Menjadi Yang Ke-3

Menjadi Yang Ke-3
Bertemu Davina


__ADS_3

kini Aulia dan juga Indira sudah sampai di kediaman Bagas dan Aulia melihat dengan jelas mobil yang terparkir di depan itu merupakan miliknya Davina, membuat Aulia sedikit senang karena mungkin masalah antara suaminya dan juga wanita itu sudah selesai karena buktinya sekarang Davina Sudah ada di rumah itu lagi.


"Ayo kita masuk ke dalam, soalnya sepertinya Mama kamu sudah datang! Ingat ya nanti Jangan membantah apapun yang dikatakan oleh Mama kamu soalnya nanti dia marah lagi loh, karena kalau marah kasihan tidak akan pernah mau kembali lagi ke rumah ini nanti Kamunya sama siapa ? "tanya Aulia membuat Indira memasang wajah cemberut karena tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh wanita itu.


"Kalau mama Devina marah terus pergi dari rumah tidak masalah dong Kan ada Bunda sama Papa di sini yang bakalan selalu nemenin aku, jadi mau Mama Davina pergi sampai kapanpun tidak akan pernah jadi masalah untukku!"sahut Indira santai karena memang anak sekecil itu sebenarnya tidak boleh harus memendam beban pikiran yang amat sangat karena itu bakal mempengaruhi psikisnya dan juga pola pergaulannya ke depan yaitu nanti tidak terlalu bagus karena kehidupan masa lalunya yang sangat berpengaruh kepada etikanya dan juga setiap tutur kata yang makan yang lontarkan nantinya kepada orang-orang yang di sekitarnya.


Davina kini sedang mengeluarkan semua barang-barangnya yang intinya ya beli menggunakan uang yang diberikan oleh Bagas kepadanya, barang-barang tersebut yang sengaja dibelinya untuk investasi masa depan karena tidak selamanya dirinya bakal bersama dengan pria itu.


Nella yang kebetulan mengetahui kalau memilih untuk menyusul menantunya itu ke dalam kamar wanita tersebut, karena biar bagaimanapun Davina itu merupakan menantunya Yaitu artinya anaknya juga Maka dari itu ya harus memastikan keadaan Davina dan juga ada hal apa yang membuat wanita itu kembali.

__ADS_1


Sesampainya di sana Nella benar-benar terkejut ketika melihat Davina Tengah mengawasi semua perhiasannya serta barang-barang berharga lainnya, seolah-olah menyiratkan bahwa wanita itu akan pergi jauh dan tidak akan kembali lagi padahal hubungannya dengan Bagas masih sah sebagai suami istri sampai saat ini.


"loh Davina, kamu mau ke mana sampai mengemasi semua barang-barang kamu itu? Memangnya kamu mau pergi tetapi perginya ke mana Terus kenapa tidak tunggu Bagas pulang dulu baru kalian berbicara tentang tujuan Kamu itu, jangan langsung ambil main kesimpulan seperti ini dong nak nanti yang ada kamu bakalan menyesal sebab sudah mengambil sebuah keputusan tanpa dipikirkan masak-masak ! "ujar Nella lagi karena ia hanya ingin memberikan jalan dan juga solusi yang terbaik untuk Devina saat ini.


Davina memilih untuk tidak peduli dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Nella kepadanya, karena menurutnya itu hanya membuang-buang tenaga dan juga tidak ada kegunaannya sama sekali.


"Davina Kamu kenapa malah diam seperti ini, kamu ngomong dong supaya kalau memang ada hal yang tidak kamu sukai ya mungkin Mama bisa sampaikan kepada Bagas? "bujuk Nella lagi.


"Halo, Mbak Devina nya sudah pulang ya? soalnya tadi aku baru pulang menjemput Indira melihat ada mobilnya mbak Devina parkir di depan, Syukurlah kalau masalah Antara Kalian sudah beres dengan begitu tidak perlu minggat lagi seperti kemarin-kemarin ! "Aulia memang tidak tahu Apapun yang terjadi antara Bagas dan juga Davina tetapi Percayalah Davina selalu saja salah paham dan mengira jika apa yang Bagas lakukan kepadanya itu ada sangkut pautnya dengan kehadiran Aulia di tengah-tengah mereka Meskipun tidak ada bukti sama sekali.

__ADS_1


Davina menatap nyalang ke arah Aulia yang menurutnya sudah terlalu jauh mencampuri urusan pribadinya, Padahal selama ini dirinya saja tidak peduli dengan apa yang dilakukan oleh Aulia di sekitarnya dan memilih untuk tidak tahu sama sekali dan fokus kepada urusan pribadinya saja.


"kamu bisa tidak jangan sok bijak di sini dengan mencoba untuk menasehatiku? aku dan juga kamu sebenarnya yang terlahir ke bumi ini lebih dahulu ya itu merupakan aku jadi tidak pantas kamu menasehati orang yang lebih tua, Harusnya kamu sadar diri dan juga introspeksi diri kira-kira kamu selama ini sudah membuat orang lain di sekitar kamu merasa nyaman atau tidak dengan kehadiran kamu. "Aulia bingung karena dirinya tadi bermaksud baik dengan menyambut kedatangan Davina kembali lagi ke rumah ini tetapi ternyata sepertinya niat baiknya itu malah disalah artikan oleh wanita yang sudah tidak mudah lagi itu.


"Aku bukan sok mau menasehati Tetapi kalau memang merasa tidak nyaman dengan apa yang aku katakan tadi Ya sudah aku minta maaf, tetapi Percayalah maksud dan tujuanku itu baik karena merasa senang Mbak Davinanya mau pulang ke rumah dengan begitu rumah kembali ramai tidak kekurangan orang lain seperti biasanya !" penjelasan Aulia itu benar-benar tidak diterima oleh Davina sebab menurutnya wanita itu terlalu berbuat sesuatu pintar dan juga mengetahui segalanya.


"Bukankah selama ini kamu senang karena dengan aku yang tidak pulang otomatis kamu bebas menjadi Nyonya di rumah ini, soalnya kan Posisiku sudah tergeser buktinya Mas Bagas sampai-sampai menTalak diriku ketika tadi berada di rumah orang tuaku!"apa yang dikatakan Davina tadi benar-benar membuat Aulia merasa syok dan juga tidak percaya kalau suaminya itu bakal menceraikan istrinya hanya dalam kurun waktu satu bulan dan itu bukan hanya satu istri melainkan dua sekaligus sungguh Apa yang dilakukan Bagas itu benar-benar di luar Nalar dan juga tidak bisa diterima dengan akal sehat.


"Maksudnya ngomong seperti tadi itu apa ya, Memangnya kapan Mas Bagas menceraikan Mbak Devina nya? Karena sekarang dia itu ada di kantor belum balik sama sekali loh, dan tuh dengar mobilnya saja baru masuk di dalam pekarangan rumah yang otomatis dilihat dari tadi tidak kemanapun? "tanya Aulia yang masih tidak paham dengan semua permasalahan yang ada di rumah ini seolah-olah semuanya itu saling berketergantungan tetapi intinya dirinya tidak mau dilibatkan sedikitpun dengan masalah mereka.

__ADS_1


"ya puaskan kamu dengan apa yang dilakukan oleh Mas Bagas kepadaku, sekarang merupakan kamu karena sudah menjadi istri satu-satunya dia setelah kemarin-kemarin dia juga sempat mengajukan gugatan cerai terhadap Safira yang merupakan istrinya yang lain. "teriak Davina membuat Aulia tidak tahu lagi harus bersikap Bagaimana dan memilih untuk pergi dari situ Soalnya kalau diladeni terus sepertinya wanita itu bakalan lebih parah daripada sebelumnya dan juga dirinya lagi yang bakalan disalahkan padahal maksud dan tujuannya yaitu ingin membuat agar Davina lebih rileks dan juga tidak usah terlalu memikirkan masalahnya Ya sepertinya tidak ada habisnya sama sekali.


"Kalau memang selama ini kedatanganku di sini membuat kalian merasa tidak nyaman maka aku minta maaf Dari lubuk hatiku yang paling dalam, tetapi Percayalah kalau aku tidak ada niatan ingin mengambil milik seseorang yang bukan merupakan milikku karena aku juga sudah puas kok dengan apa yang aku punya saat ini!"Aulia memilih untuk keluar dari situ soalnya ternyata berlama-lama berdiri di dekat Devina yang ada emosinya bakalan langsung memuncak dan menjadi tidak stabil.


__ADS_2