Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 87 ~ Berhasil Membereskan Kelompok Penyerang.


__ADS_3

"Jadi seperti itu. Pantas saja banyak Kultivator Ranah Suci yang direkrut oleh Kelompok Naga Merah, ternyata mereka menggunakan cara ini!" gumam Xiao Wang sesaat.


Dia berniat membantu mereka, tapi punggungnya tiba-tiba saja di tahan oleh seseorang.


"Nak, serahkan mereka padaku. Kau urus saja sisanya."


\=\=\=\=


"Arghhh... Tuaann, tolong kami!!!"


Kedua orang yang merupakan Kultivator ranah Suci sekaligus lawan Xiao Wang itu tiba-tiba saja mengejang kesakitan. Meringis kesakitan, bahkan tanpa Xiao Wang menyentuh mereka.


"Hmm, jadi seperti itu. Pantas saja banyak Kultivator Ranah Suci yang direkrut oleh Kelompok Naga Merah, ternyata mereka menggunakan cara ini!" gumam Xiao Wang sesaat.


Dia berniat membantu mereka, tapi punggungnya tiba-tiba saja di tahan oleh seseorang.


"Nak, serahkan mereka padaku. Kau urus saja sisanya."


"Kakek!" ucap Xiao Wang saat mengetahui siapa orang yang menyentuh pundaknya itu.


"Memang benar apa yang dikatakan oleh kedua orang ini. Aku bisa merasakan adanya aura yang sangat jahat berniat menguasai tubuh mereka. Tapi karena Kultivasi dua orang ini yang berada di ranah Suci, sehingga mereka masih bisa melawan, meskipun itu tidak akan bertahan lama jika tidak segera diberi pertolongan!" ucap Xiao Han Ming.


"Hmm..., Dalam artian, tato yang mereka maksud itu memiliki sedikit jiwa iblis, yang mana akan langsung mengambil alih tubuh mereka saat kelompok Naga Merah ini berkhianat?!"


"Tepat sekali!" Xiao Han Ming membenarkan tebakan Xiao Wang.

__ADS_1


"Baik ... Aku mengerti!" ucap Xiao Wang sembari menganggukkan kepala sekali. "Baiklah, Kakek. Aku akan mengurusi yang lain, sementara untuk dua orang ini aku serahkan pada kakek!"


Setelah itu, Xiao Wang lantas beranjak dari sana. Dia kembali memainkan pedang dengan sangat lihai dan membantai musuh yang menghadang.


Para Penatua juga tampak telah berhasil menguasai jalannya pertarungan mereka. Lawan dibuat dalam keadaan terpuruk.


Xiao Wang bergerak cepat membantu Xiao Long. Membunuh orang-orang dari ranah Raja dan Ranah Ahli dengan sangat mudah. Sementara untuk Kultivator Ranah Suci sengaja dia buat lumpuh.


Oleh sebab para Kultivator Ranah Raja ke bawah tidak bisa menahan lebih lama jiwa iblis yang akan merasuki mereka, sehingga Xiao Wang memiliki insiatif langsung membunuh. Sebab tak ingin mengambil resiko, jika para anggota kelompok Naga Merah itu di rasuki. Tentunya masalah akan semakin besar dan merepotkan pula.


Selang beberapa saat, Xiao Wang berhasil membereskan orang-orang dari kelompok Naga Merah, namun dia masih menyisakan sebagian dan membiarkan mereka melarikan diri. Sengaja Xiao Wang membiarkan orang-orang itu hidup dengan tujuan agar memberitahu kepada kelompok Naga Merah bahwa Klan Xiao bukanlah klan yang mudah di singgung sekarang.


Tiga puluh lebih orang berjubah merah darah yang merupakan bagian dari kelompok Naga Merah itu segera melarikan diri. Tak ingin membuang kesempatan yang telah di berikan pada mereka. Xiao Wang sendiri menatap kepergian mereka dari atas gerbang yang telah hancur sebagiannya.


"Benar ... Jika kau membiarkan mereka pergi, orang-orang itu akan melapor bahwa kau telah kembali. Dan tentunya mereka akan kembali lagi dengan kekuatan yang jauh lebih besar lagi. Dan saat itu tiba, aku yakin klan kita hanya akan menjadi nama. Belum lagi nanti kelompok lain yang datang bertandang!" Xiao Tang juga ikut menimpali.


"Justru itu yang aku inginkan. Mereka hanya mengetahui bahwa aku telah kembali. Tapi mereka tidak tau kalau Kakek telah berada di klan. Dengan kekuatan yang dimiliki kakek saat ini, tidak sulit bagi kita untuk membereskan mereka. Apalagi kita juga telah mendapatkan anggota baru sekarang. Lima orang dari ranah Suci," jawab Xiao Wang dengan tenang. Lima Kultivator ranah Suci yang dia maksud di sini adalah lima orang yang semula bergabung dengan kelompok Naga Merah, namun sekarang kelimanya masih dalam proses pelepasan jiwa Iblis oleh Xiao Han Ming.


Para penatua tidak ada yang komplain lagi setelahnya. Xiao Wang lantas menghampiri Xiao Shan. "Kakek, aku harap, mayat-mayat ini bisa segera di selesaikan sebelum fajar datang. Takutnya nanti malah mengundang wabah di klan kita!" pesannya.


Xiao Shan Mengangguk. "Kau tenang saja, Nak. Tentu saja kita harus membereskan mayat-mayat ini!" jawabnya dengan nada canggung.


Sebenarnya Xiao Shan saat ini merasa lain saat berbicara dengan Xiao Wang. Dia masih ingat betul akan bagaimana aksi Xiao Wang dalam membantai musuh. Bahkan Anggota klan seperti tidak diberi kesempatan untuk ikut andil dalam pertarungan. Yang lebih banyak peran dan sangat mendominasi adalah Xiao Wang dan Xiao Long sendiri. Terlebih jurus-jurus yang dikeluarkan oleh Xiao Wang begitu mematikan semua. Dalam sekali layangan jurus, bisa langsung membunuh puluhan orang. Makanya dia tampak minder sekarang. Xiao Shan menyadari kalau Xiao Wang bukan lagi lawannya sekarang. Meskipun dia tahu bahwa Kultivasinya dengan Xiao Wang berada di ranah yang sama.


Xiao Wang memasang senyum kecil. Setelahnya berpaling dari sana. Lelaki itu hendak mengarah ke tempat dimana Xiao Han Ming saat ini tengah mengurusi Orang-orang dari kelompok Naga Merah yang memiliki kultivasi Ranah Suci.

__ADS_1


Sementara itu, di sisi lain. Xiao Feng, Xiao Yin, Xiao Ming, Xiao Fu dan Xiao Mei yang sebelumnya memilih niat untuk bertemu dengan Xiao Wang memilih untuk mengurungkannya.


"Entah mengapa aku seperti melihat sisi lain dari saudara Wang sekarang," ucap Xiao Ming.


"Benar ... Aku jadi takut untuk menghampirinya." Xiao Yin juga itu berkata.


"Mungkin ini bukanlah waktu yang tepat!" Ucap Xiao Fu.


"Ya, Xiao wang sekarang bukan lagi Xiao Wang yang dulu. Dia telah membuktikan dan bahkan telah membungkam semua orang klan yang dahulu meremehkannya. Bahkan Ketua sendiri begitu menyegani Xiao Wang tadi!" Kini giliran Xiao Feng yang berucap.


Mereka pun sepakat untuk kembali menunda menemui Xiao Wang sekarang.


***


Tempat lain, Xiao Wang bersama dengan Xiao Long tengah berjalan menuju ke halaman terbengkalai klan Xiao. Tak ada yang berani mengikuti mereka. Hingga sampai dan langsung memasuki ruang bawah tanah.


"Arrgghhh.... Sialan, aku akan membunuh mu!"


"Tuann... Tolong aku..."


"Arrgghhh...."


Sepanjang perjalanan, Xiao Wang dan Xiao Long tidak berhenti mendengar teriakan dari kedalaman ruang bawah tanah. Suara itu terdengar menggema, dan saling bersahutan.


Hingga sampailah Xiao Wang dan Xiao Long di tempat yang dituju. Tampak di sana Xiao Han Ming yang tengah duduk dalam posisi bersila. Sementara di hadapannya saat ini terdapat Lima orang yang berada dalam susunan segel formasi.

__ADS_1


__ADS_2