Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 113 ~ Meningkat Satu Tahapan


__ADS_3

"Entah akan bagaimana nasib mereka. Semoga saja dalam keadaan aman... Sepertinya memang kita semua harus terpisah. Aku akan meningkatan kekuatanku terlebih dahulu, baru setelah itu akan mencari mereka!"


Setelahnya Xiao Wang memilih untuk duduk di mulut jurang. Memperhatikan hamparan awan di bawah Jang lapis berikutnya tersebut dengan perasaan nyaman. Xiao Wang menghirup udara, semuanya tampak terasa segar menyentuh paru-paru.


Lalu Xiao Wang memulai aktivitasnya. Menyerap energi alam masuk ke dalam tubuhnya dengan posisi lotus, lalu mengubah energi alam tersebut menjadi Qi murni dalam tubuhnya.


Sensasi berbeda dirasakan oleh Xiao Wang saat menyerap energi alam yang ada di tempat itu. Dia merasakan kenyamanan yang tiada Tara, membuat Xiao Wang Semakin terbuai sampai melupakan segala urusannya yang berkaitan dengan duniawi.


\=\=\=


Entah sudah berapa waktu terlewati, tapi Xiao Wang belum juga mengalami penerobosan. Memang dia sadar bahwa semakin tinggi Kultivasinya, maka akan semakin sulit luka baginya untuk menerobos ke ranah selanjutnya. Meskipun ditempat ini yang terbilang sangat padat akan energi alam.


Xiao Wang membuka kedua matanya. "Lebih baik aku sembari mengonsumsi pil tingkat Langit untuk mempercepat prosesnya," gumam Xiao Wang.


Lantas mengeluarkan satu biji pil tingkat Langit. Xiao Wang langsung menelannya, kau kembali di dalam posisi Kultivasi.


Menghabiskan waktu selama belasan jam. Xiao Wang tetap melakukan hal yang sama. Dimana selain dengan mengumpulkan energi Qi, dia juga mengonsumsi pil.


Meskipun dirasa kekuatannya semakin meningkat, tapi tetap Xiao Wang belum berhasil menerobos dinding basis Kultivasi berikutnya.


Sekarang Xiao Wang baru merasakan bagaimana dan apa yang di alami oleh Kultivator lain yang memiliki kultivasi sama dengannya. Dia kini mengetahui mengapa mengapa sangat sedikit sekali orang yang memiliki kultivasi Ranah Langit. Bahkan Kultivator ranah Suci tahap 9 pun membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk menerobos.


"Ini tidak semudah yang dibayangkan. Aku bahkan sudah menghabiskan 4 pil tingkat Langit. Namun bahkan belum bisa menerobos ke ranah berikutnya," ujar Xiao Wang.


Dia bangkit dari posisinya. Xiao Wang berniat berkeliling sejenak, untuk memeriksa lebih dalam wilayah yang dia datangi ini. Sekedar mencari-cari hal aneh yang dimaksud oleh Xiao Feng. Xiao Wang yakin bahwa di sekitaran tempat ini, dia akan menemukan hal-hal aneh tersebut. Tapi sejauh ini belum ada satu pun hal aneh yang dia lihat atupun terjadi.


"Hmm, apakah hal-hal aneh tersebut akan muncul setelah aku melakukan sesuatu?" pikir Xiao Wang.


Untuk membuktikan perkiraannya tersebut, maka Xiao Wang memilih untuk mengeluarkan tungku Naga Api dari cincin ruang miliknya. Xiao Wang berniat melakukan terobosan baru dengan membuat pil lebih tinggi lagi. Memang selama ini hanya bisa menyuling pil tingkat Langit kelas 5.

__ADS_1


Setelah mengeluarkan bahan-bahan yang akan dia gunakan untuk penyulingan tersebut, Xiao Wang lantas menyalakan api pada tungku tersebut.


Beberapa tanaman herbal yag akan dia gunakan untuk membuat pil kali ini memiliki usia di atas seribu tahun. Bahkan satu diantaranya telah mencapai usia ratus ribu tahun. Begitupun juga dengan bahan Lin yang tidak kalah tingginya. Xiao Wang yakin, asalkan penyulingan pil ini berhasil, maka pil yang akan dia hasilkan nantinya juga akan memiliki kualitas tinggi.


Xiao Wang memasuki bahan ke dalam tungku. Tidak berhenti lelaki itu mengendalikan temperatur nyala api tungku. Setelah melakukan pemurnian, pil di dalam tungku mulai terbentuk. Proses itu sendiri membutuhkan waktu selama beberapa jam.


Baamm...


Lonjakan energi hebat langsung terjadi pada tungku. Tungku Naga Api bergetar, sedangkan Xiao Wang hampir selesai dengan pekerjaannya.


Selang beberapa saat,tutup tungku terbuka. Pil dari dalam tungku itu bergerak tak tentu arah. Dia seperti memiliki jiwa, hingga melesat dengan kecepatan tinggi, meninggalkan bayangan energi hijau di setiap pergerakannya. Namun pada akhirnya pil tersebut berhenti tepat di tangan Xiao Wang.


"Hmm, lumayan ada kemajuan. Pil tingkat Langit kelas 7." gumam Xiao Wang. Dia memang wajah sumringah melihat hasilnya.


Xiao Wang juga menyadari satu hal bahwa lautan Jiwa spiritual nya juga ikut memberikan kontribusi terhadap kemajuan pil ini.


tungku Api Naga kembali Xiao Wang masukkan ke dalam cincin ruang. Terdiam sejenak, Xiao Wang menunggu sesuatu atau hal-hal aneh terjadi padanya setelah melakukan penerobosan dalam menyuling pil.


"Hmm, apakah aku salah menduga? Bahkan tidak ada yang terjadi setelah aku berhasil membaut pil tingkat Langit kelas 7 ini!" gumam Xiao Wang.


Namun dia tidak menyerah dan terus mencoba dengan segala dugaan sebagai dasar utamanya dalam percobaan tersebut.


"Baiklah, jika melakukan penyulingan pil tingkat Langit tidak mampu dalam mengundang hal-hal aneh tersebut, maka akan aku coba cara lain!"


Xiao Wang kembali ke tempat semula saat dia berkultivasi. Lalu dia mulai melakukan hal yang sama.


Menyerap energi alam, namun kini Xiao Wang tampaknya lebih ganas dari sebelumnya. Menyerap energi alam dan menyempurnakannya ke dalam tubuh.


Selang beberapa puluh menit, Xiao Wang kemudian mengeluarkan pil tingkat Langit kelas 7. Memperhatikan pil yang memancarkan aura obat kuat tersebut sejenak, setelahnya dia lantas memasukkan pil tersebut ke dalam mulutnya.

__ADS_1


Melanjutkan kembali kultivasinya. Hingga dalam satu jam kemudian, Xiao Wang mulai merasakan lonjakan energi dalam tubuhnya yang bergejolak, tampaknya dia akan menerobos basis Kultivasi selanjutnya.


Baaammm...


Benar saja, ledakan teredam terdengar dari tubuh Xiao Wang. bersamaan dengan itu aura Xiao Wang juga ikutan meningkatkan. Energi yang semisal terpecah kini berkumpul kembali dan terserap ke dalam tubuh Xiao Wang.


Dia bangkit dari posisi lotus. Menghadap ke hamparan awan yang menutupi jarak pandang terhadap apa yang ada di dasar jurang tersebut. Xiao Wang menarik nafas dalam sejenak, lalu menghembuskan kasar melalui mulutnya.


"Aku bahkan baru mencapai ranah Langit tahap 2. Ini masih jauh dari kata cukup untuk menyelamatkan ayah, Ibu serta Xiao Long!" gumam Xiao Wang dengan intonasi sedikit parau.


Meskipun apa yang dia katakan itu ada benarnya, bahwa kekuatan Xiao Wang belum cukup untuk membantu ayah serta ibunya. Tapi bagaimana pun dirinya telah berusaha keras, bahkan bisa mencapai ini semua di usianya yang kepala dua.


Beberapa saat termenung, Xiao Wang tiba-tiba menyadari kalau drinya saat ini tidak lagi menginjak tanah. Tubuhnya melayang di udara, sementara tanah yang dia pijaki tadi telah menjauhkan diri dengan menyusut dan akan menyatu dengan dinding tebing luas yag ada di hadapannya itu. .


"Apa ini?" gumam Xiao Wang. Dia lantas terbang dan menghampiri dinding tebing yang berjarak lima puluh meter jauhnya dengan tempatnya sebelumnya.


Whush....


Tidak sengaja Xiao Wang terserap ke dalam tebing. Ya, ini seperti dinding portal penghubung antara tempat yang satu dengan tempat yang lain.


Benar saja, Xiao Wang di lempar dalam sebuah ruangan tertutup namun cukup luas. Beruntung Xiao Wang masih bisa memposisikan dirinya dengan mendarat sempurna setelah sebelumnya sempat dia melakukan suatu rolling. Pasalnya tolakan energi saat dia memasuki portal tadi begitu kuat dan mengandung tekanan energi yang sangat besar.


Xiao Wang menyapu pandangannya di sekitar. Meskipun tampak tertutup, tapi ruangan ini sangatlah luas, mencapai dua puluh meter, itupun belum dengan ruangan yang ada di balik pintu-pintu yang tersebar di beberapa dinding. Beberapa alat penerangan juga terlihat pada pilar-pilar yang berdiri menyanggah dan terhubung dengan langit-langit ruangan tersebut.


"Hmm, jadi seperti itu? Jika hendak mengeluarkan sesuatu atau hal-hal aneh di wilayah ini, maka aku perlu meningkatkan kultivasi ku. Minimal satu tahapan," ujar Xiao Wang perlahan.


Dia lantas berjalan menilik ruangan itu lebih jelas.


Banyak ukiran-ukiran aneh yang terpampang di dinding-dinding ruangan tersebut. Xiao Wang mengambil obor dari salah satu dinding, dia akan menggunakan obor tersebut sebagai penerangan untuk melihat lebih jelas ukiran yang berada di wilayah gelap.

__ADS_1


Kreekk...


Bunyi gesekan benda yang bergesekan terdengar begitu nyaring di belakang Xiao Wang. Dan itu tentu saja membuat lelaki itu kaget. Segera dia menoleh untuk memeriksanya.


__ADS_2