
"Gunung dan Langit, aku meminta restu kalian. Berilah kekuatan kalian terhadapku. Aku akan memusnahkan orang yang telah membuat kekacauan di wilayah mu!" ucap Orang tua suku Zhun melafalkan sebuah mantra.
Tak lama setelah itu, terdengar suara Guntur yang begitu menggelegar. Bersama dengan kilatan petir terlihat di awan hitam itu.
Energi alam yang melimpah ruah terserap ke dalam tubuh Orang Tua tersebut, meningkatkan kekuatannya dalam waktu singkat.
Xiao Wang yang melihat itu langsung memasang wajah buruk. Merasakan lonjakan energi dari orang tua tersebut yang semakin meningkat dan tentu saja sudah berada sangat jauh di atasnya.
Yakin meskipun menggunakan tambahan kekuatan dari pedang Dewa Siluman pun Xiao Wang masih tetap tidak akan bisa menahan serangan yang akan dilepaskan oleh orag tua tersebut.
Swosshh....
Aura menyebar luas memenuhi kediaman suku Zhun. Tapi energi itu hanya menekan Xiao wang serta orang yang bukan bagian dari suku Zhun. Sedang orang-orang dari suku Zhun sendiri tidak merasakan apa-apa.
Aura tersebut berhasil membuat Xiao Feng serta yang lainnya kesulitan dalam mengambil suatu pergerakan. Semakin sendat dan sulit, bahkan hanya untuk mengambil nafas pun susah.
Garis wajah mereka semakin memburuk seiring dengan orang-orang suku Zhun yang menyerang mereka. Nyatanya ini tidak hanya dirasakan oleh Xiao Feng dan yang lainnya saja, melainkan juga Xiao Wang merasakan ancaman tersebut.
Mengambil langkah pun seperti sedang ada yang mengawasi dengan ancaman besar yang dirasa begitu dekat dan bisa menimbulkan bahaya yang mengancam nyawa kapan saja.
"Hahaha.... Hari ini tidak akan ada yang bisa kabur dari sini. Jiwa kalian telah terikat dengan wilayah Zhun kami. Leluhur Dewa pasti akan sangat senang setelah melihat pencapaian hari ini!" ucap Orang Tua tersebut. Gelagatnya tiba-tiba terasa aneh, dari yang tadinya ibarat kakek tua yang lemah, kini malah tak ada bedanya dengan Iblis.
Whush...
Energi hijau mengelilingi orang tua tersebut. Dia memusatkan energi di telapak tangannya.
__ADS_1
"Angin Penghapus Jiwa!"
Mendadak udara sekitar berubah menipis, namun hanya sedetik sebelum kembali normal.
Tapi bukanlah udara normal yang muncul, melainkan gabungan unsur alam yang telah terbaur dengan energi milik orang tua tersebut.
"Semuanya, jangan hirup udara ini!" Xiao Wang berteriak memperingati rekan-rekannya serta Bing Xue Li dan yang lainnya. Sayangnya banyak dari mereka yang terlanjur menghirup udara. Hanya menyisakan Xiao Wang, Xiao Long, Xiao Feng, Xiao Fu, Xiao Mei dan Bing Xue Li, lain daripada itu semuanya menghirup udara dan berakhir dengan mengalami gangguan jiwa.
Xiao Ming dan Xiao Yin meronta-ronta kala merasakan rasa sakit yang luar biasa merasuki jiwa mereka. Jiwa kedua orang itu memberontak hendak melepaskan diri dengan paksa dari raga mereka.
Kasus tersebut tidak hanya di rasa oleh Xiao Yin dan Xiao Ming melainkan juga orang-orang yang terpengaruh.
Xiao Wang memicingkan matanya, dia telah mengaktifkan mata dewa sehingga bisa melihat dengan jelas energi yang menyebar itu begitu berbahaya. Dan yang paling membuat wajah Xiao Wang memburuk adalah energi tersebut yang ternyata tidak hanya masuk lewat udara yang dihirup, melainkan perlahan juga merembes masuk ke dalam lubang mata serta telinga Xiao Fu serta yang lainnya. Adapun mengapa Xiao Yin dan yang lain lebih terpengaruh di awal-awal, itu karena menghirup energi tersebut lebih mempercepat dampaknya.
Melihat ke arah Xiao Long yang masih baik-baik saja, Xiao Wang kemudian meminta naga itu untuk membawa semuanya pergi dari wilayah kediaman Suku Zhun.
"Long, apakah kau bisa mendengar ku?" tanya Xiao Wang melalui batin.
"Um... aku mendengar–mu."
"Tidak aman jika mereka terus berada di sini. Bawa mereka semua pergi dari sini sementara aku akan menahan orang tua ini!"
Xiao Long menatap Xiao Wang sejenak, dia mendengus lalu terbang dan membawa serta Xiao Ming serta yang lainnya.
Orang-orang suku Zhun bermaksud mengejar Xiao Long, sayangnya kecepatan Naga Magma itu tidak bisa untuk mereka imbangi. Bahkan dalam beberapa detik saja sudah tidak terlihat.
__ADS_1
Orang Tua suku Zhun yang melihat kepergian Xiao Long yang membawa serta mangsa-mangsanya memasang ekspresi penuh remeh.
"Kalian pikir bisa pergi begitu saja dari sini... Hahaha... Sudah ku bilang jiwa kalian telah terikat dengan wilayah Suku Zhun. Kemanapun kalian akan pergi, tetap saja kalian akan kembali ke sini," ucap Orang tua tersebut. Dia melakukan suatu gerakan tangan rumit.
Xiao Wang melihat itu tidak berniat untuk membiarkan Orang Tua tersebut bertindak lebih jauh.
"Api Iblis!"
Baamm...
Tubuh orang tua tersebut meledak kala serangan tak terduga tiba-tiba saja menyapa tubuhnya. Namun itu tidak begitu memberikan efek khusus, bahkan dia masih baik-baik saja sekarang.
"Hahaha... percuma saja kau menyerang ku. Semua serangan mu ibarat gumpalan kapas yang tidak akan pernah bisa menyakiti ku." Berkata dengan menyeringai iblis. Orang tua tersebut mengeluarkan serangan kuat yang langsung diarahkan pada Xiao Wang.
Tali-tali energi berwarna hijau langsung saja menangkap tubuh Xiao Wang dan mengikatnya. Setelah itu serangan susulan datang. Bahkan masih dalam radius jarak sepuluh meter saja Xiao Wang sudah merasakan ancaman yang sangat besar.
Tubuh Xiao Wang bergetar, dia tampak khawatir dengan keringat dingin telah merembes keluar di pelipisnya. Perasaan ini kembali dia rasakan setelah sekian lama. Aliran energi dalam tubuhnya mendadak terkunci.
Bahkan untuk mengeluarkan kekuatan saja dia sudah tidak bisa, apalagi untuk menghindari serangan tersebut.
Serangan yang datang semakin mendekat, Xiao Wang semakin merasakan bahaya yang tak bisa di ungkap dengan kata.
Baammmm....
Belum juga serangan tersebut megenai tubuh Xiao Wang, namun sudah meledak lebih dulu.
__ADS_1