
David sang asisten pribadi langsung datang ke rumah sakit setelah mendapat kabar bahwa bosnya sudah kembali membuka mata nya..
Tapi pria itu tidak berani masuk ke dalam ruangan, karena terlihat di dalam sana bosnya sedang berbaring dengan sang istri tercinta.
Sementara para orang tua terlihat mengobrol di ruang tunggu keluarga di dalam ruangan yang sama..
David memilih untuk duduk di depan ruangan bos nya. Di depan ruangan itu sebenarnya ada 2 pengawal yang setia berjaga di depan pintu selama 24 jam penuh. Tapi david enggan untuk berbincang dengan mereka, karena pikiran nya yang masih di penuhi rasa bersalah..
Tidak lama dari kedatangan david, riko pun keluar dari dalam lift dan langsung menghampiri david.
"Kenapa di luar ?" tanya riko pada david, tapi belum sempat david menjawab riko sudah lebih dulu melihat ke arah jendela kaca di pintu ruangan.
"Kalau begitu, kita tunggu sampai diki datang. Nanti kita masuk bersama.." sambung riko, lalu sedetik kemudian dia membuka ponselnya mengetikkan pesan pada angel bahwa bima sudah siuman.
**Di dalam ruangan..
eughh..
Dinda begitu nyenyak tidur di pelukan suaminya. Padahal hanya 2 jam saja. Tapi seperti nya itu bisa membayar waktu tidurnya yang berkurang beberapa hari terakhir ini.
"Hai.." Bima tersenyum melihat dinda dengan penuh cinta dan rindu yang mendalam
Mata dinda berkaca kaca. Wanita itu lalu memegang kedua pipi suami nya, meraba dan mengusapnya dengan lembut.. "Jangan pergi lagi..!!" kata dinda sambil menggelengkan kepalanya pelan..
Bima kembali menyunggingkan senyum nya... "Iya sayang. aku tidak akan pergi lagi kalau kamu tidak mengizinkan..!!" jawab bima
Belajar dari kesalahan, bima tidak akan mengulangi nya lagi. Meskipun urusan nya sangat penting, jika istrinya tidak mengizinkan dia berjanji untuk tidak pergi.
Kembali bima memeluk tubuh kecil istrinya..
"Tadi kalau aku tidak salah dengar ada yang mengancam ku.." bisik bima
Dinda tidak mengerti, dia hanya diam mendengarkan di dalam pelukan suami nya yang nyaman..
"Katanya, istri ku ini akan mencari sugar daddy baru yang lebih tampan dan kaya dari ku.." sambung bima dengan menahan tawa nya
Plak..
Plak..
Dinda memukul dada bidang suami nya berkali kali..
"haha..cukup sayang.. sakit..ini masih sakit.." kata bima seraya menahan tangan istrinya,
"Om tidak percaya aku bisa melakukan nya ?" tanya dinda menantang..
"Aku tahu kamu bisa. Tapi selama aku masih bernafas, tidak akan aku biarkan kamu melakukan nya..!!" jawab bima serius..
__ADS_1
Dinda tersenyum bahagia, suami nya benar benar sudah kembali. Bukti nya sekarang suami nya itu sudah di mode posesif akut lagi..
"Dan satu lagi.." Bima mendekatkan wajahnya "Di dunia ini tidak ada yang lebih tampan dan kaya selain aku.." bisik nya tepat di telinga sang istri
"Ada, Kak diki dan Kak Riko buktinya. Mereka tampan dan juga kaya.." jawab dinda sengaja memancing suami posesif nya itu
"Mereka masih jauh di bawah ku..!!" kata bima dengan sangat percaya diri
"Astaga ini bahaya..!! aku tidak akan membiarkan istri ku bertemu duo lucknut itu lagi..!!"
Padahal dia sendiri yang mengatakan kedua sahabatnya itu jauh di bawahnya, tapi batin nya begitu takut dinda akan tergoda dengan pesona 2 lelaki matang seperti dirinya itu.
Dinda kembali menyunggingkan senyum nya. Dia tahu suami posesif bin over protective nya itu sedang cemburu. Terlihat jelas dari wajah yang di perlihatkan nya saat ini.
Dinda mengusap dada suami nya dengan lembut..
"Lalu apa lagi yang om dengar tadi ?" tanya dinda lagi antusias..
Bima termenung, mengingat lagi kata apa yang tadi istrinya ucapkan saat dia masih belum sadarkan diri.
Bima menggeleng pelan, "Maaf sayang aku tidak ingat lagi.."
Dinda tersenyum kecil. Dia lalu meletakkan satu tangan suami nya di atas perutnya yang masih rata..
"Aku hamil.." gumam dinda pelan
deg
"Om, kenapa diem aja ?" kata dinda berubah sedih
"Maaf.." kata dinda lagi semakin sedih.
Wanita itu mengira bahwa diam nya bima dengan tanpa menunjukkan ekspresi apapun itu menandakan suami nya tidak senang dengan kabar bahagia ini.
grep..
Tiba tiba bima memeluk tubuh istrinya begitu erat..
Hiks..Hiks..
Bima menangis di pelukan istri nya..
Ayah bunda dan daddy nya yang mendengar isakan tangis langsung bangun dan menghampiri kedua pasangan suami istri itu..
"Astaga.. Bima kamu kenapa nak ?" tanya bunda melihat menantunya menangis begitu pilu di pelukan istri nya..
"Om.. maafkan aku..!!" kata dinda panik
__ADS_1
"Kalau om belum siap kita tidak harus memilikinya. Aku akan menggugurkan nya..!!" sambung nya lagi dengan tetesan air mata. Naluri keibuan nya sudah mulai muncul membuat dinda sangat berat mengatakan hal itu.
deg
Daddy terhenyak mendengar ucapan menantu kesayangan nya. Sementara bunda dan ayah begitu terkejut sampai membelalakkan kedua matanya. Mereka menggeleng cepat, melarang putrinya untuk mengatakan hal yang tidak baik seperti itu.
Detik itu juga bima langsung melepaskan pelukan nya. Di tatapnya wajah sang istri dengan tajam..
Bima menggeleng cepat.. "Jangan pernah berani lagi mengatakan hal itu..!!" kata bima sambil mengusap perut dinda pelan..
Dinda lalu menunduk..
Cupp
Bima mengecup kening dinda begitu lama dan dalam dan di saksikan oleh ketiga orang tua mereka..
"Aku hanya terkejut sayang.." kata bima sambil mengusap jejak air mata di pipi istrinya "Terimakasih. Ini adalah hadiah terindah seumur hidupku.. Aku berjanji akan menjaga kamu dan anak kita. Sedikit pun aku tidak akan pernah membiarkan kalian terluka.."
Dinda meneteskan air matanya lagi..
"Sayang. Jadi kamu..." dad yuda menggantung ucapan nya dengan wajah berbinar
Dinda mengangguk pelan sambil tersenyum ke arah daddy nya..
"Astaga.. terimakasih sayang.." kata dad yuda sambil berjalan memutar untuk menghampiri menantu kesayangan nya. Setelah itu dad yuda langsung memeluk menantunya dari samping dengan penuh kasih sayang seperti sayang nya seorang ayah pada anak nya.
Bima yang melihat seketika itu langsung mengingat kata istri nya tadi
"Sugar daddy yang lebih kaya dan tampan.."
"Astaga.. tidak akan kubiarkan..!!!"
Bima dengan cepat langsung melepaskan pelukan itu.. "Jangan terlalu lama..!!" kata bima pada daddy nya..
"Astaga.. Kau lihat nak ? Suami mu sangat menyebalkan. Semoga dia tidak menurunkan sifat buruk nya itu pada cucuku.." kata dad yuda sambil memicingkan matanya ke arah putra satu satu nya itu..
Semua orang tersenyum bahagia melihat interaksi antar ayah dan anak itu. Setidak nya mereka berdua kembali berbicara satu sama lain meskipun dengan cara yang tak lazim..
Tok..Tok..Tok
Semua orang langsung melihat ke arah pintu..
Riko menggeser pintu itu dengan wajah yang tersenyum lalu masuk ke dalam di ikuti david yang berada di belakang nya..
Bima buru buru menarik selimut sampai batas leher istri nya..
"Jangan melihat ke arah Riko..!!" ucap bima sambil memegang kedua pipi istrinya.. "Kamu hanya boleh melihat ku..!!" katanya lagi dengan wajah yang lucu di mata dinda..
__ADS_1
"Dasar Posesif..!!"
...****************...