Mengejar Cinta Duda Tampan

Mengejar Cinta Duda Tampan
Season 2 Siapa Dia?


__ADS_3


Aku tak berniat berbohong. Tapi, setidaknya aku berusaha untuk menjaga perasaan istriku dan tak mau membuat hubunganku dengannya menjadi berseteru. ~Reynaldi Johan Pratama~


****


Rey merasa kaos yang dipakainya basah dan dia menyadari jika sang istri sedang menangis.


"Sayang," panggil Rey pelan sambil mengusap punggung sang istri yang sedari tadi diam memeluknya. 


"Sayang." Rey menjauhkan tubuhnya dari sang istri hingga membuat Jessica tersadar akan lamunannya. 


"Kamu kenapa, Sayang?" tanya Rey khawatir.


Jessica menggeleng. Dia menghapus air matanya dan menarik nafas untuk menenangkan segala pikiran yang sudah ia tenangkan bersama nenek.


"Maafkan aku. Sudah mengotori pakaianmu," ucap Jessi dengan menatap kaos sang suami yang sudah basah oleh air matanya. 


"Itu bukan masalah penting," sahut Rey cepat. Dia memegang kedua tangan sang istri dan mata keduanya bertemu.


"Maafkan aku. Aku udah kasar sama kamu," lirihnya sambil menunduk.


Sungguh Rey tak kuasa melihat hidung sang istri yang memerah. Lalu kantung mata yang membengkak pertanda bahwa Jessi banyak menangis.


"Bolehkah aku bertanya padamu, Suamiku? Tapi tolong jawab dengan jujur!" Jessi tak mau semua masalah ini berlarut-larut. Biarlah mereka menyelesaikan dengan langsung dan tak ada lagi pikiran-pikiran buruk seperti ini.


"Boleh." Rey langsung mengangguk. 


Dia membawa sang istri yang sepertinya ingin mengatakan sesuatu penting kepadanya. Maka dari itu Rey membawa Jessica untuk duduk di sofa dan berhadapan.


Jessica menghela nafas berat. Dia menatap mata sang suami dengan keputusan yang sudah bulat. Ia pegang tangan Rey dan diciumnya punggung tangan itu dengan lembut.


"Apakah kamu menemui klien hari ini?" tanya Jessica pelan.


"Ya, Sayang." Rey mengangguk. 


Pikirannya sudah berkeliling liar entah kemana. Dia takut sang istri akan berpikir macam-macam atau mengetahui jika ia bertemu dengan sahabatnya dan mengetahui tingkah busuk dari wanita gila itu. 


Jessica menghela nafas lagi. Satu jawaban sudah dijawab. Sepertinya ia harus lanjut agar perasaan penasaran ini tak menggerogoti hatinya.


"Aku tak sengaja mencium minyak wangi wanita di kemejamu, Sayang. Siapa dia?"

__ADS_1


Perkataan Jessica sungguh membuat Rey mematung. Tubuhnya menegang dan dia sudah tahu apa yang akan ditanyakan dan dipikirkan oleh sang istri.


Apakah ini rencana yang dilakukan oleh wanita gila itu ketika memaksa untuk memeluknya? Apakah memang wanita gila itu memang berniat membuatnya dengan sang istri bermasalah?


Mengingat hal itu, membuat kedua tangan Rey terkepal. Ia tak boleh lengah lagi. Ternyata wanita itu begitu berbisa dan nekad. Maka dari ini dia bisa belajar untuk lebih berhati-hati kedepannya. 


"Iya, Sayang. Aku bertemu dengan klien perempuan tadi. Jadi itu pasti minyak wangi dari klienku tadi," ucap Rey tanpa ragu.


"Kliennya adalah sahabatmu yang gila." Rey meneruskan ucapannya dalam hati.


Dia tak sepenuhnya berbohong. Bukankah benar ia menemui klien wanita. Maka cukup sampai disini saja istrinya tahu. Ia tak mau ketika dirinya berbicara yang sebenarnya maka Jessi akan berpikiran buruk dan sakit hati. 


Karena bagaimanapun. Seumur hidup Rey ia tak akan meninggalkan Jessica. Ia tak akan menduakan cinta mereka bahkan sebesar apapun godaannya. Rey bisa merasakan jika Marlena adalah wanita ambisius.


Rey bisa menebak jika wanita itu akan berulah lagi. Tapi sebelum itu, dia harus bergerak duluan. Rey akan mencoba menyelidiki siapa sebenarnya gadis itu dan tujuannya apa masih berada di Negara Indonesia. 


Sedangkan Jessica sendiri. Sata melihat jawaban sang suami dan tak ada kebohongan dalam mata tajam bak elang itu. Membuat hati Jessi yang tadinya sakit menjadi lega. Wajah yang murah tampak berbinar bahagia.  


Tanpa banyak kata dirinya memeluk sang suami dengan erat dan menjatuhi banyak ciuman di wajah Rey.


"Makasih, Sayang. Maafkan aku yang memiliki pikiran buruk padamu. Aku takut kamu akan menduakan cinta kita dan meninggalkanku," lirih Jessi mengungkapkan seluruh isi hatinya.  


Cinta dan sayangnya memang sudah terlalu dalam pada sang suami. Dia tak akan mengalah atau melepaskan sang suami apapun yang terjadi. Jessica juga sudah percaya jika semua yang terjadi hanya murni pekerjaan. 


Tak boleh langsung menuduh sebelum bertanya. Tak boleh meragu setelah melihat keyakinan sang suami. Dan selalu percaya serta mendoakan sang suami dimanapun ia berada.


Kedua pasangan pengantin baru itu akhirnya menikmati waktu pelukan mereka sambil berceloteh riang di atas sofa dengan nyaman.


Bahkan karena kehadiran dua majikannya itu. Banyak pelayan yang tak berani menginjakkan kakinya karena melihat bahwa dua majikannya baru saja akur dan berdamai.


Mereka sama-sama mendoakan hubungan suami istri itu agar melekat dan terputus hanya karena takdir Allah. Semua pelayan di rumah Rey ini memang begitu paham betul dan senang akan sifat yang dimiliki oleh istri tuannya itu. 


Semua pekerja dan satpam memang begitu menyukai Jessi yang baik hati dan dermawan. Selama sebulan menikah dan beberapa hari berada di rumah ini. Tak sekalipun Jessi memerahi, menyuruh ini itu atau membentak salah satu dari mereka. 


Malahan yang dilakukan oleh Jessi adalah selalu membawakan makanan. Membuatkan cemilan dan dibagikan untuk mereka semua. Dari hal kecil itulah. Banyak orang yang mendoakan keselamatan keduanya dan berharap semoga keluarga mereka menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah.


****


Ternyata bukan hanya di Rumah Rey saja yang sedang dipenuhi taburan cinta. Disalah satu ruangan Perusahaan Pratama pun terdapat dua manusia berbeda jenis yang sedang saling mencurahkan cinta mereka.


Ya siapa lagi jika bukan Bima dan Amanda. Ketika semua karyawan mulai meninggalkan perusahaan. Tapi tidak dengan Bima dan Amanda. Kedua orang itu sedang membereskan semua pekerjaan yang ditinggalkan oleh bosnya tadi siang. 

__ADS_1


Melihat sang kekasih sendirian dan kelelahan membuat Amanda berinisiatif membantunya. Dia sendiri yang datang dan berniat untuk berjalan bersama saat pulang menjadi terurungkan. 


Melihat berkas-berkas berserakan serta keadaan sang kekasih yang begitu acak-acakan. Bisa membuat seorang Amanda tahu jika kekasihnya ini begitu lelah dan kecapean. Maka sebagai seorang kekasih dan seorang pekerja dia bergerak sendirinya membantu Bima saat itu juga.


"Ah akhirnya beres juga," ucap Amanda senang dengan bertepuk tangan.


Bima pun mengangguk. Dia menatap wajah sang kekasih yang tak pernah terlihat lelah. Bahkan gadis itu begitu energic serta memiliki kekuatan lebih untuk bergerak dan berbicara heboh seperti ini. 


Melewati banyak waktu berdua. Membuat Bima begitu hafal dan sudah terbiasa dengan tingkah aneh Amanda. Apalagi suara cempreng serta hobi menyanyi gadis itu akan menjadi hal yang begitu Bima rindukan jika sehari saja tak mendengarnya.


"Baiklah ayo pulang!" ajaknya langsung dan disambut anggukan antusias oleh Amanda.


Keduanya berjalan bersama dengan Amanda yang bergelayut manja di lengan sang kekasih. Membuat perasaan takut dalam diri gadis itu lenyap. 


Jujur keadaan perusahaan sebagian sudah gelap. Hanya ada sedikit lampu yang dihidupkan hingga membuat Perusahaan yang biasanya terlihat begitu nyaman mendadak berubah menyeramkan. 


Tak mau melepaskan kaitan tangannya. Biam membiarkan sang kekasih menempel padanya. Bukankah ia juga merasa senang jika Amanda seperti ini? Karena biasanya gadis itu jika berjalan akan berbicara dan bercerita heboh hingga keduanya jarang menunjukkan tingkah romantis seperti ini. 


Apalagi ditambah. Hubungan keduanya harus dijaga saat berada di dalam Perusahaan. Meski berita tentang keduanya sudah membahana di seluruh Perusahaan Pratama. Tapi tetap saja seorang Bima akan menjaga kewibawaan dan tetap memberikan contoh terbaik untuk para karyawannya. 


~Bersambung~


Hmm Abang Rey wes wes.


JANGAN LUPA DUKUNG KARYAKU DENGAN CARA.


▶️ Tekan tanda like


▶️Vote seikhlasnya yah


▶️Berikan komentar terbaik kalian. Mau kasih ide saran pun boleh.


Mampir juga ke Ceritaku yang lain :


Jodoh Pilihan Mama (end)


Aqila Love Story (end)


Sadewa and Queen (end di wp)


My Teacher is My Husband (end di nome)

__ADS_1



__ADS_2