Mengejar Cinta Suamiku

Mengejar Cinta Suamiku
Part 128 MCS


__ADS_3

Dion sudah tidak bisa menahan gejolak nya. Dengan penuh n a f s u dan g a i r a h lelaki itu sudah memasukkan tangannya ke dalam baju yang di pakai angel.


"ah..dion hentikan..kita harus...berangkat sekarang..empthh.." kata angel mencoba menahan lelaki itu yang tangan nya sudah berada di kedua gundukan miliknya..


Sebenarnya angel pun tidak tahan. Apalagi posisi duduk nya yang berada tepat di atas junior milik dion. Wanita itu juga merasakan bahwa si junior sudah keras dan tegang dibawah milik nya. Tapi sebelum penyatuan itu terjadi, angel harus menghentikan lelaki itu. Karena jika tidak di hentikan sekarang, sudah pasti dion akan melakukan nya lebih dari satu kali. Dan itu artinya mereka akan kehilangan kesempatan untuk kabur dari tuan yuda.


Angel menarik rambut dion cukup kencang, hingga mulut lelaki itu terlepas dari salah satu gunung nya..


"STOP..!! Kita pergi sekarang.." pekik angel seraya bangun dari kedua paha dion. Wanita itu lalu merapikan kembali pakaian nya yang sudah tidak berbentuk karena ulah pria itu.


Dion menahan tangan angel, "Berikan aku pelepasan satu kali. Setelah itu kita pergi..!!" kata dion yang sudah tidak tahan, begitu pun juniornya yang merasakan sesak ingin segera masuk ke dalam sarang nya.


Angel menatap wajah dion yang terlihat sayu..


"Tidak.." angel menggelengkan kepala nya.. "Kamu tidak akan puas dengan satu kali pelepasan. Pasti setelah itu akan ada pelepasan kedua dan ketiga seperti biasanya.." Angel lalu melangkah hingga tangan dion terlepas dari pergelangan tangannya..


Dion mengusap wajahnya kasar..


"Kau harus mempersiapkan diri mu. Karena setelah kita tiba di negara tujuan, aku tidak akan membiarkan mu turun dari tempat tidur..!!" bisik dion tepat di belakang telinga angel hingga membuat wanita itu langsung menelan saliva nya.


Setelah itu, dion pun membantu angel mengemasi barang milik nya ke dalam koper.


**

__ADS_1


Di sisi lain..


"Aku tidak tahu kalau suami ku ini ternyata memiliki hati yang seperti malaikat.." puji dinda setelah mendengar cerita sesungguh nya..


"Setelah ini, aku tidak mau mendengar lagi kamu menanyakan sesuatu tentang pria lain..!!"


"Kamu denger nak. Papi mu benar benar posesif..!! Sifat cemburu nya sudah tidak tertolong lagi.." ucap dinda bicara dengan bayi di perutnya..


Bima hanya menyunggingkan senyumnya mendengar sang istri mengadu dengan bakal calon anak mereka.


Tidak terasa mobil mereka pun sudah tiba di halaman rumah utama.


Pengawal yang berada di rumah itu pun langsung berinisiatif membuka kan pintu mobil untuk tuan dan nyonya nya.


"Terimakasih pak.." kata dinda menjawab seraya tersenyum ramah. Sementara bima, dia hanya mengangguk pelan tanpa ekspresi.


Bima melingkarkan tangan nya di bahu sang istri.


"Ayo sayang. kita masuk..!! Tidak baik untuk kamu terlalu lama di luar rumah.." kata bima lembut


"Tunggu..!!" ucap dinda


"Kenapa ??"

__ADS_1


"Dompet om mana ??" tanya dinda membuat bima bingung.


Bima pun mengeluarkan dompetnya dari saku celana nya, dan langsung memberikan benda itu ke tangan sang istri


Dengan heran bima terus memperhatikan istrinya..


Sementara dinda, saat itu juga langsung membuka dompet suami nya. "Om ini orang kaya, tapi kenapa tidak punya uang ??" tanya dinda heran saat melihat isi dompet suami nya yang hanya memiliki beberapa lembar uang berwarna merah yang kalau di hitung jumlah nya tidak sampai satu juta.


Dinda mengeluarkan semua uang itu.


"Pak, ini tolong di terima.." kata dinda memberikan uang yang tidak seberapa itu pada pengawal di rumah nya..


"Jangan nyonya.." kata pengawal itu mencoba menolak,


Dinda lalu memberikan uang tersebut langsung ke tangan pria bertubuh kekar di depan nya.. "Tolong di terima pak. Belikan makanan yang enak enak untuk semua pengawal yang bekerja hari ini. Kalau kurang, nanti suami saya akan memberikan nya lagi..!!" ucap dinda dengan menaik turunkan alisnya melihat sang suami..


"Kalau begitu, terimakasih nyonya, tuan.." ucap pengawal tersebut..


Sementara bima langsung merangkul dan mengajak istrinya itu masuk ke dalam rumah..


"Kenapa kamu suka sekali memberikan uang ku pada orang lain ??" tanya bima sambil berjalan menuju kamar.. "Kemarin kamu meminta ku memberikan bonus 2 kali lipat untuk david, sekarang kamu menguras isi dompet ku untuk para pengawal di luar. Apa kamu sengaja ingin membuat suami mu ini bangkrut ??" tanya bima lagi ketika mereka sudah masuk ke dalam kamar..


...****************...

__ADS_1


__ADS_2