
Jangan lupa untuk VOTE ya🥰😍...
Happy Reading Guys🥰😘!!!!
*****
Ruang VIP no.5
"Kak Reza?"
panggil Clara pelan membuat Reza menoleh sebentar lalu kembali fokus pada ponsel yang digenggamnya
"Kak?". Diam
"Kak Reza?". Diam
"Astaga aku seperti berbicara dengan patung"
ketus Clara pelan lalu berdiri dan hendak berjalan menuju sofa namun langkahnya terhenti saat Reza memegang lengannya
"Sayang, aku tidak akan menjawab dan berbicara denganmu sebelum kau berhenti memanggilku dengan embel-embel kak"
"Baiklah Reza"
ucap Clara pelan seraya menahan tawa
"Sayang"
rengek Reza dengan manjanya
"Astaga, apa susah sekali mendengar kau memanggilku sayang?"
ketus Reza kesal seraya mengerucutkan bibirnya
"Lucu sekali"
ucap Clara yang sudah tak bisa menahan tawa
"Ayo panggil aku sayang mulai sekarang dan berhenti memanggilku kak atau hanya nama ku saja"
"Baiklah sayang"
ucap Clara pelan namun terdengar jelas oleh Reza hingga sukses membuat lelaki tersebut tersenyum
"Ehm, apa aku boleh pulang sekarang?"
"Kau ingin kemana? Mengapa kau meninggalkanku?"
rengek Reza dengan wajah kesalnya
"Sayang, aku tidak bisa bermalam disini"
ucap Clara menenangkan seraya terkekeh pelan karena masih tidak terbiasa memanggil Reza dengan panggilan sayang
"Mengapa tidak bisa?"
"Raja menungguku"
Deg
Clara dengan cepat menutup mulut dan merutuki dirinya dalam hati karena keceplosan menceritakan tentang Raja dihadapan Reza
Hal itu membuat Reza menatap Clara curiga karena terlihat jelas di wajah Clara bahwa dirinya sedang menyembunyikan sesuatu dari Reza
"Raja? Siapa dia?"
"Ehm, ke-keponakanku sayang"
ucap Clara gugup
Ada yang tidak beres.-Reza
"Oh ya? Ajaklah dia kemari besok, aku ingin berkenalan dengannya"
Astaga bagaimana ini? Aku tidak mungkin membawa Raja dihadapan kak Reza, bisa-bisa kak Reza mengetahui semuanya saat melihat wajah Raja yang benar-benar mirip dengannya.-Clara
"Dia akan kembali besok, jadi tidak sempat untuk kemari sayang"
"Padahal aku ingin bertemu dengannya. Ayolah ajak kemari besok"
"Nanti ku tanyakan dengan Mama Papa nya ya"
__ADS_1
ucap Clara pelan
"Hei ayolah aku ingin bertemu dan bermain dengannya sekali saja"
ucap Reza merengek
"Jika tidak, aku tidak akan mengijinkan mu pulang"
ancam Reza yang membuat Clara terkekeh pelan
"Baiklah besok ku bawa kemari"
Tapi aku tidak janji kak.-Clara
"Tapi kau pulang saat Mama kembali ya sayang"
"Iya kak eh-sayang"
ucap Clara terkekeh.
*****
Saat ini baik Clara maupun Reza sedang sibuk bermain ponsel dengan Reza yang sedang bermain game online sedangkan Clara sedang menonton drama
Hingga tiba-tiba
Klek
Pintu ruangan terbuka dan masuklah seorang anak kecil membuat Clara dan Reza menghentikan aktivitas mereka
"Eh maaf om, tante, Raja salah kam- Mama?"
ucap seorang anak kecil tersebut terkejut
"Mama?"
ulang Reza yang membuat Clara mematung
Sedangkan anak kecil tersebut langsung berlari dan memeluk kaki Clara
"Sayang, kenapa Raja bisa disini? Sama siapa?"
tanya Clara lalu berjongkok dihadapan buah hatinya
"Lalu kenapa Raja bisa sampai kamar ini?"
"Tadi Raja ada diluar ruangan tante Bora sama kakek, tapi gara-gara Raja keasyikan lihat-lihat bunga jadi Raja sampai depan kamar ini Ma, Raja kira ini kamar tante Bora jadi Raja masuk deh"
"Astaga sayang, jangan begitu lagi ya. Bagaimana jika Raja bertemu orang jahat?"
"Maafkan Raja ya Ma"
"Iya sayang, Mama akan menelfon nenek sebentar ya"
Sedangkan Reza hanya diam mendengarkan perbincangan Clara dengan buah hatinya hingga tiba-tiba
"Ma, om itu siapa ya?"
tanya Raja seraya menatap Reza yang juga sedang menatapnya
"Itu namanya om Reza, sebentar ya"
"Kak?"
panggil Clara pelan
"Eh-iya kenapa sayang?"
"Ehm, boleh tidak aku titip Raja sebentar? Soalnya aku akan menelfon Ibu"
"Tentu saja. Hei jagoan, kemari lah duduk dekat om"
ucap Reza tersenyum lalu menatap Raja
"Sayang, Mama akan menelfon nenek sebentar ya, Raja temani om disini"
"Baik Ma"
jawab Raja lalu berjalan mendekati Reza dan duduk di kursi sebelah ranjang rumah sakit
Sedangkan Clara berjalan keluar ruangan karena ingin mengabari sang Ibu
__ADS_1
"Halo?"
ucap wanita paruh baya diseberang sana saat panggilan terhubung
"Bu, Raja ada sama Clara"
"Loh? Bagaimana bisa nak? Ini Ibu sama Ayah mu sibuk mencarinya"
"Clara ada di ruangan kak Reza, Bu"
"Reza? Ayah nya Raja itu? Mengapa kau ada disana nak? Apa dia sudah mengetahuinya?"
"Tidak Bu, ceritanya sangat panjang jadi Clara beritahu inti nya saja ya, kak Reza hilang ingatan karena kecelakaan tapi anehnya kak Reza hanya ingat Clara sebagai kekasihnya, jadi Mama nya kak Reza minta tolong agar Clara bisa menemani kak Reza sampai sembuh"
"Bagaimana jika dia curiga dengan Raja, nak?"
"Tidak Bu, kak Reza sedang hilang ingatan jadi tidak mungkin dia curiga dengan Raja"
"Raja tadi salah masuk kamar, jadi dia masuk ke kamar kak Reza"
"Baiklah nak, syukurlah jika Raja bersama mu. Ibu akan mengabari Ayah"
"Raja akan pulang bersama Clara, Bu"
"Berhati-hatilah nak, ikatan antara Ayah dan anak itu sangat kuat. Ibu mendukung keputusan yang menurutmu benar"
"Baik Bu"
Panggilan pun terputus.
*****
Didalam ruangan setelah kepergian Clara, entah kenapa Reza merasa sangat senang berada di dekat Raja, seorang anak laki-laki yang tanpa disadari begitu mirip dengannya
"Om, sakit ya?"
"Hanya sakit biasa. Oh iya, nama kamu Raja ya?"
"Iya om, aku Raja"
"Raja, umurnya berapa?"
"3 tahun om"
Tiga tahun? Empat tahun yang lalu aku dan Clara melakukannya. Apakah mungkin?-Reza
"Mama dan Papa Raja dimana?"
"Loh? Itu tadi Mama Raja yang menemani om disini. Kalau Papa Raja itu tidak ada, kata Mama sih sudah di surga"
"Ka-kau serius? Itu tadi Mama Raja? Mama kandung Raja?"
"Om kenapa tidak percaya? Oh iya, Raja punya foto waktu Raja masih di perut Mama. Sebentar ya om"
ucap Raja seraya mengambil ponsel dari dalam saku dan memberikannya kepada Reza
Reza pun membuka ponsel tersebut dan mencari album galeri. Begitu banyak foto-foto saat kehamilan Clara yang membuat Reza benar-benar terkejut, terlebih saat melihat foto dimana Clara sedang memeluk Raja saat baru saja selesai persalinan
"Papa Raja jahat ya om, Raja kan tidak nakal tapi kenapa ya Papa Raja meninggalkan Raja dan Mama berdua? Kenapa juga ya Papa Raja harus pergi ke surga"
ucap Raja yang membuat air mata Reza lolos membasahi wajahnya
Aku harus mencari tau ini semua.-Reza
"Om, kenapa menangis?"
tanya Raja khawatir lalu menghapus air mata Reza dengan tangan mungilnya
"Raja jadi anak yang pintar ya, harus jagain Mama"
"Iya om, Raja akan jagain Mama karena Raja sayang Mama"
ucap Raja bersemangat
Lalu Reza pun meminta Raja untuk naik dan berbaring dengannya di atas ranjang rumah sakit, Raja pun menuruti dan berbaring tepat disebelah Papa kandungnya
"Oh iya om, kenapa wajah om mirip Raja ya?"
tanya Raja seraya menatap wajah Reza intens.
*
__ADS_1
*
*