
Xiao Long mengepakkan sayapnya dengan kecepatan tinggi. Membawa Xiao Wang ke tempat yang jauh. Luka yang dialami oleh Naga Magma itu sendiri telah pulih sebagian sebab dia menggunakan kelebihan khusus yang dimiliki tubuhnya untuk mempercepat penyembuhan luka.
Sementara itu, Xiao Wang selain dengan mengalami luka dalam, dia juga mendapati tubuhnya yang terasa berat. Seperti baru saja melakukan itu sangat melelahkan. Hal ini sendiri tidak terlepas dari perosotan kekuatan yang ada dalam tubuhnya. Ya, kekuatan yang sama dipinjam oleh Pedang Dewa Siluman itu telah kembali masuk ke dalam pedang.
\=\=\=\=
Melihat kepergian Xiao Wang, serta luka dalam yang dialami oleh Shi Yifen, membuat semua orang terdiam. Bingung hendak mengambil tindakan. Apakah akan kembali melanjutkan pertarungan, atau justru berhenti dan bagi aliran hitam untuk segera memundurkan diri.
Sementara itu, orang-orang sibuk dengan diri mereka masing-masing. Dimana mengantisipasi luka timbul melebar saat pertukaran jurus dahsyat yang dikeluarkan oleh Xiao Wang dan Shi Yifen.
"Uhuk..." Shi Yifen terbatuk. Di sisinya saat ini telah berdiri beberapa Kultivator ranah Suci yang melindunginya.
"Pemimpin, bagaimana kalau kita tetap melanjutkan pertempuran ini hingga mencapai kemenangan?" Salah seorang dari kultivator ranah Suci sekaligus merupakan ketua Naga ke dua mencoba untuk mengemukakan pendapat kepada Shi Yifen yang terduduk lemah.
__ADS_1
"Apakah kau tidak melihat bagaimana kondisiku saat ini? Bawa tarik pasukan kita. Aliran putih masih memiliki Lou Shen yang berada di ranah Langit. Jika kalian menghadapinya, tentu membutuhkan lima Sampai tujuh orang ranah suci. Namun sebagai gantinya, para daftar sepuluh besar lainnya yang berasal dari aliran putih akan semakin mendominasi!" ucap Shi Yifen.
Ketua Naga Ke lima tidak bisa untuk berkata ataupun membantah selain daripada mematuhi perintah dari pemimpin Kelompok Naga Merah itu.
Setelahnya dia berseru dan memerintahkan orang-orang dari aliran hitam untuk segera mundur. Sedangkan yang berasal dari aliran putih sendiri tidak berniat untuk menahan aliran hitam itu untuk pergi.
Tidak hanya di bagian kota pusat Kekaisaran saja, nyatanya Kelompok dari aliran hitam yang notabenenya telah bergabung dengan Kelompok Naga Merah, juga menyebar ke berbagai sekte serta kelompok lain dari aliran putih maupun netral. Menyerang dan berniat menundukkan mereka, guna semakin memperluas pengaruh Kelompok Naga Merah sendiri. Sayangnya rencana itu tidak berhasil sepenuhnya. Meskipun ada sekitar empat buah sekte menengah kecil yang berhasil mereka tundukkan. Sementara yang lainnya berakhir dengan kegagalan.
Di sisi lain, pihak kekaisaran mendapatkan kerugian yang besar. Banyak pasukan yang terbunuh, tidak hanya pasukan Kekaisaran saja, melainkan juga perwakilan dari sekte, klan serta kerajaan maupun Kultivator bebas aliran putih, dan netral–putih juga berjatuhan.
***
Xiao Wang saat ini telah kehilangan kesadarannya. Berada di atas punggung Xiao Long yang membawa dirinya entah kemana, tanpa tujuan.
__ADS_1
Xiao Long terus melesat dengan kecepatan sangat tinggi. Dia terbang melesat lurus tanpa berbelok. Di punggungnya sendiri tidak hanya ada Xiao Wang, melainkan juga pedang Dewa Siluman yang saat itu di pangku oleh Xiao Wang sendiri.
Selama tiga jam perjalanan, Xiao Long akhirnya turun mendarat saat melihat rumah kecil tak berpenghuni di sebuah hutan belantara. Dia segera turun saat tidak merasakan adanya energi kehidupan dalam rumah tersebut. Berniat berdiam di sana. Setidaknya sampai Xiao Wang sadar baru dia akan kembali melanjutkan perjalanan. Meskipun perjalanan itu tak tentu arah.
Whush...
Kaki Xiao Long menapak. Ukuran tubuhnya yang besar hampir setara dengan dengan bangunan terbengkalai itu. Tapi masih besaran Xiao Long sedikit.
Xiao Long mengangkat tubuh Xiao Wang dengan menggunakan energi tak kasat mata. Membaringkan Xiao Wang dalam rumah tersebut. Dia juga meletakkan Pedang Dewa Siluman di sampingnya. Sembari menunggu Xiao Wang sadar, Xiao Long juga memberikan energinya pada Xiao Wang. Membantu lelaki itu untuk menyembuhkan diri.
"Lebih baik kau hentikan saja aksimu itu. Anak itu akan sadar dengan sendirinya. Tapi belum saatnya dia sadar sebab jiwanya saat ini tengah bertemu dengan sosok roh yang mendiami pedang itu, hehehe...."
Xiao Long begitu kaget saat mendengar suara itu. Segera dia menghentikan penyaluran energi terhadap Xiao Wang dan melihat ke arah orang yang berbicara itu. Xiao Long lantas mengambil sikap waspada.
__ADS_1
Orang itu sendiri menatap Xiao Long dengan tatapan aneh. Kedua sudut bibirnya terangkat, memperlihatkan sunggingan aneh di bibirnya yang mulai keriput. Rambut putih yang di sanggul serta pakaian hitam yang dikenakannya. Xiao Long tidak merasakan darah seorang Kultivator mengalir darinya, namun dia yakin orang ini bukanlah orang biasa.