
Puluhan orang Kultivator ranah Langit hingga Suci dan Raja telah keluar dari markas utama kelompok Zhizao. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk menemukan keberadaan Xiao Wang serta dua orang yang merupakan mata-mata itu.
Sementara Xiao Wang masih bersikap tenang, berbeda hal dengan dua orang tersebut yang memasang wajah panik. Yakin betul bahwa mereka tidak akan lolos kali ini.
Penyamaran yang telah terbongkar, entah sejak kapan kelompok Zhizao menyadarinya, tentu saja hal itu yang membuat keduanya semakin khawatir. Apalagi saat merasakan aura intimidasi yang dipancarkan oleh masing-masing orang terhadap mereka.
"Hahaha... Benar apa yang aku curigai selama ini. Kalian berdua memanglah dua orang mata-mata utusan dari kelompok Qingjie!"
Dua orang yang dimaksud hanya terdiam mendengar perkataan dari salah satu anggota kelompok Zhizao. Pasalnya itu memang benar, mereka adalah mata-mata kelompok Qingjie.
"Tunggu apalagi, ini sudah jelas. Lihatlah lelaki itu juga berada bersama dengan dua orang dari kelompok Qingjie, sudah bisa dipastikan bahwa lelaki itu juga berasal dari sana!" Seseorang menunjuk Xiao Wang. Memang lelaki yang dia maksud tadi adalah Xiao Wang sendiri.
Sunggingan miring terlukis di wajah Xiao Wang. "Kalau memang iya, lantas apa yang kalian akan lakukan?" ucapnya dengan intonasi menantang.
Sementara dua orang mata-mata dari kelompok Qingjie tersentak saat Xiao Wang mengaku juga berasal dari kelompok Qingjie.
"Nak, jangan main-main! Dengan mengaku sebagai bagian dari kelompok kami, kau juga akan semakin sulit. Mereka tidak akan membiarkanmu hidup!"
Xiao Wang menanggapi itu dengan senyum kecil. "Kalian tidak perlu menghawatirkan ku. Masalah orang-orang ini, aku bisa mengatasinya sendiri!"
Salah satu dari mata-mata kelompok Qingjie menautkan kedua alisnya. "Nak, sekali lagi aku katakan bahwa ini bukanlah suatu yang bisa dijadikan bahan mainan."
"Sudahlah, yang penting kita sudah mengingatkannya. Adapun dia ikut atau tidak, terserah padanya...." Menghentikan perkataannya sejenak, si tinggi lalu menoleh ke arah Xiao Wang dan kembali melanjutkannya, "Jika kau mendapatkan masalah, aku tidak menjamin bisa menolong–mu!"
Xiao Wang hanya menganggukkan kepala kecil mendengar pernyataan tersebut. Tampaknya kedua orang itu masih saja meragukan kemampuan Xiao Wang.
__ADS_1
Kedua orang mata-mata kelompok Qingjie, sebut saja namanya San dan Si, mereka telah mengeluarkan senjata masing-masing dan memasang ancang-ancang. Aura siap bertarung juga telah mereka keluarkan.
"Atasan! Lelaki itu yang membunuh delapan Kultivator ranah Langit. Berhati-hatilah, kekuatannya sangat tinggi!" seorang Kultivator ranah Suci tahap 6 berbisik pada Kultivator ranah Langit tahap 8.
"Um, kau tak perlu khawatir soal itu. Dengan jumlah kita yang mencapai delapan puluhan orang ini, tetap kita akan menang. Jangan dulu menghitung delapan puluh, tiga orang dari kami saja sudah cukup untuk membunuhnya!" Kultivator ranah Langit tahap 8 itu berkata dengan penuh percaya diri. Tiga orang yang dia maksudkan adalah dirinya bersama dengan tiga orang Kultivator ranah Langit tahap 8 yang hadir di sana.
Lalu dia memerintahkan pasukan yang di bawa untuk menyerang Xiao Wang serta San dan Si.
Whush...
Whush...
Beberapa orang segera melesat dan menyerang Xiao Wang serta dua orang mata-mata tersebut.
Tak tinggal diam, San dan Si langsung memainkan senjata untuk menyambut orang-orang itu. Xiao Wang sendiri tidak mengambil tindakan. Anehnya mereka yang menyerang malah tidak mengarah ke Xiao Wang. Kelompok Zhizao seperti tak menganggap keberadaan Xiao Wang dan memilih untuk menyerang San dan Si.
Sring...
Sring...
Bunyi benturan pedang terdengar mengisi jalannya pertarungan. Itu berlangsung sangat cepat, bahkan waktu yang berjalan normal dirasa sangat lambat saking cepatnya tempo pertarungan.
Namun selang beberapa saat bertarung, terlihat San dan Si yang perlahan mulai dibuat terpojok. Beberapa pukulan serta serangan lainnya telah mendarat silih berganti di tubuh mereka berdua.
Baik San dan Si sama-sama mencoba untuk menepis serangan yang masuk. Tapi bisa menghindari satu serangan bukan berarti serangan lain yang datangnya nyaris bersamaan itu bisa dihindari lagi. Tentu saja mereka terkena serangan telak.
__ADS_1
Bukk...
Whush....
Satu tinju telak yang dilepaskan oleh Kultivator ranah Langit tahap 7 mendarat tepat di dada San membuat lelaki itu terlempar jauh hingga membentur tanah keras.
Tidak berlangsung lama, giliran Sipula yang mendapatkan serangan telak dari kultivator ranah Langit tahap 8. Itu membuatnya terjatuh dan sama menghantam tanah dengan keras.
Keretakan pada tanah terlihat dari tempat jatuhnya San dan Si. Tentu saja itu terjadi oleh sebab pukulan dari dua Kultivator tersebut yang begitu keras dan mengandung akan energi sangat besar.
Sebelumnya yang menyerang San dan Si adalah Kultivator ranah Suci hingga Langit tahap 5. Sehingga kedatangan dua Kultivator yang memiliki tahap 7 dan 8 itu begitu tiba-tiba. Menyerang saat San dan Si lengah. Dan serangan mereka berhasil mendarat sempurna di tubuh San dan Si.
Mungkin bisa dikatakan, dua Kultivator Ranah Langit tahap 7 dan 8 itu menggunakan cara licik, meski dasarnya mereka memiliki basis kultivasi lebih tinggi dari San dan Si sendiri.
"Hahaha... Kalian berdua tidak akan bisa meninggalkan kota ini, Bahkan untuk jiwa kalian sekalipun akan menetap di sini selamanya!" ucap Kultivator Ranah Langit tahap 8 dengan sombong. Menatap remeh San dan Si.
"Jiwa yang menjadi penunggu ya... Hmm sepertinya ini menarik. Aku bisa menjadikan jiwa mu sebagai penunggu di alam Ilusi ku!" Xiao Wang muncul di hadapan San dan Si. Tatapan matanya terangkat dan menatap tajam Kultivator ranah Langit tahap 8 itu.
"Dia? Sialan, bagaimana kami bisa melupakannya tadi? Tunggu, tapi tadi dia tidak ada?" Kultivator ranah Langit tahap 8 itu berkata dengan pertanyaan yang entah pada siapa dia tujukan.
Apa yang menjadi bahan tanya pikirannya, nyatanya juga dialami oleh Kultivator-kultivator yang merupakan kelompok Zhizao. Semuanya sepakat memiliki pemikiran yang sama bahwa tidak menyadari keberadaan Xiao Wang dalam pertarungan.
"Hmm..." Xiao Wang hanya memasang seringai kecil sejenak, sebelum meghilang begitu saja dari tempatnya.
dalam sepersekian detik, dirinya telah muncul tepat di hadapan Kultivator ranah Langit tahap 8. Tangannya bergerak cepat dan meraih pundak lelaki itu untuk membantingnya.
__ADS_1
Kaget, Kultivator ranah Langit tahap 8 tidak sempat mengelak. Tubuhnya dibuat terlempar searah dengan kehendak tangan Xiao Wang membantingnya. Beruntung sebelum tubuhnya benar-benar berhasil menyentuh tanah dengan keras, dia terlebih dahulu mendarat sempurna dengan tangkas.