Mengejar Cinta Suamiku

Mengejar Cinta Suamiku
Part 136 MCS


__ADS_3

Setelah acara pesta pernikahan nya yang hanya di hadiri oleh keluarga dan orang terdekat, kini pasangan pengantin baru Chacha dan diki sedang berada di tengah tengah keluarga besar mereka untuk makan malam bersama.


Diki dan chacha pun duduk berdampingan dengan jemari yang sejak tadi saling bertaut.


"Permisi tuan, ini ada hadiah pernikahan dari Tuan Bima dan istrinya.." ucap seorang pria berpakaian rapi memberikan sebuah kunci dengan pita merah yang menghiasi benda tersebut..


Diki menerima benda itu dengan alis yang bertaut. Dan karena itu acara makan malam bersama keluarga maka kejadian itu menjadi pusat perhatian beberapa pasang mata yang duduk bersama di meja makan panjang hotel tersebut.


Chacha yang duduk di sebelah diki pun menjadi penasaran, diki menyerahkan pada istrinya kunci tersebut beserta amplop yang entah apa isi nya.


"Aku bingung mau memberikan apa pada mu, karena aku tahu kau sudah memiliki segala nya. Aku memberikan mu salah satu vila ku yang berada di bali. Aku tahu sejak lama kau menginginkan nya, dan aku memberikan mu tiket honeymoon keliling eropa selama satu bulan penuh. Jadi jangan sia siakan uang ku, semoga bibit mu cepat tumbuh.."


Chacha tersenyum membaca isi surat itu. Sementara yang lain jadi ikut penasaran apa isi tulisan nya, termasuk sang suami.


Dengan cepat diki menyambar kertas di tangan istrinya. Perlahan lelaki itu pun membaca tulisan tangan dati sahabat nya tersebut.


Mata diki membulat saat membaca bagian vila yang di berikan bima. Jujur, sejak lama diki menginginkan vila itu, karena posisi nya yang tepat berada di depan laut. Dan juga vila itu termasuk vila yang berada di kawasan paling mahal dan hanya di miliki oleh 3 orang saja dan bima salah satu nya.


Dulu diki sempat menawar pada bima dengan harga yang sangat fantastis lebih dari harga bima membeli nya, tapi sahabat nya itu bersikeras tidak mau menjual nya apapun yang terjadi. Padahal vila itu pun tidak seperti kedua vila lain nya yang sengaja di sewakan untuk menambah nilai kekayaan. Bima justru hanya membiarkan saja vila tersebut dan memperkerjakan beberapa orang untuk mengurusnya tanpa sekalipun dia datang ke tempat itu.


Entah apa yang di pikirkan lelaki itu saat membeli vila tersebut.


Riko yang duduk di sebelah diki sengaja menggeser tubuhnya untuk ikut membaca isi pesan itu.

__ADS_1


Mulut riko sampai terbuka sedikit, betapa terkejutnya dia bima memberikan sesuatu yang sejak dulu di inginkan diki.


"Kira kira kalau aku yang menikah nanti, apa ya yang bima berikan padaku..??" ucapan riko langsung membuat diki menoleh,


"Menikah ? Cari cewe nya dulu.." ucap diki dengan suara yang sengaja dia besarkan hingga membuat seluruh keluarga besar nya langsung tertawa meledek riko.


Selepas makan malam, seluruh keluarga pun kembali ke kamar masing masing. Karena besok mereka akan kembali ke rumah mereka masing masing.


Tapi di lain tempat, lebih tepatnya di kamar ibu chacha. Di ruangan itu ada 5 orang yang tengah duduk dan bicara dengan serius. Dia adalah ibu anetha, dad bara, diki dan istri nya dan satu lagi tentu saja riko.


Dad bara mengumpulkan mereka semua di satu tempat untuk membicarakan masalah hubungan nya dengan sang wanita yang tidak lain adalah mantan istri siri nya.


Dia meminta izin pada chacha untuk menikah lagi dengan ibu.


Chacha menatap ibu nya, "Chacha serahkan semua nya sama ibu dad, apapun keputusan yang ibu ambil chacha pasti akan mendukung nya.." ucap chacha sambil menggenggam tangan ibu


Dad bara lalu bangun dan berlutut di hadapan ibu dengan mengulurkan sebuah kotak berisi cincin berlian.. "Bagaimana sayang ?? Apa kamu bersedia menjadi istri ku lagi ?? Menjadi pendamping ku yang terakhir hingga maut yang memisahkan kita ??"


Mata ibu berkaca kaca. Tapi tiba tiba...


"Tunggu! Tunggu!!" ucap riko membuat semua orang yang berada di ruangan itu menatap ke arah nya.


"Dad, kenapa kau tidak menanyakan pendapat ku ?? Aku kan belum bilang setuju..." ucap riko sengaja mengacaukan moment romantis itu..

__ADS_1


Plak!!


Diki memukul kepala riko cukup kencang..


"Astaga!! Kau itu adik ipar ku. Jangan seenak nya memukul kepala ku..!!" ucap riko sambil mengusap belakang kepala nya..


"Dad tidak perlu pendapatmu. Lagi pula setuju atau tidak dad tetap akan menikah dengan ibu mu.." kata daddy yang langsung menyematkan cincin tersebut ke jari manis nyonya anetha.


"Mas, jangan begitu. Aku ingin menikah dengan restu dari semua pihak. Termasuk riko.." kata ibu menatap riko yang sudah dia anggap sebagai putra lelaki nya.


Riko membusungkan dada nya, merasa di atas angin.. "Silahkan dad tanya pada ku. Apa aku setuju atau tidak dad menikah lagi ??" ucap riko dengan sombong nya..


Diki sampai menggelengkan kepala nya melihat kelakuan sahabatnya itu. Sementara chacha sedari tadi hanya bisa menahan tawa nya melihat kakaknya yang ajaib itu.


...****************...


Assalamu'alaikum warrahmatullah temen temen..


Mohon maaf yang sebesar besar nya ya karena aku lama banget nggak up MCS ini 🙏


Sebenarnya aku udah nulis beberapa eps tapi sayang laptop ku tiba tiba mati sampai sekarang. Dan alhasil semua cerita yang sudah aku tulis harus aku ulang dari awal (ini tuh definisi sakit tapi tak berdarah 😭)


FYI ya, laptop ku belum di perbaiki sampai sekarang.. huhuhu 🥲

__ADS_1


Semoga temen temen bisa mengerti ya 🙏💜


__ADS_2