Mengejar Cinta Suamiku

Mengejar Cinta Suamiku
Part 105 MCS


__ADS_3

Setelah hampir 2 jam menunggu di luar ruang perawatan bima, dad yuda, ayah dan bunda berinisiatif masuk kedalam ruangan itu..


Disana terlihat dinda dan bima saling memeluk dengan mata yang terpejam. Bunda ingat betul putrinya itu sejak kepergian suami nya beberapa hari lalu tidak bisa tidur nyenyak, di tambah dengan keadaan nya yang kini berbadan dua, semakin membuat dinda bermasalah dengan jam tidurnya.


Mereka bertiga lalu memilih untuk duduk di sofa sambil menunggu sepasang suami istri itu bangun dari tidur mereka.


"Yud, lalu bagaimana dengan pelaku penembakan itu ?" tanya ayah penasaran karena memang sampai sekarang dia belum tahu siapa tersangka di balik kejadian ini..


"Dia sudah di serahkan ke kepolisian indonesia. Aku juga belum tahu kelanjutan nya karena terlalu sibuk memikirkan putra ku yang belum sadar.." jawab dad yuda


"Sebenarnya siapa yang tega melakukan ini pada menantuku yud ? Dendam apa yang membuat dia begitu keji melakukan hal seperti ini ?" tanya ayah lagi..


"Pelaku nya mantan sahabat putra ku Ar. Cerita nya panjang, tapi yang jelas ini menyangkut putri mu juga.."


"Hah ? Dinda maksud mu ?" tanya ayah lagi terkejut. Sementara bunda terus menyimak tanpa memotong pembicaraan suami dan sahabatnya itu, meskipun bunda sama terkejutnya dengan ayah tapi dia memilih untuk menutup mulutnya.


"Tentu saja. Memang kau punya anak berapa selain menantu kesayangan ku itu ??" sarkas dad yuda pada sahabatnya


"Ck, maksud ku bagaimana bisa semua ini ada hubungan nya dengan putri ku. Setahu ku dia tidak pernah memiliki teman dekat pria."


"Kau tahu perusahaan Powertech ?"


"Tentu saja aku tahu. Belum lama ini perusahaan itu mengajukan kerjasama dengan perusahaan ku.." jawab ayah tanpa curiga..


"Astaga..!! Kenapa kau bodoh sekali Ar. Kau membahayakan putri mu..!!" dad yuda menggelengkan kepalanya tidak habis pikir dengan keputusan sahabatnya itu yang malah bekerja sama dengan musuh dari menantu nya..


"Apa maksud mu ? Katakan dengan jelas..!!"

__ADS_1


"DION..!! Dia lah yang menembak bima..!!" dad yuda langsung to the point menyebut nama dion dengan penuh penekanan


Ayah membelalakkan matanya.


"Kau jangan bicara sembarangan yud..!! Tidak mungkin anak sebaik dia melakukan hal buruk seperti itu..!!" Ayah menyangkal karena masih tidak percaya dengan kenyataan yang dad yuda katakan..


Dad yuda lalu menceritakan semua nya pada tuan arya. Betapa terkejutnya ayah mendengar kenyataan itu. Apalagi dia dengan tangan terbuka menerima ajakan pria itu untuk bergabung dengan perusahaan nya.


"Astaga yud. aku tidak menyangka dia tega melakukan ini padaku. dia memanfaatkan kerjasama itu untuk mendekati putriku.."


Sama seperti suami nya bunda pun sampai tidak bisa berkata kata lagi.


**


*Di lain tempat..


Riko menceritakan semua nya secara detail apa yang terjadi di amerika beberapa waktu lalu pada sahabat wanita nya itu.


Angel sangat shock, tapi juga sedikit ada rasa tidak percaya bahwa dion seberani itu menembakkan senjata tersebut tepat di dada kiri bima.


Wanita itu ingat betul, selama ini dia tidak pernah langsung menyakiti bima dengan tangan nya sendiri. Dia lebih memilih membayar orang lain untuk melakukan hal tersebut.


Contoh pertama saat dia mencuri data di perusahaan bima beberapa bulan lalu, butuh biaya besar untuk dion menyuap bawahan bima sampai dia mau melakukan perintah dari laki laki tersebut.


Contoh selanjutnya adalah saat dia juga membayar mafia untuk menghabisi bima. Dion bahkan mengeluarkan biaya sampai ratusan juta untuk membayar mafia mafia itu.


Dari situ saja sudah terlihat jelas, dion tidak mau mengotori tangannya sendiri. Lebih baik mengeluarkan uang meskipun jumlahnya tidak masuk akal. Pertanyaan angel, lalu untuk apa dia sampai menyewa mafia kalau dia juga lah yang menjadi eksekutor nya..

__ADS_1


"Lalu dimana dia sekarang ?" tanya angel


"Dia masih di tangani oleh kepolisian amerika. Alu tidak tahu kabar terbaru nya. Om Yuda melarang aku dan diki mencari tahu tentang dion lagi." jawab riko.


Benar saat di rumah sakit, diki sempat bertanya bagaimana dion nanti nya. Lalu om yuda mengatakan pada diki dan riko, jangan lagi ada yang bertanya tentang dion. Dan jangan coba coba untuk mencari tahu kelanjutan kasus nya.


deg


Angel membelalakkan matanya. Dia bahkan sampai gemetar. Wanita itu yakin om yuda tidak akan tinggal diam. Pasti dia sudah punya rencana untuk membuat dion di hukum seberat beratnya.


"Aku harus bertemu bima.." kata angel seraya bangun dari duduknya..


"Mau apa lagi angel ?" tanya riko tidak mengerti


"Kau itu bodoh atau apa..? Om yuda melarang mu dan diki mencari tahu kelanjutan kasus dion karena dia pasti sudah punya rencana agar dion di hukum seberat berat nya. Kau tahu kan dia sangat berpengaruh, dia bisa saja memanipulasi kasus dion agar dion di hukum mati jika perlu.." Dengan wajah tegang angel menjelaskan isi pikiran nya pada riko..


deg


"Benar juga.." batin riko setuju


"Hanya bima yang bisa menolong dion.." sambung angel lirih..


"Tapi bima masih koma angel. Dia masih di amerika dan belum sadarkan diri sampai sekarang.."


Angel kembali terduduk di kursi nya tadi.


"Aku tidak tahu kapan dia tiba. Tapi yang jelas Om yuda ingin secepatnya bima di bawa ke Indonesia.."

__ADS_1


...****************...


__ADS_2