
Bagas yang sudah tertidur tidak ada niatan untuk bangun lagi sebab menurutnya tidur dengan kondisi memeluk kan Aulia itu merupakan sesuatu hal yang sangat ia butuhkan, karena pria itu memang benar-benar sangat kelelahan akibat seharian ini harus mencari istrinya ke sana kemari kemudian belum lagi harus menguras tenaganya akibat bertengkar dengan Aulia.
Aulia malah sebaliknya di saat rumah itu sedang sibuk berusaha mendapatkan mimpi yang indah, berbanding terbalik dengan yang dilakukannya yaitu malah sibuk mengotak-atik ruangan pribadi dari Bagas akibat dirinya harus menemukan sesuatu yang penting dan berguna.
Namun dari tadi mencari dirinya tidak kunjung juga menemukannya membuat wanita itu ingin sekali berteriak, ya jangan sampai ada jin yang sempat lewat dengan begitu ia bisa minta tolong meminta bocoran.
"itu orang aneh sebenarnya menaruh harta benda tidak bergerak itu di bagian mana sih sampai-sampai tidak kelihatan sama sekali, padahal Abah saja kalau mau menaruh sertifikat tanah itu di sembarangan tempat karena menurutnya orang-orang itu kalau mau curi pasti bakalan tahu bahwa barang itu tersembunyi dan alhasil Mencari yang tersembunyi eh karena tersebut mencari akhirnya ketahuan deh.
Aulia yang sudah patah semangat dan juga waktu yang sudah menunjukkan dini hari matanya yang sudah tidak bisa diajak kompromi memilih untuk duduk sejenak di sofa, berharap mungkin saat dirinya tertidur di tempat itu terus kalau bangun langsung pencerahannya terbuka dan akhirnya mendapatkan apa yang ia inginkan.
mungkin karena sudah sangat kelelahan Aulia yang berencana tidur hanya 15 menitan tiba-tiba molor sampai Keesokan paginya dengan posisi terduduk di atas sofa, bersyukurnya ruangan itu ia sengaja kunci dari dalam dan juga diganjal dengan sofa kecil yang tidak jauh dari situ berharap agar tidak ada yang bisa masuk ke dalamnya.
Nella yang kebetulan ada urusan penting di luar tetapi kemarin sengaja dititipkan berkas oleh temannya yang harus diberikan kepada Bagas, tapi karena tidak sempat lagi bertemu dengan putranya itu memilih untuk masuk ke dalam ruangan kerja putranya dan menitipkan berkas tersebut di tempat itu karena takut jangan sampai berkas itu ditemukan oleh para istrinya Bagas termasuk Aulia.
"loh kok pintu ruangan kerjanya Bagas kok tidak bisa dibuka pakai kunci, masa iya ruangan ini rusak pintunya dan tidak bisa masuk? Apa sebaiknya aku menemui Bagas saja untuk berbicara langsung kepadanya, tetapi pertanyaannya dia lagi tidur di kamar yang mana Soalnya kan anakku itu istrinya bertiga jangan sampai dia hari ini di istrinya yang pertama?"gumam Nella Yang benar-benar penasaran kira-kira sebenarnya Bagas itu ada di mana saat ini.
__ADS_1
Nella berusaha sekali lagi untuk membuka pintu tersebut tetapi sama saja hasilnya yaitu tetap tidak bisa dibuka sama sekali bahkan Terasa seperti ada yang mengganjal dari dalam, maka dari itu ia memilih untuk meletakkan berkas itu kembali ke dalam kamarnya dan mengunci pintunya Lalu setelah itu ia keluar karena rencana bakal bertemu klien pagi-pagi sekali sebab orang tersebut bakal langsung terbang ke Australia saat itu juga.
Aulia yang tadi mendengar gedoran pintu begitu kuat ya jelas terbangunlah karena jarak antara sofa yang ia tiduri dan juga pintu itu hanya beberapa meter saja, jadi jika ada pergerakan yang aneh Ya jelas ya mendengarnya dengan jelas sampai-sampai membuat wanita itu membulatkan matanya sempurna dan rasa-rasanya mau copot dari tempatnya.
"Astaga itu makhluk astral dari planet mana ya Kok bisa-bisanya buka pintu dengan cara digedor seperti itu, padahal tinggal putar handle nya saja pasti langsung bisa masuk tetapi kenapa malah lebay seperti itu? "Aulia antara sadar dan juga tidak jika apa yang dikatakan itu memang benar-benar bakal dilakukan maka otomatis dirinya bakal ketahuan saat itu juga.
ketika kesadarannya kembali wanita itu langsung terjingkat kaget karena melihat di luar hari Mulai terang sedangkan ia masih terjebak di dalam ruangan kerjanya Bagas, maka dari itu ia harus berusaha untuk pergi dari situ sebelum ada yang melihatnya karena kalau sampai ada yang melihatnya otomatis masalahnya bakalan lebih runyam lagi.
kalau soal nanti bakal dimarahi oleh Bagas Dia tidak masalah dirinya juga tidak mau pedulikan hal itu juga sampai benar-benar terjadi, tetapi yang ia pikirkan yaitu Takutnya nanti pria itu bakal mencurigainya yang tidak tidak dan alhasil apa yang diinginkan oleh Abahnya tidak akan pernah menjadi kenyataan.
"kalau tadi ada yang menggedor pintu itu siapa ya kira-kira, Ah jangan-jangan pria aneh itu sudah bangun dari tidurnya bisa habis aku ditanya sama dia? "Aulia langsung Segera bergegas menuju ke dalam kamarnya dan bersyukur ternyata Bagas masih tertidur dengan begitu pulasnya begitu pula dengan Indira.
Aulia yang melihat tempat di antara Bagas dan juga Indira begitu luas dirinya pun menyusup secara perlahan lalu membaringkan tubuhnya dan memaksakan mata untuk terpejam, Percayalah tidur dalam keadaan duduk meskipun hanya beberapa jam ia terasa begitu menyiksa karena lehernya rasa-rasanya sedang bengkok saat ini.
"semoga saja aku bisa beristirahat selama 2 jam ke depan karena dengan begitu mungkin tubuhku bisa kembali Fit, dan semoga pria Kurang ajar yang berada di belakangku ini tidak mau mengganggu tidurku sebab Percayalah kalau sampai hal itu terjadi Aku tidak yakin bakalan berdiam diri dan tidak memarahinya! "gumam Aulia lalu perlahan matanya pun terasa berat dan akhirnya dirinya terlelap berharap tidak ada gangguan sama sekali.
__ADS_1
Bagas sebenarnya sudah sadar karena ketika Aulia naik ke atas ranjang itu sedikit bergoyang makanya pria itu terganggu tidurnya, dirinya begitu heran ketika melihat Aulia yang keluar dari arah pintu padahal setahunya wanita itu sedang tertidur di sampingnya.
Apalagi pergerakan Aulia yang begitu mencurigakan seperti seorang penyusup yang hendak masuk ke dalam kamarnya sendiri, namun pria itu memilih untuk menanyakannya di lain waktu karena Aulia juga sepertinya sedang tertidur pulas.
Abizar pagi ini terlihat malas sekali bangun sebab dirinya merasa sama saja bekerja keras berusaha untuk Mandiri tetapi calon istrinya diambil orang, kalau orang itu hanya rakyat jelata mungkin dirinya bisa mengalahkannya tetapi Percayalah ini merupakan salah satu pengusaha sukses di negeri ini Jadi mungkin diam bisa membuat dirinya tetap aman.
"Abizar, Bangun Nak katanya kamu mau pengen jogging hari ini? "Panggil Rita yang merupakan Mama dari Abizar.
pria itu hanya bergeming sejenak Lalu setelah itu kembali memilih untuk tidur lagi, ngapain juga harus jogging segala kalau alhasil tetap tidak akan bisa menaklukkan wanita Pujaan hatinya.
Rita yang melihat anaknya itu tidak bergerak sama sekali dibuat kesal dengan sikap Abizar yang terlihat seperti anak kecil, karena selama ini Abizar itu paling semangat kalau dibangunkan pagi-pagi sebab katanya dirinya harus menjadi orang yang disiplin ketika sudah tinggal dengan Aulia nanti.
"Astaga gimana mau mendapatkan pujaan hati kalau tidurnya saja molor seperti ini, Nanti keburu jodohnya dipatok ayam baru nyahut dibilang lagi sedang sial!"omel Rita ketika anaknya itu tidak ada niatan untuk bangun.
"Mama kalau mau jogging Ya sudah jogging saja jangan ngajak-ngajak dong, Lagian aku juga pengen menjadi pria yang buncit saja deh soalnya seksi pun tidak ada yang bakalan mau jadi lebih baik sekalian kayak aki-aki tua! "tolak Abizar membuat Rita ingin sekali tertawa karena merasa lucu dengan kata-kata yang dilontarkan oleh putranya barusan itu yang terlihat seperti seseorang yang lagi patah hati.
__ADS_1