Mengejar Cinta Suamiku

Mengejar Cinta Suamiku
Part 96 MCS


__ADS_3

Masih di ruangan VIP sebuah restaurant yang menyajikan berbagai hidangan ala jepang..


"Kak Bayu..!!" gumam chacha tapi suara nya masih bisa di dengar oleh semua orang yang sudah berada di dalam ruangan itu..


"Maaf jeng Rini, saya sedikit terlambat..!!" nyonya anet masuk lebih dulu lalu menyapa wanita cantik yang usianya mungkin sama dengan diri nya..


"Rapopo jeng, kita juga baru sampai ko..!!" kata wanita yang bernama jeng rini tersebut..


"Oh iya jeng anet, perkenalkan ini putra saya nama nya andrew..!!" sambung nya lagi


"Andrew..!!" gumam chacha mengerutkan keningnya..


"Andrew, tante..!!" bayu menyalami nyonya anet dengan sopan..


"Oh iya kenalkan nak andrew, ini putri tante, namanya Tasya.."


"Kita udah kenal ko tante.." kata bayu membuat nyonya anet terkejut. "Bukan begitu cha..?" tanya bayu tersenyum pada chacha sambil menaik turun kan kedua alisnya..


"Iya bu kita udah kenal ko..!!" jawab chacha malas..


"Wah.. Mami gak nyangka kamu ternyata sudah kenal dengan tasya.." kata nyonya rini tak percaya.


"Iya tante, kak bayu eh maksudnya kak andrew ini satu kampus dengan chacha.."


Nyonya rini pun tersenyum..


Setelah itu mereka pun saling mengobrol satu sama lain. Tidak terkecuali chacha yang saat ini duduk berhadapan dengan bayu..


"Kak bayu, kenapa bisa di sini ?" tanya chacha penasaran dengan suara pelan..


Bayu mengangkat kedua bahu nya..


"Ish.. dasar aneh..!!" cibir chacha


"Kamu juga ngapain disini ?" bayu balik bertanya..


Kini giliran chacha membalas bayu, gadis itu menaikkan kedua bahu nya lalu menyedot minuman dengan santai di depan bayu, tanpa berniat menjawab pertanyaan lelaki itu..


Interaksi antara chacha dan bayu pun tidak luput dari pandangan kedua orang tua mereka..


"Jeng, seperti nya kita tidak perlu effort yang besar untuk menyatukan mereka.." bisik jeng rini pada nyonya anet..


"Benar jeng. Aku tidak menyangka ternyata mereka sudah saling mengenal sebelumnya.."


Ya, awalnya nyonya anet ragu saat dia ingin mengenalkan chacha dengan anak dari sahabatnya itu. Mengingat sifat chacha yang sedikit keras dan terkadang suka memberontak.


Tapi ternyata, tanpa usaha yang berlebih chacha dan andrew terlihat sangat akrab di mata nyonya anet dan nyonya rini.


"Tante, boleh saya ajak chacha jalan jalan sebentar..?" tanya bayu meminta izin

__ADS_1


Tentu saja nyonya anet langsung mengizinkan..


"Mau kemana ??" tanya chacha malas..


"Ih kamu ini, udah sana ikut..!!" Bunda mendorong tubuh chacha agar putrinya itu bangun dari tempat duduknya..


chacha memutar bola mata nya malas..


Grep..


"Ayo cha.." tiba tiba bayu menggenggam tangan chacha dan mengajak gadis itu keluar dari ruangan tersebut..


"Astaga jeng.. Maaf ya anak saya lancang.." kata nyonya rini tidak enak karena putranya itu tiba tiba menggandeng tangan chacha tanpa izin..


"Ya ampun jeng. Bukan nya itu bagus, mereka terlihat semakin akrab.." jawab nyonya anet


"Benar jeng, Sepertinya kita harus secepatnya menentukan tanggal pertunangan mereka..!!" jawab nyonya rini yang sama senangnya dengan nyonya anet alias ibu chacha..


* Di luar restaurant..


Chacha menghempaskan tangan bayu..


"Kak bayu apa apaan sih main tarik tangan chacha aja..!!" ketus chacha seraya mengusap pergelangan tangan nya..


"Sorry cha." jawab bayu


"Yaudah. terus sekarang kak bayu mau ngajak chacha kemana ?"


"Hah ? ngapain kita di parkiran kaya gini ?" tanya chacha


"Dari pada di dalam. Mami ku dan ibu mu terus saja memperhatikan kita..!!" kata bayu sambil mengeluarkan sebungkus rokok dari dalam saku jaket nya..


Chacha mengerutkan keningnya..


"Kenapa ? Belum pernah lihat cowok ngerokok ?"


"nggak.. Aku cuma kaget aja..!! Kirain kak bayu gak ngerokok..!!" jawab chacha jujur


"hahaha.. memang kamu mengira aku seperti apa ?" tanya bayu cengengesan sambil menyalakan rokok nya..


"entahlah.. chacha nggak tahu..!!" jawab chacha seraya memalingkan wajahnya..


Jujur. Saat ini chacha sedikit goyah. Mungkin karena bayu pernah mengisi hati nya meski itu hanya cinta bertepuk sebelah tangan bagi chacha.


Bayu lalu membuang rokoknya yang belum dia hisap..


"Kenapa di buang ?" tanya chacha


"Karena kamu gak suka..!!" jawab bayu santai lalu memasukkan kembali bungkus rokok itu ke dalam saku nya..

__ADS_1


deg


Chacha merasa di atas angin. Gadis itu merutuki hatinya yang terlalu mudah jatuh cinta. Mungkin karena dia tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah, jadi sedikit saja ada laki laki yang memberikan perhatian membuat chacha langsung berbunga bunga.


ehem..


Chacha berdehem, mencoba menetralkan kembali debaran jantungnya..


"Kak bayu, sebenernya kita ngapain sih di sini ?" tanya chacha mengalihkan pembicaraan..


"Kamu gak tahu ?" tanya bayu..


Chacha menggeleng pelan..


"Astaga cha, ngapain kamu ikut kalau kamu gak tahu tujuan datang kesini buat apa..!!"


"Astaga kak bayu, chacha juga tadi udah nolak waktu di ajak kesini. Tapi ibu maksa chacha buat ikut.."


Bayu lalu memberitahukan chacha bahwa kedua orang tua mereka akan menjodohkan kedua anak nya tersebut. Chacha begitu terkejut, gadis utu sampai tidak bisa berkata kata.


"Kamu tenang saja cha. kalau kamu tidak mau kita tidak harus melanjutkan nya.." kata bayu seperti tahu keresahan chacha..


"Apa kak bayu masih punya perasaan sama dinda ?" tanya chacha tiba tiba..


Bayu tersenyum.. "Tentu saja tidak. Sejak tahu dia sudah bersuami, aku memutuskan untuk tidak lagi memikirkan dia, cha. Aku menyibukkan diriku dengan mengurus bisnis di singapur. Dan itu berhasil. Aku bisa melupakan dinda tanpa harus mencari pengganti nya..!!" jawab bayu begitu yakin


"Terus kenapa kak bayu mau di jodohin kaya gini ?" tanya chacha penasaran..


"Aku sudah tidak berminat mencari wanita lagi. Eh tapi kamu jangan berpikir aku tidak suka wanita lagi ya..!!" bayu langsung mengoreksi kalimatnya, takut chacha berpikir yang tidak tidak..


Chacha tersenyum..


"Kalau di liat liat, kamu manis juga cha kalau senyum gitu..!!" ucap bayu membuat pipi chacha langsung memerah..


Chacha lalu memalingkan wajahnya lagi membuat bayu semakin gemas..


"Kak bayu ih kenapa liatin chacha terus sih ?" chacha semakin malu terus di tatap oleh bayu..


"Kemana aja aku selama ini ya cha, ternyata kamu cantik banget cha..!!" bayu tanpa sadar terus menatap chacha..


Puk..


Chacha memukul dada bayu..


"ck, udah ah chacha mau masuk..!! Kak bayu gak jelas..!!" ketus chacha lalu berjalan meninggalkan bayu..


Bayu tersenyum sambil mengusap dadanya yang di pukul chacha tadi. Tapi itu sama sekali bukan karena sakit terkena pukulan chacha, tapi karena ada sesuatu yang aneh di hatinya. Bayu merasakan jantung nya berdebar lagi. Berdetak lebih kencang untuk pertama kali nya setelah sekian lama..


Bayu lalu mengekor chacha di belakang sambil terus tersenyum..

__ADS_1


...****************...


__ADS_2