Menjadi Yang Ke-3

Menjadi Yang Ke-3
Safira Tersingkir


__ADS_3

Safira tidak tahu jika saat ini Savero Tengah menjanjikan sesuatu hal yang intinya tidak pernah IA bayangkan sebelumnya Kalau hidupnya bakalan Blingsatan, soalnya pria itu tidak suka jika ada orang yang berani melakukan hal-hal yang tidak baik terhadap tuannya.


"Tuan Kalau boleh saya sarankan setidaknya Anda coba saja dengan mantan istrinya Tuan Bagas itu siapa tahu kalian berdua cocok, daripada harus mencoba dengan wanita yang masih Sampai sekarang dipertahankan oleh dia karena istrinya yang dua orang saja dia Ceraikan hanya demi mempertahankan wanita itu masa iya sekarang dia ikhlas memberikannya untuk anda?"tawar Savero yang jelas-jelas tidak ingin berhubungan dengan Bagas apalagi yang akhirnya bisa Merugikan dirinya sendiri.


Arsen menatap tajam ke arah Savero karena menurutnya pria itu sudah berani sekali memberikan saran yang sangat tidak masuk akal seperti itu, seharusnya dia mengatakan kata-kata yang bisa menguatkan imannya Arsen atau mungkin menambah semangatnya agar bisa mendapatkan Aulia bukan malah berdiam diri seperti itu.


"Jadi ceritanya kamu ingin menyuruh saya mencoba-coba wanita seperti itu yang terlihat lebih agresif dan juga sepertinya mata duitan, biar saya miskin sekalipun tapi tiba-tiba orang-orang seperti begitu tidak akan pernah membuat saya tergoda ini saya banyak Lebih baik saya kasih ke orang lain saja yang sekali pakai langsung dilepas tidak perlu terikat! "omel Arsen kesal sedangkan Safira dari tadi betah di dalam mobil tidak ada niatan untuk meninggalkan tempat itu karena ia masih penasaran dengan Arsen dan apapun yang ada di dalam rumahnya soalnya kalau orang kaya itu kan Segala sesuatu pasti ia miliki.


"kalau begitu saya permisi dulu mengamankan wanita itu soalnya kalau tidak didekati dia bakalan terus melakukan hal yang tidak-tidak, ddan untuk selanjutnya Tenang saja pokoknya Serahkan semua kepada saya karena wanita yang membuat Anda tidak nyaman saya juga yang bakalan membuat dia tidak akan betah di sekitar Anda, tuan!" jelas Savero.

__ADS_1


Safira tersenyum ketika melihat Savero mendekatinya karena ia yakin pasti Ini semua adalah pesan dari Arsen untuk mengizinkan dirinya bertemu dengannya, karena dengan begitu ya Otomatis dirinya tidak sia-sia mengikuti mereka karena apa yang ia rencanakan ternyata Akhirnya bisa menjadi kenyataan.


"Halo ganteng ada apa ya datang menemuiku di sini? Apa ini merupakan pesan dari Tuan kamu untuk menyuruh saya bertemu dengannya, Kalau iya kamu tidak usah capek-capek deh karena saya bakalan menemuinya secara langsung?"tanya Safira penasaran.


Savero tersenyum karena menurutnya wanita-wanita seperti inilah yang membuat dunia itu rusak dan akhirnya para wanita yang Alim dan juga kalem serta sopan bakalan di sama ratakan dengan mereka, sebenarnya Safira itu cantik karena selama ini sudah mendapatkan perawatan yang begitu Wow hanya kesalahannya adalah sikapnya yang terlalu gila dengan yang namanya harta benda.


"Sebenarnya tadi saya disuruh oleh Tuan Arsen untuk mengajak anda mengikuti saya pergi membeli ya sesuatu yang membungkus hal itu karena dia tidak tahu rasa apa yang anda inginkan maka saya disuruh untuk mengajak anda pergi berapa belanja, karena dia tidak ingin anda kelaparan kemudian nanti entah kapan bakalan diizinkan keluar dari rumah yang penting intinya sekarang silakan ikut saya saja!"tawar Savero sambil tersenyum Devil sedangkan Safira begitu bahagia karena akhirnya apa yang ia harapkan benar-benar akan menjadi kenyataan beberapa saat lagi.


Arsen sudah masuk ke dalam rumahnya dengan wajahnya yang begitu frustasi karena ia sangat tidak suka melihat Aulia dekat dengan Bagas tadi, Percayalah di dalam hatinya ia sedang merasa cemburu yang amat sangat karena wanita Pujaan hatinya lebih memilih pulang dengan Bagas bukannya ikut dengannya.

__ADS_1


coba saja kalau tadi Aulia mau diajak berkenalan dengannya Ya tentu saja ia tidak akan merasakan kekecewaan seperti ini, tetapi apa yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan yaitu Aulia lebih memilih bersama dengan Bagas yang jelas memang adalah suaminya tetapi pertanyaannya Apakah ia menyadari ketulusan yang sedang diberikan oleh Arsen.


"Kamu kenapa lebih memilih dia dibandingkan aku padahal jelas-jelas aku sudah berusaha menunjukkan perasaanku kepadamu, Memangnya apa Bagusnya sih pria itu yang jelas-jelas pernah menikah sebanyak dua kali dan kamu adalah yang ketiga Padahal aku jelas-jelas akan menjadikan kamu satu-satunya wanita di dalam kehidupanku tidak ada yang namanya kedua ataupun kesekian kalinya Karena aku adalah tipe pria yang setia dan tidak akan pernah tergoyahkan perasaanku? "batin Arsen yang jelas-jelas sama tidak suka kalau sampai ia benar-benar tidak bisa mendapatkan Aulia sebagai pendamping hidupnya nantinya karena itu sama saja maka ia akan mengajak Bagas untuk perang secara terbuka.


"Baiklah kalau memang kamu lebih memilih suamimu maka aku yang bakalan mengajak suamimu itu untuk menunjukkan kebolehannya di hadapanmu supaya kamu sadar sebenarnya pria mana yang lebih pantas untuk bersanding dengan kamu, karena aku Arsen Valland tidak menerima yang namanya kekalahan di dalam hidupku dan juga tidak akan menerima yang namanya penolakan sampai kapanpun!"batin Arsen yang tetap yakin kalau ia terus mendekati Aulia sampai kapanpun wanita itu perasaannya akan luluh juga dan menerima kehadirannya di tengah-tengahnya Lalu setelah itu bakalan melupakan batas mungkin syukur-syukur kalau wanita itu bakalan menggugat cerai pria tersebut.


Tidak tahu kah Arsen kalau saat ini Bagas sudah menyiapkan segala sesuatu keamanan untuk istrinya sendiri dan tidak akan pernah membiarkan orang lain mendekatinya baik dalam radius 5 m sekalipun, maka dari itu sangat tidak masuk akal kalau sampai Arsen berulang kali mendekati istrinya lagi seperti yang dilakukannya tadi maka dari itu seharusnya pria itu bisa menyadari seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh Bagas.


"sayang mulai besok kamu bakalan ditemani oleh Bodyguard ya, karena aku tidak ingin ada orang-orang yang berbuat jahat dan juga melakukan hal yang tidak tidak seperti tadi!"jelas Bagas tegas membuat Aulia hanya menganggukkan kepalanya Karena sejujurnya dirinya juga sedang merasa tidak nyaman dengan semua yang terjadi.

__ADS_1


Safira berbeda dengan keadaan Aulia yang tengah diperhatikan oleh suaminya Karena sekarang wanita itu malah diarahkan oleh Savero menuju ke pinggiran kota yang jelas-jelas merupakan daerah yang sangat sunyi, karena yang pria itu inginkan adalah menyingkirkan wanita itu yang sudah beraninya terang-terangan mengganggu kehidupan pribadi dari majikannya sendiri dan ia yang sebagai bawahannya jelas-jelas merasa tidak aman dan juga tidak nyaman karena nantinya Arsen bakalan bertindak lebih jauh lagi.


__ADS_2