Menjadi Yang Ke-3

Menjadi Yang Ke-3
Bertengkar


__ADS_3

Aulia tidak suka melihat sikap suaminya seperti itu kepada Abizar yang jelas-jelas tidak ada maksud tujuan yang lain tadinya, Tetapi entah mengapa setiap kali bertemu dengannya pasti ekspresi Bagas sangat tidak menyenangkan seolah-olah miliknya bakalan diambil saat itu juga.


"Mas bisa kan sikapnya biasa saja Saat ketemu dengan Abizar soalnya dia kan bukan penjahat, tetapi kamu kayaknya seperti memusuhinya saja seolah-olah Dia itu bakalan mengambil sesuatu yang menjadi milik kamu dan tidak akan pernah dikasih kembali lagi? "tanya Aulia heran dengan sikap Bagas yang sangat aneh dan juga tidak masuk akal serta membuat dirinya menjadi seperti orang yang paling tidak berguna.


"ya bukan seperti itu juga sayang, Mas itu cemburu kalau melihat ada pria lain yang terlalu dekat sama kamu! Lagian seorang suami masuk akal dong kalau tidak menyukai ada pria lain yang dekat dengan istrinya, apalagi pria tersebut adalah orang yang pernah hidup di masa lalunya dan juga sampai sekarang sepertinya belum ikhlas melepaskan kamu menikah dengan mas! "jelas Bagas membuat Aulia menghembuskan nafasnya kasar karena pria itu rasa-rasanya sepertinya tidak pernah berubah sama sekali hobinya hanya mempermasalahkan sesuatu yang jelas-jelas bukan semua masalah yang sangat besar.


"Kami memang dekat dari dulu tetapi asal kamu tahu kalau kamu itu tidak pernah berhubungan serius melebihi dari hubungan seorang teman dekat, kami nyaman berteman dengan Abizar karena dia itu selalu menjaga kami ketika ada pria-pria yang selalu menggangguku dan juga Nina! makanya Kenapa Kami bertiga terlihat begitu dekat karena memang selama ini kami sudah bersahabatan selama bertahun-tahun, suka dukanya kehidupan pun selalu sudah kami rasakan bersama-sama maka dari itu tolong jangan melarangnya untuk bertemu denganku begitupun dengan Nina! "pinta Aulia penuh permohonan berharap agar suaminya itu paham kenapa sampai dirinya ketika bertemu dengan Abizar terlihat begitu nyambung karena memang kedekatan mereka selama ini dipenuhi dengan sikap yang sangat Tulus.

__ADS_1


"Mas itu bukannya tidak mau menghargai sahabat kamu hanya saja setiap kali bertemu dengan mereka cara bicara mereka itu sangat nyolot dan juga tidak menghargai posisinya Mas di samping kamu, kalau memang kita menikah dari awal tidak nyambung Oke aku akui tetapi Tolonglah jangan sampai segitunya juga kan memperlakukanku seperti orang asing! "jelas Bagas membuat Aulia menggelengkan kepalanya karena ternyata suaminya itu tidak pernah ada niatan untuk mengalah ataupun mengakui kesalahannya dan juga sadar diri kalau tingkah posesifnya itu sudah terlalu mendarah daging dan juga terasa begitu berlebihan serta sangat tidak menyenangkan.


"Indira kalau kamu mau main di playground silakan main saja nanti Bunda bakalan tunggu di sini tetapi ingatnya jangan nakal dan juga jangan rebutan mainan, anak cewek itu harus sopan dan juga santun serta tidak boleh mengambil sesuatu yang menyembuhkan menjadi miliknya kamu karena itu namanya seseorang yang tidak pernah diajari oleh orang tuanya! "perintah Aulia yang ingin agar Indira itu tumbuh dengan mendapatkan perhatian dan juga kasih sayang serta kelak menjadi anak yang membanggakan bagi Bagas dan juga Davina Toh kalau memang namanya juga disebut ya bakalan merasa senang karena anaknya bagus ya Otomatis anaknya juga dan ia menerima hal itu tidak memungkirinya sama sekali.


"Oke Bunda pokoknya aku bakalan jadi anak yang penuh tidak nakal dan juga tidak akan membuat Bunda dan juga Papa malu, tetapi Bunda sama papa tidak boleh bertengkar ya Soalnya ini kan di luar rumah masa iya orang-orang melihat Kalian kan Indira juga ikutan malu! "perkataan Indira itu membuat Aulia tersenyum ternyata anak sekecil itu menyadari jika selama ini Ketika dirinya dan Bagas bersama pasti akhirnya bakalan diselingi dengan yang namanya perdebatan serta cekcok yang tidak pernah berhenti sama sekali karena masing-masing tetap pada ego dan prinsipnya bahwa mereka tidak akan pernah mengalah selagi itu adalah sebuah kebenaran.


"kenapa kamu malah membahas Sesuatu yang hanya membuat keadaan kita berdua tanpa berbeda seperti biasanya, sebagai seorang istri harusnya mengalah dan juga tidak Banyak mengeluh tentang apa yang diinginkan oleh suaminya Lagian suami juga tidak mungkin membawa istrinya ke dalam jurang! "omel Bagas Padahal baru saja Indira mengatakan hal itu tetapi kedua orang itu langsung ngegas tidak berhenti sama sekali Entah kapan baru menghentikan kegiatan mereka yang hobinya berdebat itu.

__ADS_1


Abizar memilih untuk pulang ke cafe karena ada pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan dan juga dirinya tidak merasa nyaman ketika melihat tatapan Bagas yang dari tadi menatap tajam ke arahnya, padahal semenjak datang ke tempat itu jangankan berbicara berduaan dengan Aulia menyentuh tangan sahabatnya saja yang tidak pernah ia lakukan tidak seperti dulu saat mereka bertemu selalu saja tidak ada kecanggungan yang terjadi.


"gimana sudah dengar kabar terbaru seolah Aulia, mungkin dengan begitu kamu benar-benar sadar bahwa Kamu itu sebenarnya butuh pekerjaan agar tidak terlalu memikirkan hal yang aneh-aneh? "tanya Rahayu ketiga sudah selesai panggilan antara Nina dan juga Aulia tadi.


Dina mendengus kesal karena menurutnya pembicaraan antara dirinya dan Aulia itu sebenarnya belum selesai hanya saja suami posesifnya itu yang terlalu sibuk makanya Aulia Memilih Untuk menghentikan semuanya, setiap kali bertemu dengan Bagas pasti hasil akhirnya dirinya akan emosi seperti saat ini karena pria itu memang tidak pernah mau mengalah dan mau memonopoli Aulia sepanjang waktu.


"Suaminya Aulia itu sangat menyebalkan, Mah! aku saja kadang-kadang selalu tidak pernah bisa berpikir dengan jernih karena bisa-bisanya ya ada buat manusia semacam itu di dunia ini, masa iya kita hanya ngobrol sama Aulia doang tidak bisa sama sekali padahal istrinya itu juga kan perlu menghirup udara bebas juga kan? "jelas Nina gemas dengan Sikap yang ditunjukkan oleh Bagas yang sangat proaktif dengannya padahal Ia hanya ingin tetap selalu dekat dengan Aulia karena Biar bagaimanapun mereka berpisah sudah sangat lama dan dengan begitu Ia juga tidak bisa mengobrol secara serius dengan sahabatnya itu.

__ADS_1


"itulah perbedaan antara wanita bebas dan juga wanita bersuami Dan Kamu sepertinya tidak menyadari hal penting itu, karena asal kamu tahu seorang wanita bersuami jangankan mengobrol dengan sahabatnya berbicara dengan kedua orang tuanya pun terkadang dibatasi karena ada orang lain yang harus menjadi prioritasnya saat itu! "Rahayu ingin menjelaskan kepada Nina agar jangan terlalu salah paham dengan sikap bagasi yang over protektif terhadap Aulia karena berbagai manapun seorang suami inginnya diperhatikan bukan malah istrinya itu sibuk dengan masa lalunya yang dulu sudah pernah dilaluinya dan juga bisa dibilang sudah sangat lama ya sekarang tidak ada salahnya kalau ia ingin Aulia memperhatikannya tidak peduli dengan Nina dan juga Abizar.


__ADS_2