Menjadi Yang Ke-3

Menjadi Yang Ke-3
Arsen Vs Bagas


__ADS_3

Tanggapan yang diberikan oleh arsen berbeda ketika mendengar Aulia mengatakan semuanya tidak seperti yang ia lakukan ketika menanggapi apa yang dikatakan oleh Nina tadi sebab menurutnya kalau Aulia mengatakan semua itu ya tidak menjadi sebuah permasalahan baginya karena baginya wanita itu sangatlah penting di dalam kehidupannya saat ini dan kalau ia mau memarahinya pun itu merupakan sebuah hal yang masuk akal.


lain cerita kalau sampai Nina yang berani membentaknya seperti yang dilakukannya tadi ya Otomatis dirinya bakalan tidak terima dan akan menyerang balik, Terserah mau dikatakan apapun yang pentingnya pendiriannya tetap satu yaitu siapapun yang tidak berharga baginya tidak akan pernah dianggapnya ada di dunia ini.


"Memangnya salah kalau aku hanya ingin berkenalan dengan kamu dan juga ingin mengenal kamu lebih jauh, Bukankah sebagai sesama manusia kita itu harus saling mengenal satu sama lain mungkin siapa tahu nanti Saat di jalan dan mengalami kesusahan bakalan bisa minta tolong? "tanya Arsen membuat Aulia mengerutkan keningnya karena dari tadi memang responnya santai saja tidak terlalu sampai berlebihan ketika menanggapi ocehan yang disampaikan oleh pria tersebut .


Nina dan juga Abizar kali ini sudah berdiri di samping Aulia untuk memastikan kalau keadaan sahabat mereka itu baik-baik saja, soalnya setelah dilihat secara baik sepertinya sifat seorang pria seperti arsen itu tidak akan pernah berubah kalau belum mendapatkan apa yang ia inginkan.


"Kamu itu sebenarnya maunya apa sih , Dia kan sudah ngomong kalau tidak mau berdekatan dengan kamu karena dia sudah punya suami tetapi kenapa kamu malah ngotot? Memangnya hidup kamu itu sudah tidak berguna lagi di luaran sana sampai-sampai istri orang pun mau diganggu, ingat ya jangan pernah melakukan hal gila seperti ini lagi jika tidak ingin suami dari sahabatku ini bakalan membuat hidup kamu terhenti saat ini juga soalnya sudah berani mengganggu sesuatu yang merupakan miliknya. "ya kalau Nina tidak mengatakan semua itu ya Otomatis tidak ada perubahan sikap yang ditunjukkan oleh Arsen karena pria nekat sepertinya akan menghalalkan segala macam cara untuk tetap mendapatkan apa yang ia mau.


Arsan tertawa ketika mendengar nada ngotot dari Nina barusan seolah-olah menyiratkan bahwa Aulia itu sudah menikah jadi tidak boleh didekati oleh siapapun termasuk dirinya, tetapi pertanyaannya Kenapa di luaran sana terjadi banyak kasus perselingkuhan akibat pasangan yang sudah merasa bosan dan juga ingin mencoba sesuatu hal yang baru serta mungkin ingin melakukanmu berbagai hal yang bervariasi di dalam pernikahan mereka agar tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada perceraian di antara mereka tetapi intinya sama-sama merasa tidak terbebani dengan hubungan yang sedang dijalani.


"Saya sedang berbicara dengan wanita ini kenapa malah kamu yang selalu ngotot dan juga melarangnya tanpa kamu memang kamu bodyguard-nya atau wanita yang melahirkannya, sampai-sampai sepertinya tidak sadar diri posisi kamu sebagai apa di sini dan juga terlalu memaksakan kehendak agar orang lain bisa mendengarkan apa yang kamu katakan? "tanya Arsen dengan tatapan menyelidik karena sebenarnya Ia juga sedikit tidak suka jika ada wanita yang terlalu ngotot dan merasa diri paling benar sampai-sampai melupakan pembahasan awal yaitu arsen dari tadi ngobrolnya sama Aulia bukan sama Nina atau bukan manusia siapapun yang ada di bumi ini.


"Oh jadi ceritanya kamu ingin mencari tahu sebenarnya Apa hubungan diantara Kami bertiga, Nah ini dia permasalahannya karena kamu orang luar dan tidak tahu apa-apa pun tetapi sok-sokan menjadi dekat padahal jelas-jelas kamu itu tidak masuk di dalam daftar kepentingan bagi kehidupan kami. "Sindir Nina tidak mau kalah karena menurutnya pria itu selalu merasa diri paling benar padahal terkadang sifat mereka yang nyeleneh itu dan juga suka malas tahu adalah sesuatu hal yang menjadi momok bagi kelangsungan hubungan semua orang yang ada di dunia ini


"maaf tuan saya minta sekali lagi dengan hormat tolong hargai privasi dan juga kenyamanan pelanggan saya yang lain, kalau memang Anda sudah tidak ada kepentingan di sini ya sudah silakan keluar tetapi itu semua saya katakan dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada anda! maka dari itu saya mohon kerelaan hatinya untuk menjaga situasi dan juga keamanan di sini agar tetap kondusif, karena yang datang mengunjungi tempat ini bukan hanya kalian saja tetapi ada orang lain juga yang ingin mendapatkan kenyamanan dan juga keamanan! "minta Abizar penuh permohonan soalnya Ia juga tidak tega melihat Aulia yang harus diganggu oleh pria-pria yang tidak jelas di luaran sana tetapi hanya ingin mendapatkan apa yang mereka inginkan sampai nekat mengganggu ketenangan orang lain.

__ADS_1


Arsen menganggap remeh perkataan yang dilontarkan oleh Abizar karena menurutnya kekayaan pria itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dirinya, maka dari itu untuk membeli cafe kecil miliknya Abizar itu bukanlah perkara yang sulit dalam kehidupannya karena tinggal menjentikkan jari semua bisa dirinya dapatkan.


"ah anda ternyata hari ini ingin menjadi pahlawan ya di tempat ini, tetapi Tenang saja kok karena saya ini merupakan orang yang Budiman Jadi bagaimana kalau misalnya tempat ini saya beli? Mungkin dengan begitu Setiap kali saya mau membuat keributan tidak ada yang bakalan melarang Seperti yang anda lakukan saat ini, dan juga saya tidak ingin wanita saya ini merasa tidak nyaman akibat ada pemilik cafe yang terlalu bertingkah berlebihan?"tawar Arsen dengan wajah yang menurut Abizar sudah sangat-sangat merendahkan harga dirinya sebagai seorang pria.


"Saya memang memiliki kekayaan tidak sebanding dengan apa yang anda miliki tetapi setidaknya attitut saya masih berguna, kalau memang ada memiliki kekayaan yang berlimpah Ya anggap saja itu merupakan bonus dalam kehidupan anda tetapi jangan pernah menganggap remeh kehidupan orang lain hanya karena merasa diri tidak senasib! "tegas Abizar karena menurutnya apapun yang dikatakan oleh Arsen juga hanya untuk membuat harga dirinya benar-benar jatuh maka otomatis ia tidak bisa membiarkan hal itu terjadi Sebab mereka berdua sama-sama merupakan seorang pria Jadi kalau saling menekan ego dan juga menjatuhkan satu dan yang lainnya yang tidak ada salahnya dong kalau mencoba.


"kalian kenapa malah berdebat, kamu juga kenapa sih tidak usir dia ini saja bila perlu Panggil satpam supaya seret dia keluar, ini orang kalau dibiarkan terlalu lama di sini yang ada kita bakalan menghabiskan waktu untuk sesuatu hal yang percuma dan tidak ada faedahnya sama sekali? "Nina begitu gemas ketika melihat Abizar sepertinya enggan untuk mengambil keputusan yang terbaik untuk apa yang terjadi saat ini.


Aulia yang dari tadi menjadi objek perdebatan semua orang hanya bisa menggelengkan kepala tidak percaya dengan apa yang terjadi saat ini, karena bisa-bisanya semua orang mempermasalahkan sesuatu hal yang sebenarnya jalan keluarnya itu gampang yaitu kalau memang Arsen tidak ingin pindah dari tempat itu ya biar dirinya dan juga Nina yang pergi saja biar semuanya jadi beres dan juga tidak menjadi perdebatan yang terlalu panjang lebar alhasil membuat semua orang bakalan merasa emosi.


"aih kalian kenapa sih malah ribut seperti ini, aku saja biasa tidak terlalu memikirkan hal-hal yang tidak perlu dipikirkan karena mau dia berbicara seperti apapun Ya itu merupakan haknya dia? Lagian kalau dia mau ngapain ya terserah yang penting intinya tidak mengganggu keamananku dan juga tidak mengganggu makan siangku, hanya saja kalau memang dia terlalu berlebihan Ya sudah aku sama Nina yang pergi saja kan tidak perlu harus memaksakan orang yang mungkin masih ingin berada di sini?" Aulia terlihat begitu santai karena kalau semua orang pada emosi sekarang pertanyaannya Siapa yang bakalan bisa menyelesaikan masalah kalau semuanya otaknya pada sedang korslet tidak berfungsi dengan baik dan juga bisa-bisa mungkin akan menyusahkan orang lain.


"nah ini dia yang tidak aku sukai yaitu sudah lancang mulut eh tangannya juga ikutan, tidak semua wanita di luar sana itu sikapnya sama yaitu bakalan tergoda oleh tampang pria seperti kamu dan juga penampilan seperti kamu ini! kalau memang kamu mau cari yang satu otak dan juga satu server seperti keinginan kamu Ya sudah cari saja pada tempatnya tidak boleh cari di rumah makan dong, Memangnya kamu pikir di sini bakalan menyediakan barang-barang seperti begitu yang mau dipungut semua orang?"Aulia dari tadi sudah berusaha untuk bersikap sopan dan juga tidak ingin menyinggung perasaan orang lain tetapi sepertinya Arsen itu suka sekali dimarahi dengan cara yang begitu ekstrem sebab kalau tidak pria itu pasti sudah mempunyai malu dan akan pergi dari situ karena sudah diusir secara kasar oleh Nina dan juga bisa tetapi Arsen malah terkesan seolah tidak peduli dengan semuanya.


"kamu lebih baik telepon Bagas sekarang juga kemudian suruh dia ke sini karena istrinya saat ini sepertinya Kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi untuk bebas bergerak, dan aku juga ingin melihat kira-kira bagaimana sikap yang akan ditunjukkan oleh Bagas ketika tahu bahwa istrinya malah menjadi bahan godaan oleh pria lain di luaran sana? "ujar Nina sambil tersenyum Devil karena mungkin dengan begini ia bisa tahu kira-kira sebatas mana sih kesetiaan yang akan ditunjukkan oleh Bagas untuknya bukan hanya sehingga langsung pergi lagi.


Nina memilih untuk sedikit menjauh agar bisa menghubungi Bagas secara langsung, karena satu-satunya orang yang bisa menjaga istrinya yaitu Bagas karena kalau memang Arsen tidak bisa dibicarakan secara baik-baik ya lebih baik menggunakan kekerasan saja Kan biar semuanya jadi beres tidak perlu harus berbelit-belit.

__ADS_1


ketika Nina sedang berusaha menghubungi suaminya terlihat Aulia masih merasa kesal dengan Sikap yang ditunjukkan oleh pria yang ada di hadapannya untuk saat ini, padahal Aulia sudah mengusirnya dengan kata-kata yang sangat tidak sopan tetapi pertanyaannya Apakah urat malunya pria tersebut masih ada atau tidak Soalnya kalau masih ada ya Otomatis bakalan langsung pergi Tetapi kalau tidak ada ya seperti ini biar bertahan pun tidak akan pernah minggat satu langkah pun.


"Jadi bagaimana mau tidak berkenalan denganku? "tanya Arsen lagi penasaran dengan jawaban yang akan diberikan oleh Aulia nantinya.


Aulia segera meletakkan Garpu di tempatnya kemudian melipat tangannya di dada Seraya menatap kasar ke arah orang yang menanyakan hal itu, padahal sudah dikatakan dari awal oleh Nina kalau Aulia itu bukanlah wanita bebas melainkan sudah punya suami dan Sebentar lagi mungkin OTW bakalan menunggu keturunan mereka launching tetapi sepertinya kepekaan pria tersebut tidak ada.


"eh si buluk ini bukannya mengangkat panggilan dariku dan juga tidak sadar kalau istrinya sedang dalam bahaya malah mengabaikan begitu saja, awas aja ya nanti kalau aku ketemu sama dia bakalan aku hajar dia sampai penyok soalnya istrinya lagi kenapa-napa suaminya kok malah tidak peduli? "omel Nina kusar karena Bagas sepertinya tidak peduli dengan panggilan darinya entah mungkin karena sedang sibuk atau pria itu memang sengaja melakukannya karena menurutnya kalau berbicara dengan Nina itu hanya akan memperpanjang situasi.


Karena capek menunggu akhirnya Nina memilih untuk mengambil foto kedekatan antara Aulia dan juga arsen yang sedang saling menatap, karena menurutnya dengan cara seperti itu suami dari wanita tersebut bakalan langsung minggat.


"makan itu foto biar sekalian jantung kamu terlepas dari tempatnya, Siapa suruh sudah ditelepon baik-baik ya malah tidak peduli sama sekali ya sekarang kan aku bakalan melakukan hal itu! "setelah mengatakan hal itu Nina pun memilih kembali untuk menyusul Aulia soalnya tidak mungkin juga kan ia membiarkan wanita itu berbicara dengan pria yang jelas-jelas tidak mereka ketahui asal-usulnya kemudian pekerjaannya di bidang apa serta alasan apa sampai bisa menunggu kedatangan mereka untuk membahas semuanya.


Bagas yang kebetulan sedang memeriksa berkas di ruangannya sebenarnya sengaja mengabaikan panggilan masuk dari Nina, karena menurutnya wanita itu setiap kali berbicara dengannya pasti akan menimbulkan perdebatan maka dari itu lebih baik menghindar darinya daripada nanti Aulia bakalan berubah sikap ketusnya lagi.


Tring


tiba-tiba ada notif masuk di wa-nya Bagas membuat pria itu ya mau tidak mau harus merespon ya, netranya membulat ketika melihat istrinya sedang berbincang dengan seseorang yang menurutnya sangat tidak asing dan orang tersebut adalah Rival abadinya yang tidak pernah menerima kekalahan ketika Bagas dipilih menjadi pengusaha muda yang sukses.

__ADS_1


"kurang ajar sekali Dia berani-beraninya mendekati istriku, awas aja ya kalau Sampai dia berani menyentuhnya Seujung jari pun maka masalah kami berdua tidak akan pernah beres! "ujar Bagas dengan tatapannya yang menyala-nyala karena ada yang sudah berani secara terang-terangan menggoda istrinya.


__ADS_2