Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 173 ~ Pertemuan


__ADS_3

Xiao Wang berjalan meninggalkan kedua orang itu. Namun dalam selangkah, dia telah menghilang dan muncul kembali tepat di hadapan Raja Rou.


Tampak kedua mata Raja Rou tidak bisa berpaling dari mayat dua orang itu. Meskipun jarak antara dirinya dan kedua orang bertudung tadi cukup jauh, namun cukup jelas dia bisa melihat bagaimana kondisi yang dialami oleh dua orang itu. Memangsa saat terjadi pertarungan, dia sempat keluar dari istana untuk melihat akan bagaimana jalannya pertarungan.


"Apakah Yang Mulia belum puas dengan memandangi dua mayat itu?" Pertanyaan Xiao Wang langsung membuyarkan perhatian Raja Rou. Sejenak lelaki itu kaget dan saat melihat Xiao Wang tiba-tiba saja berada di hadapannya tubuhnya dengan sendiri mengeluarkan refleks mundur. Sepertinya instingnya mengatakan ancaman bisa datang dari Xiao Wang.


"Sekarang, tidak ada yang perlu diperhatikan lagi soal kelompok Naga Merah. Aku harap, kerajaan api bisa ikut hadir dalam pertemuan besar yang akan diadakan besok di klan Xiao!" ujar Xiao Wang sejenak, setelah itu dia menangkupkan tangannya pada raja Rou. Xiao Long keluar dan terbang di udara. Xiao Wang naik di punggung Naga Magma itu dan diikuti oleh rekan-rekannya.


Whush...


Dalam sekejap mata mereka telah menghilang dari sana.


Tujuannya adalah kembali ke klan Xiao.


Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk sampai di klan Xiao. Di sambut oleh Xiao Hanming serta Xiao Shan.


"Wang'er... kami ingin berbicara denganmu! Mari ikuti kami!" pinta Xiao Hanming.


Xiao Wang sendiri tidak menolaknya. Dia ikut berjalan mengekori Xiao Hanming serta Xiao Shan. Sementara untuk rekan-rekannya sendiri telah kembali ke kediaman. Untuk Laohu juga telah masuk ke dalam kening Xiao Wang.


Melihat dari raut wajah yang di tunjukkan oleh Xiao Hanming serta Xiao Shan yang begitu serius, Xiao Wang sudah jadi curiga bahwa telah terjadi masalah.


"Ada masalah apa kakek?" tanya Xiao Wang setelah mereka telah berada di sebuah ruangan cukup luas namun hanya ada mereka bertiga di sana.


"Hmm, tadi kami mendapatkan kabar bahwa beberapa kelompok yang sebelumnya telah masuk dan tergabung dalam aliansi malah memundurkan diri." Xiao Shan yang menjawab pertanyaan Xiao Wang tadi.


Menoleh ke arah Xiao Shan sejenak, Xiao Wang kemudian berkata kembali, "Hmm, biar ku tebak, ini pasti ada kaitannya dengan kelompok Naga Merah?"


Xiao Hanming serta Xiao Shan menganggukkan kepala pelan, pertanda membenarkan tebakan Xiao Wang.


"Kelompok ini tidak bisa dibiarkan terus seperti ini! Meskipun beberapa rencana mereka telah berhasil kita patahkan, namun kelompok Naga Merah akan selalu menggunakan cara lain dalam melakukan aksinya." Xiao Wang menghentikan perkataannya sejenak, sebelum kembali melanjutkannya. "Kita akan membahas ini besok saat di pertemuan."

__ADS_1


Setelah itu ketiga orang tersebut mengakhiri pembicaraan itu.


***


Kelompok-kelompok yang di undang untuk menghadiri rapat besar di klan Xiao mulai berdatangan satu per satu perwakilannya.


Kerajaan Rou, perwakilan kekaisaran serta beberapa orang-orang penting juga ikut bergabung di sini.


Xiao Shan begitu sibuk dalan menyambut para tamu tersebut. Begitupun juga dengan para penatua yang lain.


Semuanya telah berkumpul dalam satu ruangan yang besar, di mana di sana terdapat satu meja bundar yang besar pula. Semua tamu undangan itu telah hadir, namun masih ada satu kursi yang masih kosong. Kebanyakan dari mereka menebak bahwa kursi kosong tersebut milik salah seorang penatua klan Xiao.


Namun setelah beberapa saat menunggu, muncul tiga orang yang memasuki ruangan tersebut. Wajahnya yang terlihat dingin bersama dengan aura gelap yang terpancar dari tubuhnya.


Beberapa orang yang ada di ruangan itu langsung saja melepaskan nafsu membunuh mereka kala melihat kedatangan tiga orang berpakaian hitam itu.


Dari ketiganya, yang paling dominan adalah seorang lelaki berambut putih panjang, tampak usianya yang terlihat masih kepala tiga, namun sebenarnya usianya sudah mencapai lebih dari itu.


"Jun Yun Ao, mengapa dia berada di sini? Jangan bilang kalau dia mau melakukan keributan di sini!" Salah seorang yang perwakilan dari sekte aliran netral menengah berkata dengan intonasi geram. Tampak dia begitu tidak senang dengan kehadiran orang itu.


"Ya, tapi lihatlah situasinya, dia tidak akan mungkin membuat kekacauan ditengah-tengah banyaknya orang-orang aliran putih netral yang ada di sini!"


Kang Jui bangkit dari tempat duduknya dan menghadang langkah kaki tiga orang yang merupakan aliran hitam itu, lebih tepatnya sekte Tengkorak Naga.


"Kau tidak diundang dalam acara ini. Sebaiknya kau pergi sebelum menyesal!" ancam Kang Jui. Berkata dingin dengan tatapan tajam juga diarahkan ke arah Jun Yun Ao.


Membalas tatapan itu sekilas dengan tatapan tajam juga, Jun Yun Ao aku mengalihkan pandangannya lurus, kembali mengangkat kaki untuk melangkah, dia seperti tidak memberi muka Kang Jui.


Hawa di ruangan itu mendadak meningkat drastis. Dalam waktu singkat nuansa di ruangan itu kini berubah menjadi menegangkan.


Tentu saja diacuhkan begitu saja membuat Kang Jui tersinggung.

__ADS_1


"Berani sekali kau bersikap seperti itu!" Kang Jui langsung saja dia menyerang Jun Yun Ao.


Whush...


Tinju telak melayang keras namun dengan mudahnya itu di tepis oleh Jun Yun Ao.


Angin menyebar sesaat saat kedua tinju itu bertemu. Mengibarkan jubah kedua orang itu, pun juga dengan rambut keduanya.


Jeda terjadi sesaat dengan kedua punggung tinju yang masih menempel.


Keduanya sama-sama melepaskan aura saling mengintimidasi. Tampak dari aura yang merembes, kedua orang itu memiliki kekuatan yang sama kuatnya.


"Ehem... Sepertinya ada kesalahpahaman!" Xiao Wang berjalan mendekati keduanya, berniat untuk menengahi mereka berdua.


"Aku yang mengundang Tetua Jun Yun Ao untuk menghadiri acara ini!"


Mendengar itu, tidak hanya Kang Jui yang terkejut, namun hampir semua orang yang ada di sana bereaksi sama.


"Apa-apaan ini? Mengapa kau mengundang aliran hitam untuk acara penting ini?" Tetua Kang Jui bertanya dengan intonasi tidak suka.


"Aku memiliki alasan untuk itu!" jawab Xiao Wang santai.


"Cih, para aliran hitam tidak ada yang bisa dipercaya. Bisa jadi dia ini hanya berpura-pura menjadi bagian dari aliansi, namun nyatanya dia ini malah mata-mata yang dikirimkan oleh kelompok Naga Merah." Kang Jui tidak ingin tinggal diam sebelum Jun Yun Ao.


"Aku bisa menjamin akan hal itu!" ujar Xiao Wang.


Meskipun agak berat dan tidak terima, namun para perwakilan tersebut tidak ada yang membantu setelahnya, membiarkan saja Jun Yun Ao untuk ikut bergabung.


Beberapa saat, rapat resmi dimulai. Xiao Wang berdiri dari kursinya, lalu mulai berbicara.


"Terima kasih kepada kalian semua yang hadir dan memenuhi undangan pertemuan besar ini. Aku yakin kalian pasti sudah mengetahui akan tujuan serta maksud dari diadakannya pertemuan ini... Tentunya erat kaitannya dengan kelompok Naga Merah!"

__ADS_1


Semuanya terdiam mendengarkan setiap kata yang dilontarkan oleh Xiao Wang. Lelaki itu juga menyampaikan beberapa kata pengantar sebelum masuk ke dalam inti pertemuan itu.


__ADS_2