
Xiao Wang mengaktifkan ketrampilan Mata Dewa untuk menilik sekitar. Terang saja, orang yang melempar pisau tadi bisa dia lihat tengah berkeliaran kesana kemari dalam wujud yang transparan, serta kecepatan berpindah dan bergerak yang begitu ekstrem.
Sosok tersebut saat ini tengah melakukan suatu pola pergerakan, dimana dia akan menyerang Xiao Wang dari arah samping.
Telah mengetahui dimana dan bagaimana sosok tersebut akan menyerangnya, Xiao Wang tidak langsung bergerak menghindari serangan yang datang kepadanya. Dengan santainya dia menyambutnya.
Xiao Wang menyerong sedikit tubuhnya, tangan kanan yang bergerak cepat langsung menangkap pergelangan tangan transparan milik lawan yang saat itu hendak mengarah kan pisau padanya.
Whush...
Tubuh lawan yang semula transparan itu, kini mendadak menjadi terlihat, tepat setelah Xiao Wang mencengkeram pergelangan tangannya.
Tentu saja hal itu membuat lawan Xiao Wang itu merasa kaget.
__ADS_1
"Aku tidak berharap kau datang lebih dulu untuk melawanku! Yang aku inginkan adalah pemimpin mu! Namun karena kau menginginkan kematian yang begitu cepat, maka aku akan dengan senang hati melakukannya untukmu!" Xiao Wang menyeringai dingin. Sedangkan lawan yang melihat seringai itu merasa khawatir, yakin setelah ini tidak akan berakhir baik baginya.
Tangan kiri yang telah siap dengan energi Qi yang begitu padat di angkat oleh Xiao Wang. Setelahnya melayang hendak meninju wajah orang itu dengan sangat keras.
Raut wajah panik sekaligus khawatir terlihat jelas dari orang yang tangannya di tahan oleh Xiao Wang itu. Namun dia juga tidak bisa berbuat banyak, pergerakannya terkunci.
Baaammm....
Tubuhnya langsung terlempar mundur ke belakang dengan sangat jauh setelah tapak Xiao Wang berhasil mendarat sempurna di wajahnya.
Sekilas Xiao Wang hanya melihat korbannya tadi. Entah serangannya tadi akan mampu membuat orang tersebut terbunuh, atau justru malah pingsan. Meski demikian, yakin setelah ini dia tidak akan mendapati kembali wajahnya yang utuh.
Sejenak tiba-tiba saja Xiao Wang merasakan aura intimidasi yang sangat pekat menyapa tubuhnya. Aura itu begitu kuat, bahkan mampu membuat bulu tangannya berdiri.
__ADS_1
Xiao Wang memperhatikan sekitar, mencari-cari orang yang melepaskan aura tersebut.
Sejenak pandangan Xiao Wang terkunci pada seorang lelaki berpenampilan layaknya iblis di sela-sela ramainya orang-orang yang bertarung.
Orang yang memiliki penampilan layaknya iblis itu juga ternyata memperhatikan Xiao Wang sejak tadi. Dan kini pandangan keduanya saling bertemu.
"Orang ini yang memancarkan aura intimidasi tadi. Menimbang dari aura yang barusan dia keluarkan, orang ini tidak sederhana yang terlihat!" gumam Xiao Wang dalam hati.
Saat Xiao Wang tengah terdiam, menimbang-nimbang kekuatan sosok yang menyerupai Iblis tersebut, diam-diam ada seorang musuh yang berniat mengambil kesempatan itu untuk menyerang Xiao Wang dari belakang.
Slash....
Belum juga serangannya berhasil mengenai Xiao Wang, mendadak tubuhnya telah ambruk lebih dulu. Xiao Wang hanya melirik orang itu sekilas sembari menggelengkan kepalanya pelan. Setelah itu dia beralih membunuh musuh dan mengurangi mereka sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
Aksi Xiao Wang terhenti kala seorang yang semula menjadi pusat perhatiannya tadi kini telah bergerak menghadang dirinya. Wajahnya begitu dingin, sedingin es namun tampak sangat kejam. Sorot mata merah yang tajam mampu menciptakan intimidasi kuat. Dari tubuhnya terpancar aura kematian yang sangat pekat, itu mampu membuat siapa saja yang berada di sekitarnya akan langsung bergidik ketakutan.