Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 184 ~ Aliansi Bergerak


__ADS_3

Xiao Wang tengah melesat dengan kecepatan tinggi. Di belakangnya juga terlihat beberapa orang yang memancarkan aura kuat dari tubuh mereka. Serta sebuah rombongan besar yang tengah mengikuti dari bawah.


Mereka bergerak melewati hutan yang rimbun akan pepohonan yang tumbuh dengan lebatnya. Di sekitar mereka juga terdapat kabut tebal, terlihat dari siluet-siluet batang pepohonan. Ya, hari masih siang, namun pepohonan ini bahkan tidak terlihat terlihat jelas, hanya sebuah siluet yang terlihat sebab kabut tebal yang menghalau.


Mereka hampir sampai, Xiao Wang serta orang-orang yang memiliki kultivasi ranah Suci ke atas melesat terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi. Mereka meninggalkan rombongan yang terbilang banyak itu.


Xiao Wang serta orang-orang yang memiliki kultivasi ranah Suci ke atas itu berhenti tepat di salah satu depan bangunan yang ada di markas Kelompok Naga Merah.


Langsung saja masing-masing dari mereka memancarkan aura intimidasi yang sangat kuat, hingga dalam waktu yang sangat singkat telah mengundang kedatangan orang-orang yang tidak lain adalah penghuni dari markas itu sendiri.


Mengetahui orang-orang yang datang itu adalah musuh, penghuni markas kelompok Naga Merah lantas melepaskan serangan terhadap orang-orang yang tengah melayang itu.


Jubah-jubah merah terlihat berkibar di udara, bersamaan dengan itu aura merah darah juga tampak merembes dari jubah-jubah tersebut.

__ADS_1


Whush...


Terbentuk sosok manusia dari masing-masing jubah, dan itu langsung menyerang Xiao Wang serta yang lainnya.


Pertarungan langsung saja terjadi. Para penatua serta tetua kelompok yang telah tergabung dalam aliansi Huangjin masing-masing dari mereka mendapatkan lawan yang berbeda-beda kesulitan.


Asa yang mendapatkan lawan lebih lemah, seimbang begitupun juga dengan lawan yang lebih kuat.


"Cih, hanya mengandalkan kalian saja tidak akan bisa menghentikan kami. Keluarkan pemimpin kalian, sebelum orang-orang ini habis di bantai oleh orang-orang kami!" Xiao Wang bersedih lantang. Dia juga melepaskan kekuatan jiwanya untuk menjebak ratusan orang yang ada di bawahnya.


Meskipun banyak korban yang telah di bunuh oleh Xiao Wang, Qu Zheng serta yang lainnya, namun ini masih belum sampai seperempatnya saja. Pasalnya jumlah pasukan kelompok Naga Merah yang sangat banyak. Tampaknya akhir-akhir ini kelompok Naga Memecah memang banyak merekrut orang-orang untuk bergabung.


Xiao Wang memperhatikan jalannya pertarungan itu. Para ketua serta tetua dari masing-masing kelompok yang tergabung dalam aliansi Huangjin saat ini telah mendapatkan lawan yang setara. Sementara saat ini kelompok Naga Merah belum mengirimkan seorang yang memiliki kekuatan Ranah Langit tahap 5 ke atas. Begitupun juga dengan orang-orang yang memiliki kekuatan di atas Ranah, yaitu Ranah Alam Langit bahkan ketua Mereka pun belum tampak batang hidungnya hingga saat ini.

__ADS_1


Gerbang masuk kelompok Naga Merah mulai dijebol. Hancur begitu saja. Ratusan hingga ribuan pasang kaki memasuki gerbang dengan teriakan semangat berapi-api.


Pertempuran besar itu langsung saja tercipta saat itu juga.


Salam waktu singkat telah menimbulkan korban di dua kubu.


Markas Kelompok Naga Merah kini telah sangat damai oleh orang-orang yang nyaris berdesakan. Beruntung wilayah itu yang terbilang sangat luas, sehingga masih belum mencakup seluruh wilayah kelompok Naga Merah.


Xiao Wang segera mengeluarkan Xiao Long dan Yin untuk membantu dalam membantai orang-orang yang berasal dari kelompok Naga Merah.


Bentrokan senjata terdengar sangat berisik, saling bersahut-sahutan. Bersama dengan ringisan setiap kepala membuat suasana tegang semakin terasa mencekam.


Whush...

__ADS_1


__ADS_2