Menjadi Yang Ke-3

Menjadi Yang Ke-3
Biarkan Saja


__ADS_3

"Jadi ceritanya Mama mau mengusirku secara tidak langsung karena tidak menyukai Ada Aku Disini dan juga ada Andara Yang sepertinya Tengah menumpang hidup kepada kalian, Wah ternyata kalian ini memang orang-orang yang tidak tahu terima kasih sama sekali karena saat susah aku yang bakalan Kalian cari tetapi Saat senang ya seperti begini sikap kalian seolah-olah menganggap aku ini seperti seseorang yang asing dan tidak pantas untuk berada diantara kalian! "ujar Davina yang sudah mulai tersulit emosinya ketika tahu bahwa Mamanya itu seperti menolak keberadaannya di tempat itu.


Aura meratap tidak suka ke arah Davina yang menurutnya sudah terlalu kurang ajar dan juga tidak menghargainya sama sekali, padahal harusnya Davina melakukan semua yang ia katakan tanpa membantahnya seperti saat ini dan juga Davina tidak boleh berbuat sesuatu yang akhirnya pasti akan merugikan wanita itu sendiri.


"Terserah kamu mau ngomong apa tetapi yang penting intinya saat tinggal di sini kamu Jangan bersikap seperti nyonya besar kayak dulu, karena sekarang kamu itu layaknya gembel yang tidak punya penghasilan apapun untuk dibanggakan dan juga kamu sekarang itu benar-benar tidak berguna bagi keluarga yang hanya ada menjadi parasit saja bagi kami semua! "sindiran yang diberikan oleh Aura itu benar-benar membuat Davina sudah mencapai batas kesabarannya di level akhir tidak tahu lagi ya harus bersikap bagaimana agar wanita itu sadar kalau Devina bisa berusaha dan berjuang untuk mendapatkan hidup yang lebih layak tanpa Bagas.


"seharusnya apa yang kalian miliki sekarang ini aku bisa mengambilnya kembali karena itu menggunakan uangnya Mas Bagas saat kalian merencanakan untuk memulai bisnis, Bukankah waktu itu dia masih berstatus suamiku ya Otomatis yang dia berikan itu adalah Uangku juga tetapi sepertinya kalian lupa dengan apa yang pernah dia lakukan di masa lalu sampai-sampai terlihat penuh percaya diri dan juga menggunakan uang yang diberikan oleh Mas Bagas untuk jalan-jalan! "Sindir Davina membuat aura bungkam karena memang sebenarnya tanpa anaknya itu Beritahu itulah merupakan kejelasan yang sempurna sebab selama ini orang tua dari Davina selalu meneror Bagas baik melalui via telepon ataupun bertemu secara langsung.


"ya waktu itu kan dia masih menjadi menantu kami otomatis kami harus meminta apapun yang ingin kamu pakai dong, bukannya berterima kasih kamu malah nyolot seolah-olah kami ini tidak pantas menikmati uang dari suami kamu itu? "Aura sebenarnya sedikit tersinggung hanya saja gengsinya masih terlalu tinggi sampai-sampai ingin mengakui kesalahannya akibat dipaksa oleh keadaan yang sangat tidak menguntungkan bagi wanita itu yang hidupnya hanya untuk uang dan uang adalah kehidupannya.


"kalau kamu mau pergi ya sudah pergi saja Ngapain juga menunjukkan wajahmu kepadaku, lagian yang mama katakan itu sebenarnya benar kan tidak ada salahnya sama sekali hanya kamunya saja yang terlalu nyolot dan juga tidak masuk akal? "omel Aura lalu memilih untuk masuk ke dalam kamarnya Sedangkan Devina memilih untuk menyusul putrinya yang kamarnya sedang ia kunci dari luar.

__ADS_1


"Andara buka pintunya sayang, mama mau masuk nih terus ngomong sama kamu soalnya tadi Mama pikir mama hanya menguncinya dari luar ternyata salah ya? "pinta ada Vina pelan membuat Andara segera keluar dan membuka pintunya dan mempersilahkan agar Devina segera masuk ke dalam kamarnya.


Davina memindai penampilan kamar dari Andara yang selama ini jarang sekali ia masuki karena lebih memilih untuk tetap menetap di sampingnya Bagas, toh kalaupun Ia datang mengunjungi putrinya pasti hanya di ruang keluarga Lalu setelah itu pulang tidak ada niatan untuk membersihkannya dan juga tidak ada niatan untuk membuatnya celaka.


"kamu ini penampilannya feminim tetapi kenapa kamar kamu ini gayanya tumbuh semua, Terus itu kenapa lagi ada poster bola dan juga Tukang Tinju seolah-olah itu merupakan sebuah olahraga yang sangat kamu sukai? "tanya Davina penasaran sebab antara dirinya dan juga Bagas tidak ada satupun yang menyukai dunia olahraga Kenapa anaknya itu terlihat sangat berbeda.


"kan agar semua orang tidak bisa menilai segala sesuatunya lewat penampilan luarnya saja kan, aku ingin menunjukkan bahwa Apapun yang aku inginkan itu tidak ada sangkut pautnya dengan penampilanku saat ini. Terserah mau makan di pinggir jalan atau di atap sekalipun aku tidak peduli, Yang penting Intinya bisa mendapatkan yang namanya kenyamanan."penjelasan Andara itu membuat Davina benar-benar merasa bersalah dan tidak berguna sebagai seorang ibu karena anaknya malah mencari pelampiasan dengan melakukan sesuatu hal yang ekstrem dan bisa dibilang tidak pernah IA pikirkan sama sekali.


"jadi Kenapa setiap kali aku mau melakukan sesuatu pasti mendengar mama dan juga Oma berdebat, Memangnya Apa sih yang membuat kalian selalu berdebat sepanjang waktu Bukankah dulu keluarga kita adalah keluarga paling nyaman? "tanya Andara penasaran dan memang Davina akui kalau anaknya itu sudah besar Jadi otomatis bisa mencerna Apapun yang terjadi di dalam kehidupannya.


"kamu itu sudah besar ya sampai-sampai bisa peka dengan keadaan yang terjadi di sekitar kamu, usahakan pertahankan hal itu Supaya besok lusa kalau ada sesuatu terjadi hal yang tidak diinginkan kamu bisa sadar dan cepat mewaspadainya! "Davina tersenyum di dalam kegalauan hatinya sedangkan Andara merasa heran dengan perubahan sikap Mamanya itu yang rasa-rasanya sudah seperti orang yang ingin sekali pergi jauh dan tidak akan pernah kembali lagi.

__ADS_1


"Astaga aku tadi kan hanya tanya Sebenarnya apa yang terjadi sampai-sampai Oma dan juga nenek hobinya berdebat, bukan malah membahas hal yang tidak perlu dibahas Kalau sudah seperti ini kan artinya mama bakalan mengalihkan perhatianku agar tidak fokus dengan bacaan yang ada? "tanya Andara heran jika Davina selalu saja mengalihkan pembicaraan jika dirinya membahas soal permasalahan yang terjadi antara Devina dan juga kedua orang tuanya.


"kalau kamu kaget terserah saja yang penting intinya Mama mau menyampaikan apa yang Mama rasakan saat ini, kalau sebenarnya Papa sama Mama kamu sudah bercerai dan tidak akan pernah bersama lagi. jadi jangan pernah mempertahankan gaya hidup kamu sekarang karena mama sudah tidak punya apapun yang bisa dipakai untuk membayar kesalahan yang kamu lakukan, dan tolong buktikan kepada dunia bahwa wanita yang dibuang seperti Mamamu ini adalah wanita yang kuat dan juga bisa berbakti nantinya!"penjelasan Davina yang singkat padat dan juga bisa dimengerti itu membuat antara benar-benar tidak percaya jika akhirnya hubungan kedua orang tuanya Kandas padahal Memang dari awal inilah yang ia harapkan Tetapi entah mengapa mendadak jadi tidak suka kalau tahu bahwa Aulia merupakan satu-satunya wanita di dalam kehidupan rumah tangganya Bagas.


"kalau istri keduanya papa itu sudah diceraikan dan sekarang ya Otomatis tinggal mama dan juga wanita kurus kering tidak berisi itu, harusnya Mama yang berbangga diri karena mama yang paling cantik dan juga bisa membuat orang lain bakalan berpikir dua kali untuk menceraikan Mama? "tanya Andara emosi sebab dirinya sangat tidak terima jika Aulia yang menempati satu-satunya Nyonya di keluarga Sanjaya sedangkan mamanya malah tidak mendapatkan apapun padahal jelas-jelas dari awal pernikahan itu atas keinginannya Davina juga sebab suaminya itu ingin sekali memiliki anak laki-laki .


hanya saja Devina melakukan itu ketika Bagas memilih untuk menikah dengan Safira kalau masalahnya untuk Aulia ia tidak pernah ikut campur sedikitpun, karena suaminya itu selalu saja maunya menang sendiri dan tidak ingin mendengarkan Apapun alasan yang diberikan oleh orang-orang sekitarnya.


"kalau masih talak 1 ya mungkin Mama pasti bakalan tetap menginap di rumah itu tetapi asal kamu tahu kalau Papa sudah menjatuhkan talak 3 sekaligus, jadi Nak Tolong jangan memper rumit keadaan lebih baik Hiduplah dengan tenang Siapa tahu rezekinya Mama itu sebenarnya mengalirnya dari kamu!" bujuk Davina yang terlihat begitu santai.


"ya tidak bisa seperti begitu juga kan Mah kalau kita diam-diam saja memangnya Mama pikir hidup kita bakalan berubah, yang ada itu orang pasti bakalan menertawakan kebodohan kita karena mau-maunya saja diceraikan oleh Papa yang jelas-jelas merupakan orang terkaya di negeri ini dan juga orang yang mau memiliki sejuta harta simpanan yang tidak bisa dihitung jumlahnya."Andara masih ingin agar Davina kembali tetapi sepertinya sudah sangat tidak mudah apalagi cara memberikan perceraian seperti Papanya itu sungguh sangat ekstrem dan bisa dibilang jarang terjadi di dalam kehidupan nyata.

__ADS_1


__ADS_2