Mengejar Cinta Suamiku

Mengejar Cinta Suamiku
Part 124 MCS


__ADS_3

Di ruangan khusus yang di sewa diki untuk mempertemukan kedua calon mertua nya..


Hanya ada keheningan di awal pertemuan pertama antara Nyonya Aneth dan Tuan Bara. Lelaki yang usianya sudah menginjak setengah abad itu pun belum memulai bicara sama sekali. Begitu pun nyonya aneth, dia juga enggan untuk memulai lebih dulu pembicaraan di antara mereka.


Sesekali Tuan Bara mencuri curi pandang pada sang mantan istri. Walau sebenarnya sekalipun dia tidak pernah mengucapkan kata cerai bahkan talak pada nyonya aneth.


Ekhem..


Setelah cukup lama, akhirnya suara deheman terdengar dari Tuan Bara..


"Bagaimana kabarmu sekarang dek ??" tanya tuan bara lebih dulu dengan memanggil wanita di depan nya dengan panggilan sayang seperti dulu..


"Baik mas.." jawab nya dengan mengumpulkan keberanian untuk menatap lawan bicara nya..


Tiba..tiba..


BRAKKK..


pintu di buka paksa dari luar..


"Oohh.. Jadi dad bercerai dengan istri ketiga dad untuk kembali dengan si pelakor ini ???" pekik seseorang yang tidak lain adalah Riko, putra sulung dari Tuan Bara..


Tuan Bara langsung berdiri.. "JAGA UCAPAN MU..!!" Bentak tuan bara dengan kilatan kemarahan di wajah nya..


"HA HA HA.. UNTUK APA DAD SIBUK BERMAIN WANITA DI LUAR SANA KALAU AKAN KEMBALI PADA WANITA PERUSAK RUMAH TANGGA ORANG..??" Lagu riko melayangkan pertanyaan dengan penuh penekanan, sementara nyonya aneth, dia sekuat tenaga menahan tangisan nya..


"CUKUP RIKO..!! Kamu tidak pantas berbicara seperti itu.."


"Lalu aku harus bicara apa hah ? Wanita ini adalah penyebab mommy ku meninggal..!!"


deg


Di luar sana chacha dan diki baru saja akan menghampiri ibu dan tuan bara di kagetkan dengan kedatangan riko, dan ucapan nya yang baru saja di lontarkan oleh laki laki tersebut.


Sementara nyonya aneth sudah tidak bisa lagi menahan air matanya, saat mendengar bahwa istri pertama mantan suami nya itu sudah tidak ada lagi di dunia ini.


Diki setengah berlari menarik riko,


"LEPASKAN AKU DIK..!! AKU HARUS MEMBERI PELAJARAN PADA SI PELAKOR ITU..!! DIA TELAH MENGHANCURKAN KELUARGA KU..!!" Pekik riko saat dirinya di tarik paksa oleh diki sang sahabat..


"IBUUU..." teriak chacha melewati riko dan diki..


deg


"IBU.." batin riko tidak pernah menduga kalau wanita itu adalah ibu dari chacha, calon istri sahabatnya..

__ADS_1


"IKUT AKU SEKARANG..!!" Diki menarik paksa riko dengan mengunci kepala sang sahabat di bawah ketiaknya..


Saat keluar mereka berdua langsung jadi pusat perhatian.. "Diamlah, jangan banyak bergerak, atau leher mu akan patah..!!" bisik diki pelan tapi mematikan..


Riko pun akhirnya pasrah dia mengikuti langkah diki kemana sahabatnya itu akan membawa nya..


Sementara itu..


"Bu, ayo kita pulang.." Chacha membantu sang ibu untuk berdiri..


"TUNGGU..!!" tuan bara berdiri, dia menghentikan langkah kedua wanita itu


"Dek, kita harus bicara..!!" sambung tuan bara pada wanita yang yang nama nya masih tersimpan rapi di hati terdalam nya


"Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi mas. Dan mengenai kematian Jessy, aku minta maaf..hiks..hiks..aku tidak tahu.." ucap ibu dengan tangisan yang begitu menyayat hati


"Tidak, itu bukan kesalahan mu..!! Tapi Itu murni kesalahan nya sendiri..!!"


Tuan bara menghampiri kedua wanita itu, tapi chacha menarik ibu nya ke belakang tubuh nya..


"Maaf tuan, sepertinya cukup sampai di sini. Saya tidak ingin membuat ibu semakin terluka..!!"


deg


Darimana tuan bara tahu bahwa chacha adalah putri nya. Jawaban nya tentu saja dari diki..


**


Flashback On..


Beberapa hari lalu setelah diki bertemu dengan bayu di depan komplek chacha, pria itu memilih untuk tidak langsung pulang ke apartemen nya.


Diki malah berputar arah untuk kembali ke rumah Riko, sahabatnya.


*Skip perjalanan..


Diki sudah tiba di rumah besar itu. Mobil nya pun kembali parkir di tempat yang sama seperti saat tadi datang bersama chacha..


Diki langsung masuk ke dalam setelah asisten rumah tangga di rumah itu membukakan pintu utama untuk nya..


"Om bara dimana bi ?" tanya diki yang membuat asisten rumah tangga itu bingung. Karena biasanya diki pasti mencari riko, tapi untuk pertama kali nya dia malah mencari si pemilik rumah itu.


"Tuan ada di ruang kerja nya den.." jawab asisten rumah tangga itu


Diki yang sudah tahu letak seluruh ruangan di rumah riko pun langsung berjalan ke ruangan dimana tuan bara berada.

__ADS_1


TokTokTok..


"Masuk..!!" suara tuan bara terdengar di balik pintu..


Diki masuk setelah membuka pintu ruangan itu..


Tuan bara langsung berdiri dari duduk nya saat melihat siapa yang datang.. "Apa kamu tidak salah ruangan dik ??" tanya tuan bara yang mengira diki salah masuk ruangan..


"Tidak om, aku memang ingin menemui om.." jawab diki,


Tuan bara berjalan menghampiri diki dan mempersilahkan laki laki itu untuk duduk di sofa ruangan kerjanya..


"Apa sepenting itu hingga kamu datang selarut ini ??" tanya tuan bara seraya duduk di sofa yang lain


"Om, Maaf jika aku lancang. Tapi apa om masih ingat dengan wanita yang bernama Nyonya Aneth ??" tanya diki mulai serius,


deg


Tuan bara sampai melebarkan kedua matanya,


"Apa maksud pertanyaan kamu ??" tanya tuan bara tak kalah serius


"Jawab om. Apa om masih mengenal nya ?" diki tidak mau menjawab pertanyaan tuan bara


Tuan Bara terdiam..


"Om, apa om tidak mau bertemu dengan wanita yang bertahun tahun om tinggalkan begitu saja ??"


deg


Kembali pertanyaan diki membuat dada tuan bara semakin sesak. Pria tua itu tidak pernah membayangkan kedatangan diki malam ini akan membuat nya teringat kembali dengan cinta masa lalu nya.


"Sebenarnya apa tujuan mu menanyakan hal konyol itu ??" tanya tuan bara menatap tajam diki..


"Om tahu ? Wanita yang om tinggalkan itu memiliki seorang putri. Dan putri nya adalah wanita yang sangat aku cintai..!!"


Lagi lagi tuan bara tidak bisa berkata kata mendengar ucapan diki.


"Tadi siang om sudah bertemu dengan nya. Dia wanita ku. Dan aku sangat mencintai nya. Tapi karena om aku tidak bisa menikahi nya..!!"


"Chacha.." batin tuan bara..


Mata tuan bara berkaca kaca, dia mencoba kuat untuk menahan agar air mata nya tidak jatuh..


...****************...

__ADS_1


__ADS_2