Mengejar Cinta Suamiku

Mengejar Cinta Suamiku
Part 86 MCS


__ADS_3

Dinda mengajak bundanya untuk berkeliling di rumah baru mereka. Di mulai dari halaman belakang yang tembus ke kolam renang private yang di desain langsung oleh suami nya. Ada ruang fitnes yang sudah 2 kali di gunakan dinda untuk berolahraga. Hingga ke basement, yang di khususkan utuk menyimpan kendaraan kendaraan mewah milik suaminya itu.


Rumah ini memang tidak bisa di katakan besar kalau di bandingkan dengan mansion utama. Tapi jika di bandingkan dengan rumah dinda, ini 2 kali lebih besar. Bedanya hanya di ruang kamar yang tidak sebanyak mansion. Rumah dinda ini hanya memiliki 5 kamar tidur.


1 kamar tidur utama yang tentu saja di tempati oleh pemilik rumah ini, lalu 2 kamar tamu dan 2 kamar untuk pembantu alias asisten rumah tangga yang letak nya di belakang.


Untuk Pak war selama kepala pelayan itu tinggal disini, bima mengizinkan nya untuk tidur di kamar tamu yang letaknya bersebelahan dengan kamar tamu yang satu nya. Sementara untuk 2 asisten rumah tangga yang dibawa pak war dari mansion, mereka sudah menempati kamar belakang uang di sediakan.


Kamar asisten rumah tangga itu pun tidak kaleng kaleng, alias bukan kamar yang sumpek dan sempit. Sama seperti di mansion, bima ingin para pekerja nya itu bisa beristirahat dengan nyaman setelah seharian beraktifitas. Meskipun bima tipe orang yang dingin dan datar dari luar, tapi tidak di dalam nya. Dia memang tidak bisa mengungkapkan dengan kata, makanya dia selalu menunjukkan nya dengan perbuatan yang di lakukan nya.


Setelah lelah berkeliling, dinda lalu mengajak bunda nya untuk makan siang terlebih dulu.


Di meja makan sudah tersedia berbagai hidangan, dinda meminta pada Pak War untuk memasak makanan yang simple.


Tapi simple menurut dinda ternyata beda artinya menurut Pak war, bi yati dan bi nur. Karena di meja itu ada lebih dari 5 menu lauk yang terhidang. Bahkan menu ayam saja sampai 3 versi, ayam goreng, ayam rica dan ayam opor. Belum lagi sayur nya yang juga beragam. Nasi nya pun ada nasi putih dan nasi merah.


Dinda lupa di mansion yang jarang ada pemiliknya saja menu makanan nya begitu mewah setiap hari nya. Dinda bingung dari mana para pekerja nya mendapatkan bahan masakan seperti ini. Karena setahu dinda, kulkas mereka masih kosong.


Bunda pun sama terkejut nya dengan dinda, bingung harus mulai makan dari yang mana dulu.


"Sayang, apa ini akan habis ??" tanya bunda


Dinda tersenyum, lalu memanggil Pak war.


"Ya nyonya muda..!!" Pak war dengan ramah datang menghampiri nyonya muda nya

__ADS_1


"Pak War, seperti nya makanan ini terlalu banyak untuk aku dan bunda. Bagaimana kalau pak War berikan pada pengawal yang berjaga di depan rumah..??"


"Tapi nyonya, mereka sudah mendapatkan jatah uang untuk makan dari tuan muda bima..!!"


"Tidak apa pak war, daripada mubazir. Lagi pula pasti ini juga tidak akan bisa kami habiskan sendiri..!!" sambung bunda


"Baik nyonya, kalau begitu saya akan membagi porsi nya..!!"


Setelah itu, pak war pun memanggil bi yati dan bi nur untuk membagi masing masing porsi makanan itu dan tentu saja yang lebih banyak akan di bawa untuk makan para pengawal yang jumlah nya lebih dari 5 orang itu.


"Tidak apa apa, besok masak banyak seperti ini lagi. Tapi langsung di pisahkan untuk para pengawal yang berjaga ya Pak War..!!" kata dinda memberi perintah pada kepala pelayan itu dengan sopan..


Pak war pun mengangguk dengan senyuman


Tentu saja, ketiga nya menolak. Mereka lebih memilih untuk makan di belakang bersama para pengawal yang juga saling bergantian untuk makan siang.


"Bun, aku telepon ayah dulu, boleh ??" tanya dinda meminta izin, karena lagi lagi makan siang mereka tertunda,


"Boleh sayang, siapa tahu ayah sudah di jalan..!! Kita bisa makan siang bersama..!!" jawab bunda


Setelah itu dinda pun segera menghubungi nomer ponsel ayahnya..


"Ayah..!! Jadi kerumah aku kan ??"


tanya dinda to the point sampai dia lupa memberi salam..

__ADS_1


📞 he he.. waalaikumsalam ayah..!! Maaf..!!"


📞 oh, ayah bentar lagi sampai ?? Yaudah aku tunggu, kita makan siang bersama ya..


📞 okay ayah, i love you..


Dinda pun memutus sambungan telepon nya..


Karena ayah belum datang, akhirnya dinda dan bunda nya memutuskan menunggu ayah di halaman depan rumah itu.


Terlihat di depan sana, beberapa laki laki yang bertubuh tinggi besar sedang berjaga dengan sangat siaga. Terlebih, para pengawal itu di bekali dengan senjata api yang tersembunyi di balik baju mereka.


"Nak, apa segitu berbahayanya sampai pengawal yang berjaga di rumah kamu sebanyak ini ??" tanya bunda yang heran dengan keamanan yang sangat ketat dirumah putrinya. Bahkan tadi saja sewaktu dia tiba, para pengawal itu menanyakan identitas nya dan saat bunda memberi bukti dengan foto keluarga di pernikahan bima dan putrinya yang dia jadikan wallpaper, baru lah para pengawal itu mengizinkan bunda untuk masuk.


Bunda tidak mau menceritakan hal ini pada dinda, karena bunda tahu para pengawal itu memang tidak mengenal nya.


"Aku juga bingung bun, tapi dulu saja waktu aku baru menikah dengan mas bima, pengawal pengawal itu selalu mengikuti kemana pun aku pergi..!! Yang lebih parah bun, bukan 1 atau 2 orang yang mengikuti ku, tapi sampai lebih dari 5 pengawal berada tidak jauh dari tempat aku berdiri..!!" Dinda menjelaskan seraya menggelengkan kepalanya..


Bunda tersenyum.. "Wah berarti suami mu itu sangat menjaga kamu, dia tidak mau sesuatu terjadi dengan istrinya..!!"


"Iya sih bun, tapi aku seperti burung dalam sangkar..!! Aku tidak bisa pergi kemana oun seperti dulu..!!" jawab dinda tersenyum getir


"Sssttt.. Kamu jangan bicara seperti itu..!! Laki laki itu berbeda beda, contoh nya ayah, meskipun ayah tidak pernah melarang bunda melakukan apapun, tapi ayah memberi bunda nasihat, bahwa bunda adalah seorang istri dan ibu jadi bunda harus bisa menjaga harkat dan martabat keluarga, saat bunda sedang tidak bersama ayah. Nah, mungkin suami mu itu tipe suami yang tidak banyak bicara tapi banyak bergerak. Maksudnya, dari pada dia harus melarang kamu ini dan itu, jadi lebih baik dia memberi pengawalan yang super ketat seperti sekarang ini. Dengan begitu, kamu tetap ada dalam pengawasan nya tanpa dia harus mengeluarkan kata katanya untuk melarang mu..!!" bunda menjelaskan panjang kali lebar.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2