
Pagi hari nya ...
eughhh
Terdengar suara lenguhan menandakan si empunya akan segera bangun dari tidur lelapnya,
"good morning, little wife..!!" Bima tersenyum menyapa istrinya yang masih betah berada di balik selimut,
"Mau mandi dulu atau langsung sarapan ??" tanya bima lembut, seraya duduk di pinggir kasur sebelah dinda sambil membelai rambut hitam istrinya
"mandi.." jawab dinda malu malu sambil menyembunyikan setengah wajahnya di balik selimut,
"sungguh menggemaskan..!! Ingin rasanya aku masuk lagi ke dalam selimut itu..!!"
"aku temani ya..??"
Dinda dengan cepat menggelengkan kepalanya, "NO..!!" tolak dinda tegas,
Bima tersenyum, "memang nya bisa jalan..??" selidik bima,
"BISA..!!" jawab dinda dengan penuh percaya diri, lalu dia pun bangun seraya melingkarkan selimut tebal di tubuh nya dan segera bergerak turun dari kasurnya,
tapi...
"Ssshhh.."
Langkah kaki dinda terhenti saat lagi lagi dia merasakan area inti nya yang terasa perih,
grep
Tanpa banyak berkata bima lalu mengangkat tubuh istrinya ala bridal,
"Aakkhh," teriak dinda saat merasakan tubuh nya melayang di udara,
"jadi bisa jalan apa nggak, hmmm..??" ledek bima,
Dinda memukul pelan dada bidang suaminya, "ini semua gara gara om, aku sampai gak bisa jalan seperti ini..!!" ketus nya,
Ya, kemarin seharian bima terus menggempur tubuh istrinya. Dia tidak membiarkan dinda untuk istirahat barang sekejap. Bahkan dinda tidak di izinkan untuk memakai pakaiannya.
"Maaf sayang..!! Tubuhmu sudah menjadi canduku..!!" kata bima jujur,
Setelah masuk ke dalam kamar mandi, bima lalu mendudukkan tubuh dinda yang masih tertutup selimut di atas closet, dia lalu menyiapkan air hangat untuk istrinya.
__ADS_1
"Om, aku bisa sendiri.."
Bima tersenyum, "tenang sayang, aku tidak akan melakukan nya disini..!!" dia selalu tahu apa yang istrinya pikirkan bahkan sebelum dinda mengatakan nya.
Bima lalu membuka perlahan selimut yang menutupi tubuh dinda,
dengan sekali angkat tubuh dinda sudah berpindah ke dalam bathtub yang berisi air hangat.
glek
Bima menahan saliva nya saat mengangkat tubuh dinda yang naked, bahkan adik kecilnya saja sudah berontak dibawah sana meminta agar segera di keluarkan.
"tahan boy..tahan..!! Nanti malam kau bisa mengobrak abrik sarang mu lagi..!!"
Cupp
Bima mengecup kening dinda, dia tidak tahan berlama lama melihat keindahan tubuh istrinya yang tanpa sehelai benang pun itu.
"aku akan menyiapkan sarapan untuk kita..!!" kata bima, lalu setelah itu dia keluar dari dalam kamar mandi, membiarkan dinda menikmati waktunya sendiri.
**
Di ruang kerja..
Ada percakapan serius antara bima dan asisten pribadi nya,
**
Flashback On
Bima membuka matanya saat matahari masuk ke sela sela jendela kamar pribadi mereka,
Dia tersenyum saat bangun yang pertama kali di lihatnya adalah wajah dinda.
Intens sekali bima menatap wajah istrinya itu. Kalau di pikir pikir, wajah dinda itu tak ada celahnya sama sekali. Wajahnya yang mungil hidung mancung, dan jangan lupakan kalau dia tersenyum terlihat lesung pipi di pipi kanan dan kiri nya. Wajahnya tidak membosankan meskipun bima memandangnya terus menerus.
"Cantik.." gumam bima seraya menyingkirkan rambut yang menutupi wajah dinda,
Seulas senyum hadir di bibir bima, "siapa yang menyangka kalau istri kecil ku ini jago bela diri..!!" kata bima saat dia mengingat kembali pipi nya pernah di tampar sampai mengeluarkan darah segar.
Setelah puas memandangi wajah dinda, bima pun segera membersihkan diri nya.
Drrttzz
Drrttzz
__ADS_1
saat dia berjalan ke arah kamar mandi, suara ponselnya berbunyi,
Bima lalu mengangkat telepon yang di layarnya tertulis David, asisten pribadinya
"Ada apa ?" tanya bima tanpa basa basi,
Di sebrang sana david mengatakan ada hal penting yang harus di bicarakan dengan bos nya itu secara langsung.
Lalu bima meminta david untuk datang kerumahnya yang baru.
**
Flashback Off
**
"Bukankah aku menyuruhmu untuk cuti selama seminggu ini..??" kata bima mengingat kembali ucapan nya pada david waktu itu,
"Iya bos, tapi ini sangat penting..!! Aku tidak mungkin membiarkan orang lain yang mengatakan nya padamu, bos..!!"
"Kalau begitu, cepat katakan ada apa ??" tanya bima penasaran,
"Dion berulah lagi..!!" kata david
"ck, itu yang kau bilang penting.. ??" sinis bima,
"Bos, ini serius..!!" kata david lagi dengan wajah penuh kekhawatiran,
"Dion, dia menghubungi mafia luar negeri untuk membalas perbuatan mu kemarin, bos !!"
Bima terhenyak, tapi tidak ada ekspresi apapun yang di tampilkan wajahnya,
"Aku menyesal kenapa kemarin aku tidak membunuh nya..!!" kata bima dengan aura membunuh yang menyeruak ke seluruh ruangan,
glek
David menelan saliva nya, bulu kuduk nya sampai merinding mendengar ucapan bos nya.
Bekerja dengan bima menurut david bagai naik permainan roller coster, sangat menegangkan.
"Apa informasi yang kau dapat ini valid ?" tanya bima memastikan agar dia tidak sampai salah langkah dalam menghadapi dion
"Valid bos.." jawab David penuh percaya diri, "Anak buah kita yang mengatakannya, dia yang memiliki teman di dunia mafia mengatakan padaku bahwa ada pengusaha indonesia yang meminta bantuan untuk menghabisi seseorang..!!"
"Kau mau bermain main dengan ku rupa nya..?"
__ADS_1
...****************...