Mengejar Cinta Duda Tampan

Mengejar Cinta Duda Tampan
Season 2 Malam Pertama?


__ADS_3


Ini semua masih seperti mimpi. Bisa menatap wajahmu dari dekat, dikala aku ingin memejamkan mata dan membuka mata serta berada di pelukan terhangatmu. ~Amanda Gandari~


****


Di sebuah kamar terdapat sepasang pengantin yang sedang berpelukan. Mereka masih terlelap dibalik selimut tebal. Sepertinya semalam keduanya habis melewatkan malam yang panjang. Kenapa begitu? karena melihat jika saat ini jam sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi, tapi tak ada tanda-tanda keduanya untuk bangun. 


Ruangan temaram membuat mereka masih asyik berkelana dengan alam mimpi. Melupakan jika diluar sana sinar mentari sudah begitu cerah dan panas.


Keadaan ruangan itu juga sudah berantakan. Terdapat pakaian pria dan wanita yang berserakan hingga pasti yang melihat sudah bisa menebak apa yang terjadi semalam. 


Tak lama, suara lenguhan lolos dari bibir sang wanitanya dengan mata mulai mengerjap.


"Ughhh," ujarnya sambil mengucek kedua matanya. 


Merasakan sebuah pelukan hangat di perutnya. Membuat pemilik mata cantik itu menoleh. Wajah tampan dan rahang yang tegas berada tepat di depan matanya. Serta tak lupa alis tebal dan bibir yang begitu seksi membuat pria yang tidur memeluknya itu semakin terlihat tampan. 


Sang wanita bergerak untuk menatap prianya. Dia tak berniat untuk melepaskan pelukan yang begitu menenangkan ini. Biarlah sebentar saja dirinya menikmati sambil menatap wajah sang suami yang begitu ia puja.


Ah berada di posisi ini seperti mimpi memang untuk seorang Amanda Gandari.


Berada satu kamar dengan Asisten galak di perusahaan tempat ia bekerja.


Berada satu ranjang sambil dalam keadaan berpelukan. Serta, status mereka yang menjadi suami istri sungguh tak pernah ada dalam pikiran Amanda. 


Dulu memang dirinya begitu kagum dan suka kepada Bima. Tapi dia juga merasa sadar diri. Gadis miskin sepertinya apa pantas memiliki perasaan dengan pria yang kaku dan kaya itu. Tapi ternyata namanya jodoh dari Tuhan tak ada yang bisa menebak.


Buktinya sekarang dia sendiri yang memiliki pria ini. Memiliki seluruh jiwa dan raganya hingga ia berjanji akan selalu setia dengan satu pria saja yaitu, Bima Mahendra. 

__ADS_1


"Aku masih seperti mimpi berada dalam pelukanmu, Asisten galak," ucap Amanda sambil tersenyum.


Jari lentiknya masih setia mengelus hidung mancung milik sang suami lalu beralih mengusap bibur kissable yang semalam sudah menjajah tubuhnya. 


Uhh kenapa pikirannya menjadi mesum seperti ini?


Kenapa hanya memegang bibirnya saja, dia teringat bagaimana percintaan mereka semalam yang begitu panas. Tanpa sadar kedua pipinya mulai memerah dan ada sepasang mata yang menatapnya dengan penuh cinta.


Tak lama. Amanda merasakan sebuah tiupan yang membuatnya tersadar. Dia menoleh dan terperanjat kaget melihat suaminya menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan. 


"Emm emm kamu bangun sejak kapan, Yang?" tanya Amanda gelagapan.


Sungguh dia takut kepergok membayangkan hal-hal liar yang baru saja terbayang di pikirannya. Pasti dirinya akan malu betul ketika dilihat oleh sang suami ekspresinya barusan.


"Sejak kau pegang bibirku," ujar Bima santai.


"Hah!"


"Kamu mikirin aku yah," bisik Bim lalu menggigit kecil telinga sang istri hingga membuat bulu kuduk Amanda berdiri. 


"Mm jangan begini, Sayang," ujar Amanda sambil menoba menjauhkan lehernya dengan bibir sang suami. 


"Hmmm kenapa memang? Bukannya kamu semalam begitu menikmati hingga menjerit keenakan?," goda Bima hingga membuat Amanda mencubit lengannya.


"Mesum banget sih." 


"Bilang aja kalau kamu juga pengen lagi, 'kan?" bisik Bima mengendus bau tubuh sang istri di lehernya.


"Yang," erang Amanda saat tubuhnya mulai beraksi kembali. 

__ADS_1


"Sebentar ya, Sayang. Yang bawah sudah tak tahan." 


Sebelum  Amanda menolak. Bima sudah berada di atasnya dan melanjutkan niatnya untuk menyenangkan dan memuaskan dirinya dan sang istri. Hingga akhirnya siang itu, terjadi kembali gempa bumi kecil di atas ranjang sampai suara desahan dan desahan memenuhi kamar pengantin baru itu. 


~Bersambung~


Duhh kagak detail yah🤣


Mon maap aku gak bisa bikin adegan begitu. Takut dibaca Bapak Negara hihi.


Doakan semoga nanti bisa up lagi yah.


JANGAN LUPA DUKUNG KARYAKU DENGAN CARA.


▶️ Tekan tanda like


▶️Vote seikhlasnya yah


▶️Berikan komentar terbaik kalian. Mau kasih ide saran pun boleh.


Mampir juga ke Ceritaku yang lain :


Jodoh Pilihan Mama (end)


Aqila Love Story (end)


Sadewa and Queen (end di wp)


My Teacher is My Husband (end di ****)

__ADS_1



__ADS_2