Kultivator Dewa Xiao Wang

Kultivator Dewa Xiao Wang
Ch. 105 ~ Shi Yifen Kalah


__ADS_3

Wajah Xiao Wang memburuk saat melihat Portal Kegelapan telah terbentuk sempurna. Tinggal menunggu makhluk di dalamnya untuk keluar. Tapi tiba-tiba saja seseorang memegangi pundaknya seraya berkata.


"Butuh bantuan, Nak?"


Xiao Wang menoleh dan mendapati Xiao Han Ming.


"Kakek!" Dia sedikit bernafas lega.


Xiao Han Ming memasang senyum kecil. "Kau urusi saja pria itu. Biar portal ini menjadi urusan aku!"


Xiao Wang tersenyum sumringah dengan demikian dia bisa dengan tenang menghadapi Shi Yifen. "Baiklah, Kakek!"


Xiao Han Ming menganggukkan kepalanya kecil.


Sementara Xiao Wang beralih ke Shi Yifen. Tanpa banyak bicara dia langsung melesat ke arah lelaki itu.


Pertarungan kembali berlangsung. Shi Yifen meyambut setiap tebasan telak yang dilancarkan oleh Xiao Wang.


Bertarung dengan beban yang telah sedikit menghilang, membuat Xiao Wang semakin yakin dengan setiap serangannya. Dia pun telah berhasil membuat Shi Yifen dalam keadaan terdesak. Setiap tebasan tajam yang di lepaskan terasa semakin kuat dan berat bagi Shi Yifen.


Shi Yifen tak percaya bahwa kini dia telah berhasil di sudut–kan oleh Xiao Wang. Apalagi gerakan Xiao Wang saat ini semakin sulit untuk dia imbangi.


"Api Iblis!"


Whush...


Baamm....


Shi Yifen terkecoh oleh serangan energi api yang sesaat meghilang itu. Sehingga dia yang tidak waspada malah terkena ledakan api yang begitu tiba-tiba.


Merasakan tubuhnya yang sedikit kebas oleh ledakan tadi, namun Shi Yifen tidak peduli akan hal itu, melainkan berfokus pada pakainya saat ini yang telah terbakar oleh api. Segera dia berusaha untuk memadamkannya sebelum api tersebut berhasil menghanguskan pakaiannya.


.Setelah berhasil memadamkan api, kini Shi Yifen mengangkat pandangan dan berniat akan menyerang balas Xiao Wang. Tapi dia segera menghentikan aksinya dan malah menautkan kedua alisnya.

__ADS_1


Apa yang dia lihat begitu jauh dengan nuansa sebelumnya. Semuanya tampak berwarna merah. Bahkan aroma darah tercium begitu pekat ditempat ini.


"ini adalah Ilusi!" gumam Shi Yifen.


Bayangan-bayangan hitam membentuk tangan besar nan memanjang datang menyerangnya.


Shi Yifen berusaha untuk menghindar, dia juga menggunakan pedang untuk menebas. Namun sekuat apapun di berusaha tetap tangan itu berhasil menangkapnya.


Setelah tangan menangkap Shi Yifen, mendadak aura kematian terasa begitu pekat, dan itu berhasil membuat Shi Yifen merinding. Aura sepekat itu pernah dia rasakan saat tengah bersama dengan Iblis. Dia tidak menyangka akan kembali merasakannya di dunia ilusi ciptaan Xiao Wang.


Tak lama setelahnya, ketakutan Shi Yifen muncul membentuk sosok wujud menyerupai dirinya. Namun dalam keadaan wajah yang hancur dan tubuhnya membusuk. Dia mendekati Shi Yifen.


Berniat mengindar, namun Shi Yifen di tahan oleh bayang tangan yang masih mengurung pergerakannya. Tapi bayangan itu kini melepaskan diri dan menyusut dalam tanah.


Tanpa pikir panjang, Shi Yifen mengangkat pedang lalu melesat ke arah Makhluk yang terwujud dari ketakutannya itu. Menyerang dengan membabi buta, sayangnya dia tidak lebih kuat darinya. Shi Yifen dibuat jatuh bangun olehnya.


Slash....


.Tusukan dalam menembus jantung Shi Yifen. Matanya melotot sembari menatap wajah hancur tepat di depan matanya. Wajah itu seperti menyunggingkan senyuman. Namun itu membuat wajah hancur itu semakin terasa hancur pula.


Shi Yifen tidak mempedulikannya, memilih untuk melepaskan pedang yang menusuk jantungnya.


Slash...


Dia meringis perih. Namun belum berakhir sampai di sana. Kelelawar yang berukuran diluar batas normal muncul begitu banyak. Mereka semua mendatangi Shi Yifen dan menyerang tubuhnya. Cakar tajam dari kelelawar itu langsung merobek-robek tubuh Shi Yifen.


Nasibnya begitu buruk di alam ilusi ini. Namun dengan susah payahnya, Shi Yifen akhirnya berhasil keluar. itupun banyak sekali kekuatan yang dikorbankan untuk berhasil melepaskan diri dari jeratan alam ilusi.


Shi Yifen yang telah kembali ke dunia nyata menatap tajam Xiao Wang namun dengan ekspresi yang sangat kusut. Dari ekpresi yang Shi Yifen pasang itu telah menyiratkan akan sebagaimana tersiksanya dia saat berada dalam alam ilusi Xiao Wang.


Di sisi lain, Shi Yifen juga bisa melihat bahwa portal kegelapan telah berhasil dihancurkan oleh Xiao Han Ming. Tentu saja itu semakin membuat wajahnya semakin memburuk. kekalahannya telah berada di depan mata.


Menoleh ke bawah ke arah pasukan kelompok Naga Merah. Mereka juga tidak berada dalam keadaan baik. Pasukannya di bantai habis-habisan oleh seorang gadis cantik. Begitupun juga dengan Klan Xiao serta Sekte Lotus Es ikut andil dalam membereskan pasukannya.

__ADS_1


"Sialan, jika begini kami yang akan kalah!" ujar Shi Yifen.


Untuk bertarung kembali, rasa-rasanya tidak bisa dia lakukan oleh sebab kekuatannya yang terkuras banyak saat berada di alam Ilusi.


Shi Yifen berniat untuk kabur. Namun Xiao Wang mengetahui maksudnya dan tidak akan membiarkannya pergi begitu saja.


"Kau pikir bisa pergi begitu saja, setidaknya tinggalkan terlebih dahulu sebelah tangan mu sebelum kau pergi!" ujar Xiao Wang. Dia lantas menghilang dari tempatnya.


Shi Yifen segera mengambil sikap waspada dan mewanti kemunculan Xiao Wang.


Slash....


Lengan yang memegang pedang itu mendadak terpotong begitu saja. Shi Yifen meringis, sembari bergerak mundur menjauhi Xiao Wang.


Namun lelaki itu tampaknya tidak akan melepaskan begitu saja. Xiao Wang kembali maju mengejar Shi Yifen.


Brushh...


Semburan asap beracun dikeluarkan oleh Shi Yifen dari mulutnya. Dan berhasil mengecoh Xiao Wang. Setelah itu Shi Yifen lantas menghilang dari sana.


Sementara Xiao Wang berhasil tidak terkena efek dari asap racun. Dia melihat Shi Yifen telah berhasil melarikan diri.


"Sialan!" geramnya kesal.


Xiao Wang lantas menghampiri lengan Shi Yifen. Melihat pedang yang digunakan Shi Yifen tadi, Xiao Wang lantas mengambilnya. Merasakan kekuatan yang terkandung dari pedang itu yang tidak biasa, maka Xiao Wang lantas menyimpannya dalam cincin ruang. Begitupun juga dengan. Pedang Dewa Siluman telah dia simpan.


Setelah itu Xiao Wang lantas menghampiri tubuh Xiao Long yang masih terbaring di tempat. Kondisinya begitu sangat buruk, melihatnya membuat Xiao Wang merasa lain. Merasa rasa bersalah dan gagal membantunya tadi.


"Ada apa dengan Naga mu itu?" tanya Ratu Semut yang tiba-tiba saja muncul di sampingnya.


"Dia tewas oleh orang-orang berjubah itu!" jawab Xiao Wang.


"Uhuk..." Mendadak Xiao Wang terbatuk. Dadanya tiba-tiba terasa sesak dengan tubuh yang terasa sangat berat. Kepalanya pusing, mata memberat, dia akhirnya tidak sadarkan diri.

__ADS_1


Hal Ini sendiri disebabkan oleh kekuatan yang dia keluarkan telah melewati batas kemampuannya. Apalagi mengeluarkan keterampilan rahasia Klan Xiao yang dia sempurnakan sedemikian mungkin di banding dengan saat berlatih, sehingga memakan begitu banyak kekuatannya. Ditambah dengan saat menggunakan ilusi untuk menghadapi Shi Yifen, dimana dia juga membutuhkan kekuatan yang sedikit lebih banyak dari teknik rahasia klan Xiao, untuk menjebak seorang Kultivator kuat setingkat Shi Yifen.


Xiao Wang terbaring dan menimpa tubuh Xiao Long.


__ADS_2