
"Selamat nyonya muda, seperti nya anda sedang mengandung..!!" kata dokter andrea melihat ke arah dinda..
Bunda menutup mulut dengan satu tangan nya, matanya berbinar menandakan kebahagiaan disana..
Tibatiba..
"APA..? AKU HAMIL..???" tanya dinda begitu terkejut..
"Benarkah itu dokter ??" tanya bunda juga yang ingin mendengar kepastian dari dokter andrea..
"Betul nyonya. Tapi agar lebih pasti anda bisa datang kerumah sakit untuk memeriksa nya.." kata dokter wanita itu seraya tersenyum..
Sementara dinda terus memegang perutnya, dengan hati yang sedih.
Dokter wanita itu pun pamit setelah memberikan resep obat yang aman bagi ibu hamil. Bunda mengantarkan dokter itu sampai ke depan rumah..
"Apa kata dokter bun ? Dinda sakit apa ??" tanya ayah saat bunda sudah kembali masuk..
Bunda lalu menangis memeluk suaminya..
"Yah, putri kita yah..hiks..hiks.."
Ayah semakin di buat bingung karena tiba tiba saja istrinya menangis sesenggukan..
"kenapa bun ?? anak kita kenapa ??" tanya ayah khawatir lalu melepaskan pelukan istri nya..
"Dinda hamil. Sebentar lagi kita punya cucu..!!" lanjut bunda menyeka air mata nya
Kini giliran ayah yang terbengong dengan mulut yang sedikit terbuka..
Bunda menggoyangkan tubuh suami nya..
"Ayah..Ayah..!!" panggilnya 2 kali
"eh..iya..bun.. Bunda serius ?? Bunda nggak lagi ngeprank ayah kan ??" tanya ayah
"Astaga.. untuk apa bunda bohong ayah..!!"
Setelah itu ayah segera berlari ke kamar putrinya. Terlihat dinda sedang menangis sambil mengusap perutnya..
__ADS_1
Ayah lalu duduk di sisi kasur.. "Terimakasih nak..terimakasih.." Kata ayah sambil memeluk putrinya..
"Hiks..hiks.."
Dinda menangis di pelukan ayahnya..
Bunda menghampiri lalu mengusap pucuk kepala putrinya. Bunda tahu kini dinda tengah bersedih memikirkan suaminya yang entah bagaimana keadaan nya sekarang.
**
Di lain tempat..
Entah kenapa chacha merasa diki sedang mempermainkan hati nya..
Beberapa hari lalu laki laki itu begitu banyak menghubungi nya, tapi sudah 3 hari sejak kepergian pria itu chacha sudah tidak lagi mendapat kabar apapun dari dia.
"Cha, kamu ada kegiatan apa hari ini ?" tanya ibu saat melihat chacha terus sibuk dengan ponselnya.
Benar saja, chacha tidak menjawab pertanyaan sang ibu.
"CHA..!!" pekik ibu
"eh, iya bu.. kenapa ??"
"nggak bu.." jawab chacha singkat..
"ck. mending kamu ikut ibu yuk, daripada kamu gak ada kerjaan kaya gini..!!"
"Kita mau kemana bu ??" tanya chacha
"Udah.. ikut aja..!! Nanti juga kamu tahu..!!" jawab ibu lalu meminta chacha untuk berganti baju..
*Di kamar
"Ck, ngapain sih ibu pake nyuruh ganti baju segala..!!"
Chacha pun segera berganti baju.
Setelah itu chacha memoleskan sedikit make up tipis di wajahnya agar tidak terlihat pucat.
__ADS_1
Setelah selesai semua, chacha menyempatkan untuk kembali melihat ponselnya..
Chacha mencoba menghubungi nomor diki sekali lagi.
Tapi tetap diki tidak menjawab telepon itu meskipun nomor nya aktif..
"Apa kamu sengaja ?" gumam chacha sedih
TokTokTok..
"Cha, sudah selesai belum ??" tanya bunda dari balik pintu kamar..
"Sebentar bu..!!" kata chacha lalu dia pun keluar tanpa membawa ponselnya. Dia sengaja meninggalkan ponselnya itu di dalam kamar. Karena jika dia membawa benda pipih itu, maka akan membuat dia terus memikirkan diki.
*Di dalam mobil..
"Bu, kita mau kemana sih ?" tanya chacha penasaran..
"Ibu mau ketemu sama temen ibu cha..!!" jawab ibu yang duduk di kursi pengemudi..
"Astaga bu. Ngapain ngajak chacha kalau mau ketemu temen ibu ? Chacha belum siap jadi ibu ibu sosialita buuu..!!"
"Ck, kamu ini..!! Udah ikut aja, jangan banyak tanya..!!" kesal nyonya anet pada putri nya
Hanya berselang 30 menit, mobil nyonya anet sudah tiba di sebuah restaurant jepang.
"Bu, chacha kan gak suka makanan mentah, ngapain ketemuan nya di sini sih bu ??" lagi lagi chacha terus protes pada ibu nya..
"kamu kira restaurant jepang itu hanya menjual makanan mentah saja..?" ketus nyonya anet "cepat turun..!!" katanya lagi lalu turun dari mobilnya itu..
Chacha dengan lesu pun ikut turun dari mobil tersebut. Dia mengekor ibu nya di belakang dengan perasaan sedikit kesal..
Salah seorang pelayan menyambut kedatangan mereka.
Ibu lalu berbicara dengan pelayan itu. pelayan tersebut pun segera mengantarkan mereka ke satu ruangan private di restaurant tersebut..
Belum sempat chacha masuk, dia di kejutkan dengan pemandangan di depan nya..
Ada satu sosok yang tidak asing di mata chacha..
__ADS_1
"Kak Bayu..!!"
...****************...