
"Tidak bisa diganggu? Apakah dia tengah menjalani pelatihan tertutup di sini?" gumam Bing Xue Li kala tidak diperkenankan untuk bertemu dengan Xiao Wang oleh Lai Wei.
Lai Wei menyuruh beberapa orang untuk membawa Bing Xue Li dan memenjarakannya dalam tahanan bawah tanah.
Bing Xue Li ingin memberontak, namun dia sadar tidak ada gunanya. Sehingga tidak ada pilihan lain selain mengikuti dua orang yang membawanya.
"Tunggu!"
Sebuah seruan tiba-tiba saja terdengar, seketika menarik perhatian semua orang yang hadir di sana, termasuk juga dua orang yang hendak membawa Bing Xue Li pergi.
Seorang lelaki yang merupakan pasukan bayangan kelompok Naga Langit maju di depan. Dia menghadap Lai Wei, memberi hormat padanya.
"Mohon maaf, kepala kelompok. Apa yang dikatakan oleh gadis ini memang benar. Pemimpin memiliki hubungan baik dengannya. Aku bisa menjamin itu!" Orang itu menangkupkan kedua tangannya, memberi hormat kepada kepala kelompok Qingjie itu.
Lai Wei menatap orang di hadapannya itu dengan tatapan selidik. "Apakah kau tidak salah orang?"
"Aku pernah melihat gadis itu saat masih di markas Kelompok Naga Langit. Dan memang dia sangat dekat dengan Pemimpin!" jelas orang tersebut dengan yakin.
"Hmm, baiklah! Kau bebas kali ini, Gadis! Tapi jangan senang dulu, kau masihlah dalam tahap pengawasan kami!"
Bing Xue Li menatap orang yang barusan menolongnya itu. Setelah benar-benar terlepas dari ikatan tali yang mengikat tubuhnya, gadis itu kemudian menghampirinya.
"Terima kasih, karena telah membantu aku!" ucap Bing Xue Li dengan penuh rasa terima kasih.
"Umm!"
Permasalahan itu telah selesai sampai di sini. Mereka bubar, pasukan bayangan segera pergi untuk kembali menjalankan tugas, menyisakan satu orang saja dari mereka.
"Kau mau ikut denganku?" ajak lelaki tersebut kepada Bing Xue Li.
__ADS_1
"Tentu!" Bing Xue Li menyahuti dengan cepat. Lagipula dia tidak ada kerjaan, sehingga mengikuti orang itu bukanlah ide yang buruk.
Keduanya pun segera pergi dari sana.
***
"Kau bilang, mereka saat ini tengah menjalani pelatihan tertutup… lalu mengapa kamu tidak ikut dan berlatih bersama mereka?" tanya Bing Xue Li kepada lelaki yang telah membantunya itu. Mereka berdua saat ini tengah duduk di atas pohon. Dia memiliki nama Sa Chin.
Dilihat dari wajahnya, Sa Chin ini terbilang masih muda. Mungkin hanya berbeda beberapa tahun saja dengan Bing Xue Li, wajahnya pun terbilang tampan, namun terdapat bekas goresan panjang di bagian alis, memanjang hingga sampai di mata.
"Sebenarnya kami ditugaskan oleh pemimpin, berjaga untuk kelompok Qingjie. Selain itu, kami diberi kebebasan dalam berlatih. Dalam artian, pelatihan kami ini tidak secara tertutup melainkan seperti biasanya. Kami juga bisa mencari sumberdaya pelatihan untuk menunjang peningkatan kekuatan kami, karena memang di wilayah ini begitu bagus untuk berlatih meningkatkan kekuatan," jelas Sa Chin.
Bing Xue Li juga menyadari akan hal itu. Dia mengakui kalau wilayah ini memang memiliki energi alam yang lebih melimpah dari wilayah luar, makanya tanaman atau sumberdaya langka banyak ditemui di sini.
"Hmm, baiklah! Untuk kedepannya, aku harap kita bisa saling bekerjasama dengan baik!" tawar Bing Xue Li,. Dalam kasus ini, seorang teman untuk diajak berbicara dan berlatih bersama sangat dibutuhkan. Apalagi menunggu sampai Xiao Wang keluar dari latihan tertutup mungkin akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Maka dari itu sebelum Xiao Wang keluar, dia juga harus telah memiliki kekuatan yang tinggi, setidaknya tidak lemah ketika menjadi teman jalan Xiao Wang suatu saat nanti.
***
Kabut asap begitu pekat, menutupi wilayah dalam tekanan terberat di hutan dibalik pintu gedung lantai lima. Asap itu perlahan berubah menjadi berwarna hijau dengan bau obat khas tercium dari asap itu, Xiao Wang tengah mengendalikan api dalam tungku guna memurnikan pil didalamnya.
Baamm…
Ledakan penutup terjadi, pertanda pemurnian pil itu telah selesai. Tungku terbuka, pil keluar dari dalamnya. Aura yang dipancarkan oleh pil itu begitu kuat.
Ini merupakan pil terkuat yang pernah Xiao Wang buat. Dia memasang wajah sumringah dengan hasilnya.
"Bagus, dengan bahan-bahan yang ada tersedia lengkap ini, aku sudah bisa membuat pil dengan tingkat Alam kelas 1. Dengan bantuan pil ini, setidaknya aku bisa mempersingkat waktu penerobosan ku ke tingkat berikutnya!" gumam Xiao Wang.
Dalam dua hari, dia telah berhasil memurnikan setidaknya empat buah pil tingkat Alam kelas 1. Sembari itu, dia juga mengumpulkan energi alam untuk berkultivasi.
__ADS_1
Tekanan yang ada di hutan itu telah Xiao Wang ubah dan tambah hingga beberapa ribu kali lipat beratnya, khusus dibagian tempatnya berlatih. Dia mempelajari itu dari kitab usang pemberian Lai Wei dahulu.
Xiao Wang sempat membuka-buka kitab itu ketika menemukan waktu luang. Benar bahwa di dalamnya merupakan tulisan tangan leluhur kelompok Qingjie. Selain dengan beberapa teknik tingkat tinggi, kitab usang itu juga menjelaskan akan cara menambah beban tekanan yang ada di wilayah itu.
Setelah merasa cukup memulihkan energi setelah digunakan untuk pembuatan pil, Xiao Wang akhirnya memutuskan untuk mengecek rekan-rekannya.
Mereka berlatih dengan sangat semangat. Tampak Ratu Semut Penelan yang duduk berkultivasi, di hadapannya terlihat Xiao Mei dan Xiao Yin yang juga melakukan hal yang sama.Entah sudah berapa jam mereka melakukan hal itu. Dalam dua hari ini, ketiga orang itu banyak sekali mengalami peningkatan.
Melihat ketiganya yang masih fokus, Xiao Wang Memilih untuk beralih, pergi ke arah Xiao Ming dan rekan yang lain.
Sama halnya sebelumnya, Xiao Wang tidak menemukan adanya perubahan. Bahkan mereka masih terlalu sibuk berkultivasi sampai saat ini.
"Mereka akan mengalami banyak peningkatan setelah keluar dari sini," gumam Xiao Wang sejenak.
Dia membalikkan badan, hendak pergi dari sana untuk berlanjut berlatih. Namun Xiao Wang segera menghentikan niatnya kala merasakan adanya lonjakan energi dari tubuh Xiao Fu. Sepertinya dia akan menerobos ke ranah selanjutnya.
Xiao Wang tidak jadi pergi dan memilih untuk menunggu dan menjaga Xiao Fu, agar dalam proses penerobosan nya tidak terjadi kesalahan fatal.
Lonjakan aura di tubuh Xiao Fu semakin meningkat, dia tidak akan lama.
Selang beberapa saat, akhirnya terjadi ledakan yang dibarengi dengan perpecahan energi di tubuh Xiao Fu. Lelaki itu telah berhasil menerobos ke ranah Langit tahap 5.
Xiao Ming menghentikan proses Kultivasi, dia menghampiri Xiao Fu, Xiao Wang pun demikian.
"Selamat, akhirnya saudara Fu berhasil melakukan terobosan!" puji Xiao Ming.
"Terima kasih! Sebelum aku ke sini, menang aku merasakan akan menerobos sebentar lagi. Namun aku tidak menyangka akan secepat ini. Padahal sebelumnya aku sangat yakin akan menerobos dalam beberapa Minggu lagi, akan tetapi itu bahkan bisa aku lakukan hanya dengan dua hari!" ucap Xiao Fu.
"Saudara Fu, karena kau telah berhasil menembus ranah Alam Langit tahap 5, maka aku akan memberikan mu hadiah!"
__ADS_1