Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 84 ~ Musuh Yang Sebenarnya


__ADS_3

"Bukan hanya aliran hitam. Tapi banyak kelompok tertentu yang akan datang menyerang kita. Tentunya mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu merebut pedang Tanpa Tanding itu dari tangan Xiao Wang!" Penatua yang lain juga ikut menimpali.


"Ya, hal itu tidak bisa kita hindarkan. Tapi Kalian tenang saja. Masalah kelompok yang datang menyerang itu, aku yakin bisa bisa kita selesaikan. Apalagi sekarang telah ada leluhur di klan kita. Tentunya tidak akan ada yang berani bertindak lebih jauh!" ucap Xiao Shan.


"Ya, apa yang dikatakan ketua benar. Juga aku yakin Xiao Wang pasti memiliki cara untuk menyelesaikan masalah itu. Mengingat bagaimana aksi serta kekuatan yang dia tunjukkan saat pertempuran beberapa bulan yang lalu!" Xiao Die juga ikut menimpali. Lalu dia menceritakan bagaimana aksi Xiao Wang saat membantai aliran hitam. Begitupun dengan hal-hal mengejutkan yang dikeluarkan oleh Xiao Wang satu per satu. Mulai dari penguasaan keterampilan ilusi, penguasaan unsur elemen berbeda sampai kekuatan besar yang dikeluarkan Xiao Wang saat menghadapi Shi Yifen.


Tentunya para penatua yang mendengar itu merasa tidak percaya. Tapi mereka juga tahu bahwa Xiao Die tidak mungkin berbohong, terlepas dari Xiao Lei yang merupakan salah satu penatua perwakilan Klan Xiao di turnamen Antar Generasi berkhianat.


Pertemuan itu berlangsung hingga senja menyongsong.


Baamm....


Baamm....


Ledakan terdengar dua kali. Para penatua klan Xiao segera bangkit dari posisi duduknya kala mendengar ledakan itu.


"Sepertinya ada yang menyerang klan Xiao kita. Mari keluar dan lihat siapa yang menyerang!" ucap Xiao Shan.


Para penatua pun lantas beranjak. Bergerak dengan kecepatan tinggi, hingga sampailah mereka di tempat dimana ledakan itu terjadi.

__ADS_1


"Ini, siluman Naga? Mengapa bisa berada di klan Xiao!" ucap Xiao Tang.


Memang ledakan yang mereka kira berasal dari serangan yang dilakukan oleh kelompok musuh, namun ternyata berasal dari seekor Naga yang tengah di kelilingi oleh anggota klan.


Terlihat di sana anggota klan Xiao tampak berusaha untuk menundukkan Naga itu, meskipun sulit. Beberapa penatua yang melihat itu tidak tinggal diam. Mereka juga ikut turun dan membantu anggota klan untuk menundukkan Naga tersebut.


"Sialan... Kalau bukan karena mereka ini berasal dari klan yang sama dengan anak itu, sudah aku bakar semuanya!" gerutu Xiao Long.


"Tunggu, naga itu sepertinya aku mengenalnya!" gumam Xiao Die, dia tampak berpikir sejenak. "Ya, itu naga yang waktu itu ikut bertarung bersama dengan Xiao Wang."


Perkataan itu, membuat Xiao Shan menautkan alisnya. "Apa maksudmu?" tanyanya.


"Ketua, kita harus menghentikan anggota klan dalam menyerang Naga itu!" ucap Xiao Die.


Tapi, ada saja penatua yang serakah. Mereka


tetap menyerang, tanpa peduli dengan peringatan Xiao Shan. Hingga datang Xiao Wang dan Xiao Han Ming.


"Xiao Long!" Xiao Wang memanggil nama Naga Magma itu, sembari itu dia juga melompat dan mendarat di tepat hadapan Xiao Long.

__ADS_1


Sontak saja tepat ketika Xiao Wang menapakkan kakinya di tanah, tolakan energi mendadak tercipta, dan menyapu anggota klan termasuk dengan penatua yang semula mengelilingi Xiao Long dan menyerang Naga Magma itu.


Di sisi lain, orang-orang yang tidak terkena tolakan energi tadi mengernyit bingung mendengar panggilan Xiao Wang. Pasalnya tidak ada satu pun anggota klan Xiao yang memiliki nama Xiao Long. Hingga mereka menyadari kalau panggilan itu ditujukan pada Naga yang saat ini berada tepat di belakang Xiao Wang.


"Dasar orang-orang kerdil. Untung saja aku masih bisa menahan diri, kalau tidak orang-orang kerdil itu telah aku bakar menjadi lelehan timah!" Xiao Long mengoceh.


Sementara itu, Xiao Wang hanya tersenyum kecut menanggapi ocehan itu. Memang ini juga salahnya karena tidak memperkenankan Xiao Long sebelumnya terhadap orang-orang klan.


"Maafkan, aku Long."


"Cih..." Xiao Long berdecih sembari membuang muka. Sementara itu, Xiao Han hanya menggeleng-gelengkan kepalanya menanggapi itu.


"Maaf semuanya, terjadi kesalahpahaman di sini. Naga Magma ini adalah Naga peliharaan ku. Kalian tidak perlu takut dengannya, sebab dia tidak akan menyerang semabrang orang!" ujar Xiao Wang mengklarifikasi.


Orang-orang klan awalnya tidak percaya bahwa naga itu tidak akan membahayakan orang-orang. Mengingat statusnya sebagai seekor Siluman. Memang beberapa penatua juga memiliki binatang peliharaan, tapi yang mereka miliki masih berstatus Binatang Buas, namun berbeda hal dengan peliharaan Xiao Wang ini. Tapi pada akhirnya mereka tidak ada yang menyerukan suara untuk komplain.


Duaarr......


Ledakan terjadi untuk kedua kalinya. Tentunya hal itu begitu mengejutkan mereka semua. Sontak saja semua pandangan menoleh ke satu arah, tepatnya ke arah gerbang.

__ADS_1


Tampak debu mengepul hebat di sana, menandakan telah terjadi kehancuran gerbang di sana.


"Musuh yang sebenarnya telah datang!" ucap Xiao Shan. Setelahnya dia mengarahkan orang-orang klan yang ada di tempat itu untuk bergegas menuju gerbang. Beberapa orang juga dia perintahkan untuk membunyikan bel tanda bahaya datang menyerang.


__ADS_2