Mengejar Cinta Duda Tampan

Mengejar Cinta Duda Tampan
Season 2 Aku Percaya Rey Akan Kembali


__ADS_3


Hatiku berkata jika suamiku akan baik-baik saja dimanapun dia berada dan aku percaya dia akan kembali ke sisiku secepatnya. ~Jessica Alexzandra Caroline~


****


Kehadiran dua orang yang begitu tergesa membuat semua orang menatap ke arahnya. Terlihat Bima dan Jack yang sedang mengatur nafasnya sampai terlihat bulir keringat di dahi mereka. Sungguh kedatangan mereka tentu saja membuat semua orang merasa heran. Apalagi ditambah penampilan yang acak-acakan sudah membuat atensi mereka terfokus pada mereka.


"Ada apa, Jack? Kenapa kau berlari?" tanya Stevent yang saat itu sedang duduk di sofa.


"Maaf, Tuan. Saya membawa kabar tentang Tuan Rey," sahut Jack membuat Jessi yang sedang berbincang dengan Amanda menoleh.


"Ada kabar apa lagi, Jack? Cepat katakan padaku!" seru Jessica tanpa sadar.


Setelah mengetahui jika yang berada di balik foto itu adalah sahabatnya. Entah kenapa membuat emosi Jessi tak menentu. Bukan karena dia tak percaya akan Rey, melainkan dirinya begitu tahu bagaimana sikap sahabatnya yang sudah seperti wanita liar. 


"Memang benar Tuan Rey pergi ke rumah Tuan Sanoci. Tapi ketika saya kesana bersama Bima ternyata rumahnya sudah sepi," jelas Jack membuat Jessi terperangah.


"Apa maksudmu sepi, Jack?" 


"Rumahnya kosong, Nona. Hanya ada mobil Tuan Rey di depan."


"Apa!" Itu bukan suara Jessi. Melainkan suara Mama Ria yang kaget.

__ADS_1


Sungguh dirinya merasa shock hingga membuat dadanya sakit. Tentu hal itu membuat Jessica khawatir. Dia perlahan mengelus punggung sang mertua dan menenangkannya. 


"Tenanglah, Ma. Ingat jantung, Mama." 


Mama Ria memejamkan matanya. Dia mencoba mengatur nafasnya agar jantungnya tak merasa kaget dan sakit. Perlahan setelah mulai tenang, sakitnya juga mulai mereda. Dia kemudian kembali menatap kedua pria yang masih setia berdiri.


"Lalu putraku dimana, Bim?" tanya Mama Ria sendu ke arah asisten putranya itu. 


Bima menggeleng dan menunduk. Sungguh dirinya tak tahu menahu akan hal ini. Mencari identitas tentang keluarga Sanoci saja sudah membuatnya begitu sulit karena begitu privasi. Kemudian sekarang mencari keberadaan sahabat sekaligus bosnya itu seakan hilang ditelan bumi. 


Melihat jawaban Bima tentu saja membuat tangis wanita paruh baya itu pecah. Bahkan Amanda saja sampai menutup mulutnya tak percaya melihat keadaan suami dari sahabatnya ini. Semua orang merasa sedih yang mendalam. Tapi hanya satu orang saja yang duduk diam menatap kosong ke depan.


Siapa lagi jika bukan Jessica. Wanita itu mematung dengan banyaknya pikiran di otaknya. Ia tak menyangka sebelum dirinya meminta maaf ternyata datang lagi ujian kepada mereka.


"Bantu Mama menemukan papamu, Sayang." Doanya dalam hati. 


Dalam hal ini tentu yang paling khawatir adalah Jessica. Gadis yang mencintai suaminya begitu dalam diliputi perasaan cemas dan panik. Namun, tetap saja Jessi mendoktrin otak nya agar ingat tentang kesehatan dan keselamatan calon bayinya. 


Karena bagaimanapun ia tak boleh egois. Jika sesuatu terjadi pada bayinya pun pasti Rey akan kecewa padanya. Untuk itu apapun yang terjadi, Jessica akan selalu menjaga Baby Rey dan menunggu sang suami kembali.


Ia percaya Rey akan akan baik-baik saja. Dimanapun pria itu berada, suaminya akan tahu jalan pulang. Tempat rumahnya hanyalah dirinya dan Jessica menanamkan pikiran itu di otaknya.


"Aku yakin kamu akan kembali padaku, Sayang. Untukku dan untuk Baby Rey."

__ADS_1


~Bersambung~


Doakan Abang Rey lekas kembali.


JANGAN LUPA DUKUNG KARYAKU DENGAN CARA.


▶️ Tekan tanda like


▶️Vote seikhlasnya yah


▶️Berikan komentar terbaik kalian. Mau kasih ide saran pun boleh.


Mampir juga ke Ceritaku yang lain :


Jodoh Pilihan Mama (end)


Aqila Love Story (end)


Sadewa and Queen (end di wp)


My Teacher is My Husband (end di ****)


__ADS_1


__ADS_2