Mengejar Cinta Suamiku

Mengejar Cinta Suamiku
Part 175 MCS


__ADS_3

Setelah cukup lama melepas rindu di rumah chacha, luna dan bima pun akhirnya pamit ketika waktu sudah menjelang malam..


"Aku pamit ya, cha.." luna memeluk chacha sekilas. Dan chacha pun membalas pelukan tersebut..


"Tante pulang dulu ya, cantik.." Setelah berpamitan dengan chacha, kini giliran luna berpamitan dengan putri sahabat nya. Luna mencubit gemas pipi gadis kecil itu.


"Tante nanti kesini lagi ya. Al suka main sama tante.." ucap Alsiva, gadis kecil anak perempuan chacha dan diki.


Luna menggangguk, "tentu dong. Nanti pasti tante kesini lagi.."


Setelah itu luna dan bima pun masuk ke dalam mobil mereka.


"Sayang, ayo kita jemput dewa.." ucap luna ketika kendaraan nya sudah mulai bergerak..


Bima menatap sekilas, kemudian kembali fokus menatap jalanan yang ada di hadapan nya.. "Memang nya kenapa ? Kamu khawatir ??" tanya bima


Luna menggeleng cepat. Tentu saja dia tidak khawatir, karena saat ini putra nya itu berada di tempat yang aman..


"Lalu...??" tanya bima lagi

__ADS_1


"emm, aku tidak pernah berpisah dari dewa. Aku sangat tidak nyaman berada jauh dari anak kita.." jawab luna jujur..


Bima tersenyum seraya menggerakkan tangan nya untuk mengusap pucuk kepala sang istri.. "Baiklah jika itu keinginan istri ku. Maka aku akan mengabulkan nya.." ujar nya sambil menggoda..


Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya mereka sudah tiba kembali ke rumah kedua orang tua luna.


"Bun, dewa mana ??" tanya luna ketika mereka berdua sudah masuk ke dalam kamar..


"Sudah tidur, sayang. Lihatlah ini sudah jam berapa ??" tanya bunda seraya menunjuk ke arah jam yang menempel di dinding rumah..


"Astaga! Sepertinya tadi masih sore ya, mas. Kenapa kita tiba di sini sudah hampir pukul 10 malam..??" tanya luna heran.


"Sudahlah, nak. Lebih baik kalian juga istirahat disini ya. Besok baru pulang.." ucap ayah menimpali


"Bagaimana, mas ?? Apa kita mau menginap lagi di sini ?" tanya luna melihat ke arah bima..


"Terserah kamu. Aku ikut saja!!" ucap nya santai. Karena tentu saja tidak masalah bagi bima jika pun mereka kembali menginap di rumah kedua mertua nya tersebut, sebab luna juga sudah kembali ke rumah utama mereka. Jadi tidak masalah nagi nya jika hanya menginap satu atau dua hari di rumah mertua nya itu..


"Baiklah. Karena sudah terlalu malam juga, lebih baik malam ini kita tidur di sini ya, mas ??"

__ADS_1


Bima mengangguk, tanda setuju.


Setelah itu, kedua pasang suami istri itu pun masuk ke kamar masing masing..


**


Keesokan hari nya..


Di meja makan..


"Mami, dewa mau sekolah.." ucap dewa di sela sela sarapan pagi mereka..


"Sekolah ??" tanya ayah arya


"Iya opa. Dewa kan udah sekolah.." celoteh anak itu menjawab pertanyaan opa nya..


Ayah arya lalu melihat ke arah luna.. "Bagaimana kalau hari ini kita carikan sekolah yang bagus untuk dewa ??" usul nya pada luna dan sang menantu..


"Boleh. Aku juga kasihan dewa di sini belum memiliki teman. Kamu bagaimana, mas. ??" tanya luna. Dia selalu bertanya lagi pada suami nya, dia tidak mau sampai ada salah paham lagi antara diri nya dengan sang suami ..

__ADS_1


Pokok nya apapun itu akan Luna diskusikan dengan bima, apalagi mengenai masalah dewa, putra mereka satu satu nya. Tentu lah harus ada andil bima sebagai ayah kandung dewa dalam memutuskan setiap masalah tersebut..


__ADS_2