Mengejar Cinta Suamiku

Mengejar Cinta Suamiku
Part 64 MCS


__ADS_3

Flashback On


Setelah pertemuannya dengan bima dan istrinya waktu itu, riko sudah kembali ke Jerman untuk bertemu dengan daddy dan istri baru nya yang sudah pulang dari bulan madunya,


"Dad, apa aku sudah boleh balik lagi ke indo ?" tanya riko setelah makan malam bersama dengan daddy dan ibu tirinya,


"TIDAK BISA !!" kata Daddy nya dengan penuh penekanan "apa kamu tidak lelah, hanya bermain main dan terus menghambur hamburkan uang ??"


"Lalu uang daddy yang banyak itu untuk apa lagi kalau tidak untuk bersenang senang !! Hidup ini hanya sekali dad, jadi aku ingin menikmatinya !!"


Ya begitulah riko, dia tidak pernah benar benar serius menjalani hidupnya. Di usianya yang sudah kepala tiga saja dia masih seperti anak remaja, keluar dari satu klub ke klub lainnya, tidak pernah terbersit di pikirannya untuk mulai bekerja dan menjalankan perusahaan yang di miliki daddy nya seperti bima.


huh


Daddy riko menarik nafasnya panjang, dia memang selalu memanjakan putra satu satunya itu,


"Dad ini sudah tua nak !! Sebelum dad pergi, dad ingin sekali menimang cucu dan melihat kamu berkeluarga !!" ucap daddy sambil menampakkan wajah yang memelas sedih


"ha ha ha.." Riko malah tertawa,


"Sudahlah dad, jangan berakting seperti itu !! Tidak cocok !!" ledek riko lalu dia berdiri dari duduknya,


"sial !! lagi lagi aktingku tidak berhasil !!"


"Good nite dad and ..." riko menjeda ucapannya lalu melihat kearah wanita yang sejak tadi sibuk dengan ponselnya, "MY STEP MOM !!" ledek riko dengan penuh penekanan di akhir ucapannya sambil menyunggingkan senyum di bibirnya seperti orang yang menganggap remeh seorang wanita yang di panggilnya step mom itu


Wanita yang usianya terpaut beberapa tahun di atas riko itu melihat riko dengan tatapan tidak suka, tapi dia tidak bisa berbuat apa apa karna lelaki tua yang menjadi suaminya itu sangat menyayangi putra nya,


"RIKO !!" pekik daddy nya tidak suka dengan perlakuan riko pada istri barunya itu,


"sorry dad, keceplosan, he he !!" kekeh riko dan setelah mengatakan itu riko lalu pergi dari rumah besar itu,


Riko lalu melajukan mobil nya menuju klub malam ya.g biasa dia datangi saat di Jerman,


Setelah tiba di tempat yang di tuju, riko lalu masuk ke dalam dan dia memilih untuk duduk di bagian atas klub itu sehingga dia bisa melihat seluruh lantai dasar yang ada dibawahnya,


Glek


Riko meneguk minuman haram itu lagi dan lagi,


Seberapa banyak pun dia minum, hebatnya Riko sudah tidak pernah lagi mabuk meskipun kadar alkohol yang di minumnya itu cukup tinggi,


Mungkin karna terlalu sering minum, jadi tubuhnya tidak bereaksi lagi pada alkohol yang di tenggak nya, walaupun dia menghabiskan satu botol wine sekalipun degan kadar alkohol yang tinggi dia tidak akan mabuk.


Saat mata riko menyapu tiap sudut lantai dansa dibawahnya itu, tidak sengaja matanya melihat sosok yang tidak asing


"Angel !!"


Riko mengerutkan keningnya dan reflek mengucek kedua matanya, memastikan bahwa dia tidak mabuk dan berhalusinasi melihat angel berada di klub yang sama dengan nya,


"Bukankah bima ada di kota J !! Untuk apa dia di sini ??" gumam riko lagi,

__ADS_1


Setelah itu riko lalu memutuskan untuk turun dan menemui angel, tapi saat dia sudah berada di lantai itu, angel ternyata sudah tidak ada, dia tidak lagi berada di tempat duduknya tadi, tempat itu sudah kosong menyisakan gelas dan botol wine yang isinya tinggal sisa setengah di atas meja,


"kemana dia ?" riko menelisik tiap sudut mencari keberadaan angel, tapi dia tidak menemukan wanita itu, akhirnya riko memutuskan untuk meninggalkan klub tersebut,


**


Beberapa hari berikutnya,


Beep


Beep


Ponsel riko berbunyi,


"Dion !!" gumam riko membaca nama yang tertulis di layar ponselnya,


"mau apa dia menghubungi ku !!" gumam riko lagi masih menatap layar ponselnya,


"Halo," ucap riko setelah memasang airpods di kedua telinganya,


Dion : "[aku butuh bantuan mu !!]"


Kalimat pertama yang di ucapkan dion setelah selama beberapa tahun ini tidak pernah berkomunikasi dengan riko melalui sambungan telepon,


Riko : ......


Dion : "[aku mohon !! kali ini tolong bantu aku rik !!]"


Dion : "[aku tahu kau sekarang ada di Jerman !! Aku butuh bantuan mu untuk mengecek keadaan angel disana !!]"


Riko : "[aku tidak mengerti !! coba jelaskan padaku apa maksud mu ?]"


Dion : "[Bima, dia hampir membunuhku !! Aku takut sesuatu yang buruk terjadi juga dengan angel !!]"


Riko : .....


Riko terdiam, dia terkejut dengan apa yang di dengarnya.


Dion : "[Rik ?? Apa kau mendengar ku ??]"


Riko : "[hah, oh, iya iya, aku mendengar mu !! Bagaimana bisa bima melakukan itu pada mu ?]"


Ya, yang riko tau, selama ini bima selalu bisa menahan dirinya untuk tidak menggunakan kekerasaan pada dion, meskipun beberapa bulan lalu dion mencuri data data penting di perusahaan bima, hebatnya dia membalas dion dengan cara yang halus.


Terakhir kali bima melakukan kekerasan yaitu saat dia memergoki angel di atas ranjang bersama dion.


Riko : "[apa kau mengulangi kesalahan mu yang dulu ??]"


Dion : "[aku tidak pernah melakukan kesalahan apapun !! Dia yang selalu merebut wanita ku !!]"


Riko : "[Kau memang brengsek !! Persahabatan kita hancur karna mu !!]"

__ADS_1


Dion : "[Jangan mengingatkan aku tentang persahabatan kita dulu !! Aku menyesal kenapa dulu pernah bersahabat dengan si brengsek itu !! sudahlah, lebih baik kau hubungi angel sekarang atau kau temui dan periksa keadaan nya !!]"


Riko : "[kalau bukan karna dulu kita pernah menjadi seperti keluarga, aku tidak akan mau membantu mu !! Cepat katakan dimana apartemennya sekarang ??]"


Dion pun memberitahukan di mana apartemen dan di unit berapa angel tinggal,


Dion : "[kalau dia tidak membuka kan pintu untuk mu, aku minta kau langsung masuk saja ke dalam apartemen nya !!]"


Riko : "[ck, menyusahkan sekali !!]"


Setelah memberitahukan password unit apartemen angel, dion memutus sambungan teleponnya tanpa mengucapkan terimakasih pada riko.


**


Flashback Off


**


Sementara itu,


Bima membawa dinda ke sebuah rumah besar yang tidak jauh dari rumah sakit tempat dinda di rawat,


"Mas, kita mau kerumah siapa ?" tanya dinda saat mobil yang mereka tumpangi berhenti di halaman rumah yang cukup besar tapi tidak sebesar mansion utama,


Supir membukakan pintu mobil untuk bima dan dinda,


Setelah turun dari mobil, bima lalu merangkul bahu istrinya dan mengajak dinda untuk segera masuk ke dalam rumah itu,



Dinda menahan tangan suaminya saat mereka tepat berada di depan pintu utama rumah mewah itu yang terbuat dari kayu jati,


...****************...


Halo para readers πŸ”₯


Masih semangat kan nungguin terus cerita dari si kulkas berjalan, Bima ?!!


Jangan lupa ya untuk kasih dukungan terus dengan like dan komentarnya πŸ€—


Gak bosen bosen aku juga ngingetin buat terus vote dan klik tombol favorit ya buat yang belum dan semoga berkenan untuk kirim bunga 🌹dan kopinya β˜• agar author lebih semangat lagi untuk terus berkarya πŸ₯°


Terima kasih πŸ™


Thank you πŸ™


Syukron πŸ™


Gomawo πŸ™


Arigatou πŸ™

__ADS_1


πŸ’œ


__ADS_2