming, ataukah bagaimana petualangan Xiao Han Ming sampai menjadi kultivator hebat, bahkan pria itu telah berada di puncak saat ini. Namun dia telah lama tidak berbaur dengan masalah yang terjadi di dunia kultivator lagi, melainkan memilih memfokuskan diri dalam hal peningkatan Kultivasi.
Sedangkan Xiao Long yang merasa diri di acuhkan memilih tebang keluar dari ruangan bawah tanah itu. Tentunya di pergi dengan diam-diam, saat Xiao Wang dan Xia Han Ming lengah.
Di sisi lain, para penatua klan Xiao saat ini tenga berkumpul di satu ruangan. Namun ada beberapa diantaranya yang tidak hadir. Ya, mereka berkumpul tanpa sepengetahuan Xiao Han Ming serta Xiao Wang.
"Ketua, bagaimana ini? Xiao Wang telah kembali ke klan. Tentunya ini merupakan berita yang buruk bagi klan kita. Apalagi dua pedang tanpa tanding dikabarkan berada di tangannya," ucap Xiao Tang.
"Benar, aku yakin aliran hitam akan datang kembali dan membuat rusuh." ucap Xiao Dong.
__ADS_1
"Bukan hanya aliran hitam. Tapi banyak kelompok tertentu yang akan datang menyerang kita. Tentunya mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu merebut pedang Tanpa Tanding itu dari tangan Xiao Wang!" Penatua yang lain juga ikut menimpali.