
"Hei.. apakah kau tuli? Aku memanggilmu dari tadi!" hardik Rou Shi. Memang sedari turnamen antar pemuda, putra dari raja Api ini sangat suka mencari masalah.
"Ada apa?" tanya Xiao Wang datar.
"Mau apa kau datang kemari? Kau ingin mencuri?"
Mendengar tuduhan itu, Xiao Wang serta dua rekannya malah mengernyitkan alisnya.
Dibanding dengan menjawab pertanyaan bodoh itu, Xiao Wang lebih memilih untuk meninggalkan Rou Shi, berjalan lurus ke depan tanpa menoleh ke belakang. Qu Zheng dan Bing Xue Li segera mengikutinya.
"Hei... Sialan, apakah kau memang tuli, atau mungkin pendengaranmu terlalu banyak kotorannya sampai tidak bisa mendengar lagi sekarang!"
Xiao Wang berbalik dan menoleh ke arah Rou Shi.
Deg...
Melihat tatapan itu, Rou Shi langsung merasakan ketakutan yang sangat luar biasa. Tubuhnya tiba-tiba bergetar hebat, dirinya merasakan suhu tubuhnya yang panas dingin, perutnya terasa mules, nyaris dia muntah dan pingsan saking takutnya.
Tanpa terlalu peduli dengan anak itu, Xiao Wang kembali melanjutkan langkahnya, semakin jauh hingga tak terlihat lagi oleh pandangan Rou Shi.
"Apa-apaan itu tadi? Dia sangat-sangat mengerikan!" gumam Rou Shi yang masih belum bisa melupakan tatapan mata Xiao Wang. Bahkan sampai saat ini, meskipun sudah beberapa menit Xiao Wang menghilang dari pandangannya, tetap saja dia merasa bergidik.
***
Xiao Wang, Qu Zheng serta Bing Xue Li saat ini tengah berdiri di salah satu atap bangunan terbengkalai yang ada di ibukota kerajaan Api. Mereka tengah dikelilingi oleh orang-orang yang tengah meringis kesakitan. Meski tidak nampak luka di tubuh mereka, tapi Xiao Wang tahu mereka tengah menghadapi sebuah bahaya besar pada mental mereka.
Xiao Wang melayang di udara, setelah itu dia melepaskan kekuatan jiwanya yang sangat besar.
Kekuatan jiwa tersebut terus saja melebar hingga memenuhi satu kota. Xiao Wang mulai melakukan suatu segel tangan.
"Ilusi Penghancur Formasi!" ucap Xiao Wang pelan.
Kraakk...
Tampak formasi ilusi dalam bentuk array mengelilingi satu kota tersebut mulai retak.
Setelahnya hancur layaknya pecahan kaca.
__ADS_1
Bersamaan dengan hancurnya formasi ilusi tadi, orang-orang yang berlarian kesana kemari sembari berteriak-teriak tersebut mulai berhenti.
Dari raut wajah mereka semua, sepertinya mereka tampak kebingungan. Ibarat baru saja terbangun dari mimpi buruk.
Xiao Wang melihat mereka semua sejenak yang telah kembali sadar, dia kemudian mendarat di atas atap.
"Hebat, mereka bahkan langsung sembuh sepenuhnya. Aku yakin saudara Wang pasti mengorbankan banyak sekali kekuatan jiwa untuk menyelamatkan satu kota ini dan menghancurkan pengaruh ilusi tersebut," gumam Qu Zheng.
Xiao Wang sendiri telah mendarat tepat di hadapan Qu Zheng serta Bing Xue Li.
Melihat aksi yang ditunjukkan oleh Xiao Wang tadi, Bing Xue Li bertambah terpana terhadap lelaki itu.
"Long, keluarlah. Kita akan kembali berangkat!" pinta Xiao Wang pada Naga Magma yang masih bersembunyi di dalam simbol pada keningnya.
Whush....
Tampak asap merah yang keluar dari simbol Yin Yang di kening Xiao Wang. Asap itu semakin membesar hingga membentuk sosok siluman dewa yang tidak lain dan tidak bukan adalah Xiao Long.
Naga itu telah mengepakkan sayapnya di udara tapi tetep di tempat. Xiao Wang, Qu Zheng serta Bing Xue Li segera melompat terbang dan menapaki punggung Xiao Long.
Kali ini Xiao Wang berniat menuju salah satu sekte terbesar di kekaisaran Han yang terletak di sebelah Utara kerajaan api.
***
Entah sudah berapa jam Xiao Long terbang bersama dengan Xiao Wang, Qu Zheng serta Bing Xue Li. Mungkin mereka telah menghabiskan puluhan jam untuk menemui satu per satu dari kelompok-kelompok yang ada di kekaisaran Han ini. Dan mereka telah mengumpulkan kurang lebih tujuh kelompok besar, termasuk dengan pihak kekaisaran sendiri.
Meskipun pihak kekaisaran tidak bisa ikut bergabung dalam aliansi yang kan dibentuk oleh Xiao Wang itu, namun mereka telah memberikan jaminan akan mendukung penuh Xiao Wang bersama dengan aliansi yang telah dia bentuk tersebut.
Sebenarnya selain dengan tujuh kelompok besar tersebut, ada beberapa kelompok lagi yang sempat di datangi, namun tidak jadi mereka ajak sebab di sana telah berdiri banyak sekali anggota kelompok Naga Merah, pertanda bahwa kelompok-kelompok tersebut telah berada di bawah kuasa Kelompok Naga Merah.
Setidaknya, setelah aliansi terbentuk, mereka bisa menghentikan pengaruh serta dominasi kelompok Naga Merah itu.
Whush....
Xiao Long menapak di atas tanah klan Xiao. Tiga orang yang ada di punggungnya itu segera melompat turun.
Berjalan menuju aula pertemuan klan, dapat Xiao Wang saksikan di sana sudah ada beberapa orang penatua klan Xiao. Mereka semua tampaknya memang tengah menunggu kedatangan Xiao Wang.
__ADS_1
Tidak hanya para penatua yang ada di aula tersebut, melainkan juga Xiao Shan serta Xiao Hanming.
"Bagaimana? Apakah kalian berhasil mengumpulkan kelompok-kelompok yang ada di kekaisaran Han ini untuk bergabung dalam aliansi?" tanya Xiao Wang langsung pada intinya.
Para penatua mulai melaporkan akan apa yang telah mereka peroleh setelah mengajak kelompok-kelompok yang ada di kekaisaran Han untuk bergabung dalam aliansi.
Xiao Wang memasang senyum kecil mendengar ada banyak sekali kelompok yang mau bergabung dalam aliansi tersebut.
Memang kebanyakan yang berasal dari kelompok yang berstatus kecil, sementara kelompok terbanyak kedua berasal dari kelompok menengah. Sementata untuk kelompok besar hanya tiga kelompok saja yang berhasil mereka ajak.
"Baiklah, sesuai janji maka aku akan memberi kalian pil atas keberhasilan kalian dalam mengajak banyak kelompok untuk bergabung.
Xiao Wang kemudian memberikan pil untuk mereka semua sebagai bentuk janjinya sebelum itu.
"Terima kasih! Dalam tiga hari ke depan, sampaikan kepada mereka bahwa akan ada pertemuan besar. Aku ingin melihat kelompok-kelompok mana saja yang tergabung dalam aliansi ini!" ujar Xiao Wang.
Para penatua klan Xiao tak merasa keberatan untuk menyampaikan kabar itu. Terpenting bagi sebagian dari kesatuan tersebut adalah telah mendapatkan pil tingkat Langit dari Xiao Wang.
Setelah itu pertemuan tersebut berakhir sampai di sana.
***
Dua hari telah berlalu, kerajaan api saat ini tengah mempersiapkan diri akan kedatangan urusan dari kelompok Naga Merah.
Seperti janji dari dua utusan tersebut bahwa mereka akan kembali datang dan menagih keputusan kerajaan Api. Apakah akan mengikuti kelompok Naga Merah, atau justru menolak. Tentunya kalau kerjaan api menolak untuk kedua kalinya, maka mereka akan langsung melengserkan kedudukan kerjaan api, bahkan menghapus kerjaan tersebut dari daftar kekaisaran Han.
"Apakah Tuan Xiao Wang sudah datang?" tanya Raja Api pada salah seorang jenderalnya.
Namun jawaban yang diberikan oleh jenderal tersebut begitu tidak membuat Raja Rou puas. Mukanya tampak muram.
"Aku tidak berharap kerajaan Api akan sembuh secepat itu... Kau benar-benar mengingkar, bahkan sudah ku bilang untuk tidak memberitahu pihak Kekaisaran terkait dengan ini, tapi justru kau meminta bantuan Kekaisaran, ckckck... sepertinya kerajaan api memang perlu ditumbangkan, dan diganti alihkan kekuasaannya!"
Mendadak terdengar suara yang begitu dingin. Raja Rou tersentak kaget. dirinya begitu mengenali akan siapa pemilik suara tersebut.
Whush....
Ruangan tersebut kini telah dipenuhi oleh asap merah. Semakin tebal lalu menipis setelah dua sosok manusia terbentuk dari asap merah tersebut.
__ADS_1